
Bola.net - Optimisme tinggi dicanangkan pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri. Ia yakin pasukannya bisa menjadi tim hebat dan mampu menggusur Jepang sebagai raksasa sepakbola Asia saat ini.
Berbagai prestasi dicatatkan Timnas U-19. Setelah menjuarai AFF Youth Championship 2013, Evan Dimas Darmono cs menjadi juara Grup G kualifikasi AFC U-19 Championship 2014 di Myanmar. Salah satu kejutan adalah kala mereka menaklukkan Korea Selatan dengan skor tipis 3-2.
Kekalahan atas Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, membuat Korea penasaran dan ingin duel ulang dengan Indonesia. "Kata pelatih Korea, kami tunggu di Myanmar," ungkap Indra.
Menurut pelatih asal Padang ini, Timnas U-19 memiliki potensi untuk menguasai sepakbola Asia. "Kalau anak-anak fokus, jangankan Jepang, di atas Jepang pun kita kalahkan," ucap Indra ketika memberi kuliah umum di Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (30/11) sore.
Indra menambahkan, kesuksesan Timnas U-19 bukan faktor dirinya seorang. Sebab, di belakangnya ada staf pelatih yang tak kalah besar perannya. Selain itu, Timnas U-19 juga memiliki materi pemain-pemain terbaik dari selusuh pelosok Indonesia.
"Kami tidak bekerja sendiri. Kami dibantu oleh orang-orang terbaik. Semua yang mengerjakan adalah orang ahli. Saya tidak mau kelola tim ini secara tradisional," jelas Indra. "Kalau Indonesia ingin hebat, carilah orang-orang hebat dan tepat," pungkasnya. (faw/row)
Berbagai prestasi dicatatkan Timnas U-19. Setelah menjuarai AFF Youth Championship 2013, Evan Dimas Darmono cs menjadi juara Grup G kualifikasi AFC U-19 Championship 2014 di Myanmar. Salah satu kejutan adalah kala mereka menaklukkan Korea Selatan dengan skor tipis 3-2.
Kekalahan atas Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, membuat Korea penasaran dan ingin duel ulang dengan Indonesia. "Kata pelatih Korea, kami tunggu di Myanmar," ungkap Indra.
Menurut pelatih asal Padang ini, Timnas U-19 memiliki potensi untuk menguasai sepakbola Asia. "Kalau anak-anak fokus, jangankan Jepang, di atas Jepang pun kita kalahkan," ucap Indra ketika memberi kuliah umum di Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (30/11) sore.
Indra menambahkan, kesuksesan Timnas U-19 bukan faktor dirinya seorang. Sebab, di belakangnya ada staf pelatih yang tak kalah besar perannya. Selain itu, Timnas U-19 juga memiliki materi pemain-pemain terbaik dari selusuh pelosok Indonesia.
"Kami tidak bekerja sendiri. Kami dibantu oleh orang-orang terbaik. Semua yang mengerjakan adalah orang ahli. Saya tidak mau kelola tim ini secara tradisional," jelas Indra. "Kalau Indonesia ingin hebat, carilah orang-orang hebat dan tepat," pungkasnya. (faw/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

