
Bola.net - Tim nasional Indonesia U-23 yang turun di cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2015, Singapura, tidak mampu menyumbang tambahan medali. Hal tersebut, menimbulkan kekecewaan bagi publik sepak bola di Tanah Air.
Garuda Muda- julukan skuad Timnas Indonesia U-23- dihajar Vietnam dengan skor 0-5, Stadion Nasional, Singapura, Senin (15/6). Adapun gol bagi lawan, di antaranya dicetak Huy Toan Vo, Hong Quan Mac, Huu Dung Nguyen dan Duy Manh Do.
"Hal ini, membuktikan jika kita harus banyak menjalani pertandingan uji coba internasional. Karena, sangat terlihat jika tim main bagus kalau menjalani pertandingan di dalam saja. Namun begitu main di luar, tidak bagus," mantan Pelatih Timnas Indonesia Wanita, Rully Nere.
"Di penyisihan Grup A, bisa dikatakan jika tim lawan tidak memberikan tekanan yang bagus. Karena itu, kita bisa lolos bukanlah hasil yang bisa dibanggakan sebenarnya. Kita juga tidak memiliki serangan yang spesial," tutur sosok yang pernah tiga kali ikut kualifikasi Pra-Piala Dunia di tahun 1981, 1985 dan 1989 tersebut.
Dilanjutkannya, Indonesia harus bisa membangun kebiasaan bermain sepak bola yang sistematis. Misalnya saja, hal tersebut dimulai dari level usai muda hingga tim U-21 yang dimiliki klub kompetisi kasta teratas (Indonesia Super League).
Dengan demikian, dilanjutkan pemilik nama lengkap Rully Rudolf Nere tersebut, aliran bola bisa dimulai dari bawah hingga ke depan, menjadi tertata rapih.
"Sehingga, bukan asal buang-buang bola saja ke depan. Bahkan, Inggris saja menerapkan perubahan demikian. Selain itu, pemain juga harus sabar dalam mengatur irama dan tidak boleh tergantung dengan satu hingga dua pemain saja," tukas sosok asal Papua, 13 Mei, 1957 tersebut.
"Yang juga tidak kalah penting, indonesia harus mematangkan dan bermain dengan satu sistem. Misalnya saja, 4-3-3 atau 4-4-2," pungkasnya. (esa/dzi)
Garuda Muda- julukan skuad Timnas Indonesia U-23- dihajar Vietnam dengan skor 0-5, Stadion Nasional, Singapura, Senin (15/6). Adapun gol bagi lawan, di antaranya dicetak Huy Toan Vo, Hong Quan Mac, Huu Dung Nguyen dan Duy Manh Do.
"Hal ini, membuktikan jika kita harus banyak menjalani pertandingan uji coba internasional. Karena, sangat terlihat jika tim main bagus kalau menjalani pertandingan di dalam saja. Namun begitu main di luar, tidak bagus," mantan Pelatih Timnas Indonesia Wanita, Rully Nere.
"Di penyisihan Grup A, bisa dikatakan jika tim lawan tidak memberikan tekanan yang bagus. Karena itu, kita bisa lolos bukanlah hasil yang bisa dibanggakan sebenarnya. Kita juga tidak memiliki serangan yang spesial," tutur sosok yang pernah tiga kali ikut kualifikasi Pra-Piala Dunia di tahun 1981, 1985 dan 1989 tersebut.
Dilanjutkannya, Indonesia harus bisa membangun kebiasaan bermain sepak bola yang sistematis. Misalnya saja, hal tersebut dimulai dari level usai muda hingga tim U-21 yang dimiliki klub kompetisi kasta teratas (Indonesia Super League).
Dengan demikian, dilanjutkan pemilik nama lengkap Rully Rudolf Nere tersebut, aliran bola bisa dimulai dari bawah hingga ke depan, menjadi tertata rapih.
"Sehingga, bukan asal buang-buang bola saja ke depan. Bahkan, Inggris saja menerapkan perubahan demikian. Selain itu, pemain juga harus sabar dalam mengatur irama dan tidak boleh tergantung dengan satu hingga dua pemain saja," tukas sosok asal Papua, 13 Mei, 1957 tersebut.
"Yang juga tidak kalah penting, indonesia harus mematangkan dan bermain dengan satu sistem. Misalnya saja, 4-3-3 atau 4-4-2," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Februari 2026 15:47Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)

