
Bola.net - Tim Nasional Indonesia ditargetkan menembus babak semifinal dalam turnamen Al-Nakbah di Palestina 13-23 Mei mendatang. Karena itu, Irfan Bachdim dan kawan-kawan diharapkan mampu menunjukkan permainan terbaiknya.
"Kita sudah dapat pemberitahuan mengenai pembagian grup di Al-Nakbah. Kita masuk di grup berat, yakni bersama Uzbekistan, Iraq, Kurdistan. Uzbekistan dan Iraq patut kita awasi karena mereka punya kualitas dan tradisi sepakbola yang kuat. Namun, tetap tidak boleh meremehkan Kurdistan karena dapat berpotensi menjadi ancaman" ungkap Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kepada Bola.net.
"Kita akan bermain pada tanggal 17 dan 19 Mei, kita berharap bisa lolos ke babak semifinal. Meskipun persiapan kurang penuh, namun kita yakin anak-anak akan memberikan seluruh kemampuannya demi negara dan bangsanya," tuturnya.
Lebih jauh Djohar mengatakan, bahwa turnamen Al-Nakbah bukan tujuan akhir dari Timnas. Dirinya mengungkapkan bahwa turnamen tersebut merupakan salah satu program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas guna menambah jam terbang dari para pemain muda.
"Turnamen ini bukan sasaran akhir Timnas. Karena tim ini diproyeksikan untuk Piala AFF pada bulan November 2012 di Thailand dan Malaysia. Untuk itu, kita harapkan semua pemain bisa bergabung di Timnas agar mental bertanding mereka terbentuk dengan baik," tandasnya. (esa/dzi)
"Kita sudah dapat pemberitahuan mengenai pembagian grup di Al-Nakbah. Kita masuk di grup berat, yakni bersama Uzbekistan, Iraq, Kurdistan. Uzbekistan dan Iraq patut kita awasi karena mereka punya kualitas dan tradisi sepakbola yang kuat. Namun, tetap tidak boleh meremehkan Kurdistan karena dapat berpotensi menjadi ancaman" ungkap Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kepada Bola.net.
"Kita akan bermain pada tanggal 17 dan 19 Mei, kita berharap bisa lolos ke babak semifinal. Meskipun persiapan kurang penuh, namun kita yakin anak-anak akan memberikan seluruh kemampuannya demi negara dan bangsanya," tuturnya.
Lebih jauh Djohar mengatakan, bahwa turnamen Al-Nakbah bukan tujuan akhir dari Timnas. Dirinya mengungkapkan bahwa turnamen tersebut merupakan salah satu program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas guna menambah jam terbang dari para pemain muda.
"Turnamen ini bukan sasaran akhir Timnas. Karena tim ini diproyeksikan untuk Piala AFF pada bulan November 2012 di Thailand dan Malaysia. Untuk itu, kita harapkan semua pemain bisa bergabung di Timnas agar mental bertanding mereka terbentuk dengan baik," tandasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

