
Bola.net - Pelatih Timnas Belanda, Louis van Gaal meminta pemainnya untuk meluangkan waktu mengunjungi tempat bersejarah di Indonesia. Van Gaal merasa ikatan sejarah antara Indonesia dan Belanda di masa lalu menarik untuk dipelajari.
"Saya sarankan mereka untuk datang, fantastis, mereka perlu belajar tentang sejarah Indonesia. Mie buatan Indonesia terkenal di Belanda. Kami masih menikmati hal itu hingga saat ini. Jadi kami masih terhubung dengan Indonesia," ucap Van Gaal usai memimpin sesi coaching clinic di Lapangan PSSI, Komplek Gelora Bung Karno, pagi hari tadi.
Timnas Belanda memang dijadwalkan untuk mengunjungi beberapa obyek wisata di Jakarta, salah satunya adalah Kota Jayakarta atau yang lebih dikenal dengan julukan Kota Tua. Kawasan yang memiliki luas tidak lebih dari 139 hektar tersebut pernah di kuasai VOC Belanda pada tahun 1526.
Kemudian di tahun 1619, Gubernur Jendral VOC yang bernama Jenderal Jan Pieterszoon Coen, membumi hanguskan Kota Jakarta. Di tahun berikutnya, 1621, di atas reruntuhan Jakarta dibangun lagi kota baru dengan nama Batavia.
Lingkungan Kota Tua, meliputi Sunda Kelapa, Pasar Ikan, Luar Batang, Kali Besar, Taman Fatahillah dan Glodok. Sebagai Kota Tua, Jakarta telah meninggalkan warisan dari sejarah masa lalu, mengambil bentuk bangunan dengan arsitektur Eropa dan China dari abad ke-17 sampai awal abad ke-20. (mac/lex)
"Saya sarankan mereka untuk datang, fantastis, mereka perlu belajar tentang sejarah Indonesia. Mie buatan Indonesia terkenal di Belanda. Kami masih menikmati hal itu hingga saat ini. Jadi kami masih terhubung dengan Indonesia," ucap Van Gaal usai memimpin sesi coaching clinic di Lapangan PSSI, Komplek Gelora Bung Karno, pagi hari tadi.
Timnas Belanda memang dijadwalkan untuk mengunjungi beberapa obyek wisata di Jakarta, salah satunya adalah Kota Jayakarta atau yang lebih dikenal dengan julukan Kota Tua. Kawasan yang memiliki luas tidak lebih dari 139 hektar tersebut pernah di kuasai VOC Belanda pada tahun 1526.
Kemudian di tahun 1619, Gubernur Jendral VOC yang bernama Jenderal Jan Pieterszoon Coen, membumi hanguskan Kota Jakarta. Di tahun berikutnya, 1621, di atas reruntuhan Jakarta dibangun lagi kota baru dengan nama Batavia.
Lingkungan Kota Tua, meliputi Sunda Kelapa, Pasar Ikan, Luar Batang, Kali Besar, Taman Fatahillah dan Glodok. Sebagai Kota Tua, Jakarta telah meninggalkan warisan dari sejarah masa lalu, mengambil bentuk bangunan dengan arsitektur Eropa dan China dari abad ke-17 sampai awal abad ke-20. (mac/lex)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

