
Bola.net - Kepengurusan Badan Tim Nasional (BTN) tengah diterpa masalah. Pemicunya, dugaan penggelapan uang saku pemain yang dilakukan Wakil Ketua BTN, Harbiansyah Hanafiah.
Meski begitu, Komisaris PT Liga Indonesia (PT LI) tersebut enggan terlalu memikirkannya. Sebab ditegaskannya, dirinya telah menjalankan tugas sesuai aturan. Misalnya, memberikan uang saku kepada para pemain Timnas di ajang Pra Piala Asia 2015.
"Semua pemain dipastikan sudah mendapatkan haknya. Sebab, hal tersebut sudah sesuai anggaran dan menjadi hak mereka," kata Harbisnyah.
Dikatakannya lagi, persoalan merebak dikarenakan adanya kemacetan komunikasi dengan Ketua BTN, Isran Noor. Terutama, mengenai jumlah uang saku yang seharusnya diterima para pemain. Yakni, setiap pemain diberikan uang saku sebesar Rp 500 ribu selama mengikuti training centre (TC) sesuai dengan rincian anggaran yang telah dibuat.
"Namun di tengah jalan, Isran Noor meminta agar jumlah uang saku dinaikkan menjadi Rp1 juta per pemain. Dengan catatan, bagi mereka yang lolos ke dalam 28 pemain," tuturnya.
Sebelumnya, Isran Noor meminta pertanggungjawaban karena adanya laporan dari para pemain yang belum mendapatkan uang saku secara penuh. Sementara mengenai bonus total Rp 500 juta kepada pemain dan ofisial tim, Harbiansyah mengaku memang tidak memberikannya.
Semula, setiap pemain dijanjikan Isran Noor akan mendapat Rp 25 juta. Nilai tersebut, tidak dipengaruhi hasil apapun yang diraih Timnas.
"Karena Timnas kalah, sehingga bonus batal diberikan. Hal tersebut, sudah saya sampaikan ke Pak Isran Noor," pungkas Presiden klub Persisam Samarinda tersebut. (esa/dzi)
Meski begitu, Komisaris PT Liga Indonesia (PT LI) tersebut enggan terlalu memikirkannya. Sebab ditegaskannya, dirinya telah menjalankan tugas sesuai aturan. Misalnya, memberikan uang saku kepada para pemain Timnas di ajang Pra Piala Asia 2015.
"Semua pemain dipastikan sudah mendapatkan haknya. Sebab, hal tersebut sudah sesuai anggaran dan menjadi hak mereka," kata Harbisnyah.
Dikatakannya lagi, persoalan merebak dikarenakan adanya kemacetan komunikasi dengan Ketua BTN, Isran Noor. Terutama, mengenai jumlah uang saku yang seharusnya diterima para pemain. Yakni, setiap pemain diberikan uang saku sebesar Rp 500 ribu selama mengikuti training centre (TC) sesuai dengan rincian anggaran yang telah dibuat.
"Namun di tengah jalan, Isran Noor meminta agar jumlah uang saku dinaikkan menjadi Rp1 juta per pemain. Dengan catatan, bagi mereka yang lolos ke dalam 28 pemain," tuturnya.
Sebelumnya, Isran Noor meminta pertanggungjawaban karena adanya laporan dari para pemain yang belum mendapatkan uang saku secara penuh. Sementara mengenai bonus total Rp 500 juta kepada pemain dan ofisial tim, Harbiansyah mengaku memang tidak memberikannya.
Semula, setiap pemain dijanjikan Isran Noor akan mendapat Rp 25 juta. Nilai tersebut, tidak dipengaruhi hasil apapun yang diraih Timnas.
"Karena Timnas kalah, sehingga bonus batal diberikan. Hal tersebut, sudah saya sampaikan ke Pak Isran Noor," pungkas Presiden klub Persisam Samarinda tersebut. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

