5 Faktor Penentu Kemenangan 3-0 MU Lawan Athletic Bilbao: Diselamatkan Lindelof dan Diterbangkan Bruno Fernandes

Bola.net - Manchester United meraih kemenangan yang krusial saat berjumpa Athletic Bilbao, Jumat (2/5) dini hari WIB. Pasukan Ruben Amorim itu melakukan eksekusi taktik yang tepat dan memanfaatkan keunggulan individu pemain.
MU dan Bilbao berhadapan pada leg pertama semifinal Liga Europa 2024/2025. Pada duel di San Mames itu, Setan Merah menang dengan skor 3-0. Kemenangan yang membuat satu kaki mereka ada di final.
Dua dari tiga gol MU dicetak Bruno Fernandes, satu dari titik putih. Satu gol lainnya lahir dari aksi Casemiro. Ketiga gol MU ke gawang Bilbao, semuanya tercipta pada babak pertama.
Secara statistik, MU tampil dominan dengan 73 persen penguasaan bola. MU juga punya lima peluang penting. Lantas, apa saja faktor yang membuat MU bisa menang besar lawan Bilbao? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Diselamatkan Victor Lindelof

Fans MU mungkin menyimpan keresahan saat melihat komposisi bek yang diturunkan lawan Bilbao. Di sana ada Lindelof yang jarang main, Maguire yang sering blunder, dan Yoro yang belum konsisten.
Namun, trio ini justru bekerja sangat bagus. Maguire tampil solid, begitu juga Lindelof. Bahkan, pada menit ke-19, Lindelof bikin dua penyelamatan penting. Jika momen itu jadi gol, situasinya mungkin akan berbeda.
Lindelof menyelamatkan MU, begitu juga dengan Andre Onana. Tak ada blunder yang dibuat Onana. Kiper asal Kamerun tampil bagus. Dia membuat dua penyelamatan dan tampil efisien pada duel di San Mames.
Kartu Merah dan Penalti

Ada satu momen krusial yang membuat Bilbao benar-benar terpukul. Pada menit ke-35, Bilbao dihukum penalti. Bukan hanya itu, Dani Vivian juga mendapat kartu merah dari wasit.
Momen ini bermula dari pelanggaran Vivian pada Rasmus Hojlund. Awalnya, wasit tak melihat momen itu. Namun, VAR membuat Vivian dapat kartu merah dan MU dapat penalti.
Momen itu benar-benar mengubah laga. MU, yang unggul jumlah pemain, tampil sangat dominan. Pada akhirnya, ketika laga usai, MU punya penguasaan bola hingga 73 persen. Bilbao hanya mampu melawan lewat upaya serangan balik dan aksi individu.
Terbang Bersama Bruno Fernandes

Jika Victor Lindelof menyelamatkan gawang MU, maka Bruno Fernandes membawa tim terbang tinggi. Sang kapten tampil luar bisa, menginspirasi tim dengan catatan dua gol yang dibuatnya.
Bruno Fernandes dengan tenang mengeksekusi penalti dan kemudian mencetak gol ketiga MU melalui penyelesaian akhir yang cerdik setelah menerima umpan tumit dari Ugarte.
Sepanjang laga, Bruno mencatat empat shots. Pada babak kedua, pemain 30 tahun itu melepas tendangan terukur dari luar kotak penalti. Namun, bola masih bisa ditepis kiper. Selain empat shots, Bruno juga mencatat tiga kreasi peluang.
Eksekusi Taktik yang Tepat

MU lebih sering menyerang dari kelebaran pada babak pertama, terutama dari sisi kanan. Mereka memanfaatkan agresivitas Nico Williams dan Yuri, yang membuat ada ruang kosong di pertahanan Bilbao.
Gol pertama MU dimulai dari umpan crossing di sisi kanan. Begitu juga dengan proses gol kedua. MU mendapat penalti yang berawal dari serangan di sisi kanan yang diakhiri dengan umpan crossing.
Selain itu, MU juga memaksa Bilbao untuk bermain dengan duel-duel fisik. Sepanjang laga, ada 35 duel yang dimenangkan MU. Dari kubu Bilbao, mereka hanya menang pada 21 duel. Faktor ini punya andil membuat MU dominan dalam penguasaan bola.
Efisiensi Serangan, Terutama Babak Pertama

Manchester United melepaskan 14 tembakan, namun tujuh di antaranya tepat sasaran dan menghasilkan tiga gol. Ini menunjukkan tingkat konversi peluang yang cukup bagus tinggi.
Secara khusus, efektivitas itu terjadi pada babak pertama. MU melepas enam shots, tiga tepat sasaran, dan tiga gol tercipta. MU benar-benar tampil efisien pada babak pertama.
Sebaliknya, Athletic Bilbao melepaskan sembilan tembakan namun hanya tiga yang mengarah ke gawang, dan tidak ada yang berbuah gol. Jika Bilbao lebih efisien, terutama pada babak pertama, hasilnya mungkin berbeda.
Bagan Fase Gugur Liga Europa 2024/2025
Bagan fase gugur Liga Europa musim 2024/2025 (c) UEFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 17:17Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 14:40Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:21Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:23Keluarga Dokter Icha Minta Jaminan Perlindungan LPSK
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:02Istana Beri Sinyal Anggaran MBG Dipangkas
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:39Motif dan Cara Sadis Pelaku Aniaya Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:12Begini Awal Mula Penganiayaan dan Penyekapan Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:00Febrie Adriansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Hukum Tak Tebang Pilih
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303479/original/076653200_1784636631-175941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/938053/original/002913100_1437993639-PIC-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479718/original/000932800_1768987416-saan_mustopa.jpg)
