Ada Emery, Ini Lima Alasan Villarreal Bisa Gebuk Manchester United di Final Liga Europa

Dimas Ardi Prasetya | 26 Mei 2021 08:15
Final Liga Europa, Villarreal vs Manchester United (c) Bola.net

Bola.net - Wakil Spanyol Villarreal akan bersua dengan raksasa Premier League Manchester United di final Liga Europa di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia, Kamis (27/05/2021) dini hari WIB.

Di laga ini, Manchester United di atas kertas tentu lebih diunggulkan. Mereka punya keunggulan dalam hal kualitas pemain dan sejarah.

Setan Merah punya pemain sekaliber Marcus Rashford di lini serang. Lalu ada gelandang kelas dunia dalam diri Bruno Fernandes dan Paul Pogba. Di belakang ada bek seperti Harry Maguire. Untuk penjaga gawang, ada David De Gea.

Untuk sejarah, Setan Merah punya banyak gelar juara. Di Eropa, mereka pernah jadi juara Liga Champions tiga kali, Liga Europa sekali dan juga Piala Winner dan Piala Super Eropa.

Sementara itu tim yang sekarang diasuh oleh Unai Emery itu cuma pernah menang dua kali saja di pentas Eropa. Itu pun hanya sekadar Piala Intertoto pada tahun 2003 dan 2004 silam.

Meski demikian, Villarreal memiliki beberapa faktor atau alasan untuk bisa mengalahkan Manchester United nanti. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Kondisi Harry Maguire Meragukan

Harry Maguire adalah pilar penting lini belakang Manchester United. Bek asal Inggris itu kadang memang menuai cemoohan.

Akan tetapi ia tampak punya efek yang lebih besar bagi pertahanan United dibanding yang terlihat. Hal itu mulai terasa ketika ia absen akibat cedera dalam empat laga terakhir.

Pertahanan MU tampak goyah tanpa kehadiran pemain berusia 27 tahun tersebut. Setan Merah kalah lawan Leicester City dan Liverpool. Mereka kemudian ditahan imbang Fulham dan baru menang atas Wolverhampton.

Ole Gunnar Solskjaer pun terang-terangan mengatakan bahwa MU merindukan kehadiran Maguire. "Harry adalah pemain yang penting bagi kami, dan tentu saja kami merindukan kehadirannya di dalam tim ini," ucapnya setelah MU dipermak Liverpool beberapa waktu lalu.

Kabar terakhir menyebut bahwa Maguire masuk dalam skuat yang dibawa ke Polandia. Namun sejauh ini ia hanya bisa berlatih ringan saja. Jika nanti bisa bermain pun, kondisi fisik bek jangkung itu kemungkinan tak fit 100 persen.

2 dari 5 halaman

Ancaman dari Gerard Moreno

Jika memang Harry Maguire absen, lini belakang Manchester United wajib was-was. Pasalnya ada penyerang Villarreal yang pasti akan merajalela.

Pemain itu bernama Gerard Moreno. Musim ini pemain 29 tahun itu sedang gacor-gacornya. Bisa dibilang ini adalah musim terbaik di sepanjang karirnya.

Di pentas La Liga musim ini, ia berhasil mencetak 23 gol. Jumlah itu sama dengan raihan bomber Real Madrid Karim Benzema dan cuma kalah dari torehan Lionel Messi (30 gol).

Ia juga gacor di pentas Liga Europa. Sejauh ini Moreno telah mengemas enam gol. Dengan tambahan dua gol lagi, ia akan bisa jadi top skor di kompetisi tersebut.

Namun bukan cuma Moreno saja yang pantas diperhatikan Manchester United. Ada duetnya yakni Paco Alcacer yang juga telah mengemas enam gol di Liga Europa.

3 dari 5 halaman

Faktor Unai Emery

Skuat Villarreal saat ini dilatih oleh Unai Emery. Ini jelas menguntungkan bagi The Yellow Submarine. Pasalnya Emery cukup paham sepak bola Inggris.

Ia pernah menukangi Arsenal sebelumnya. Emery juga sempat membawa The Gunners masuk ke final Liga Europa pada musim 2018-19.

Selain itu, Emery juga punya catatan bagus. Bersama Villarreal, ini adalah final kelimanya dalam delapan tahun terakhir.

Dari empat final sebelumnya, ia sukses memenangkan tiga di antaranya. Semuanya bersama dengan Sevilla. Secara beruntun pula.

Bersama Emery yang penuh pengalaman, Villarreal pasti sangat percaya diri untuk bisa menaklukkan Manchester United. Di sisi lain, Ole Gunnar Solskjaer jelas masih 'hijau' dibandingkan Emery dan ia tentu belum terbiasa bermain dalam laga final yang tekanannya berbeda dibandingkan laga-laga biasa.

4 dari 5 halaman

Villarreal yang Perkasa

Musim ini di La Liga Villarreal memang tak cukup bagus. Mereka cuma bisa finis di posisi tujuh klasemen akhir La Liga 2020-21.

Dari 38 laga, mereka kalah 10 kali dan imbang 13 kali. Namun mereka punya wajah lain di Liga Europa.

Sejauh ini dari 14 pertandingan, Villarreal tak pernah kalah!. Rinciannya, 12 kali menang dan dua kali imbang saja.

Hasil imbang pertama didapat saat jumpa Maccabi Tel Aviv di Israel. Saat itu laga berkesudahan 1-1.

Hasil imbang kedua didapat saat lawan Arsenal di Inggris. Laga itu berakhir dengan skor kacamata.

Dengan bekal mentereng seperti itu, Villarreal pasti merasa sangat pede untuk bisa mengalahkan Manchester United.

5 dari 5 halaman

Sejarah Tidak Mendukung Manchester United

Manchester United sudah pernah bersua dengan Villarreal sebelumnya di pentas Eropa. Total empat kali mereka bentrok di atas lapangan.

Semua pertemuan itu terjadi di pentas Liga Champions. Namun menariknya, semua laga itu berakhir dengan imbang. Skornya sama semua, 0-0.

Namun ada hal negatif lainnya bagi Manchester United. Mereka punya catatan buruk saat bersua dengan tim-tim Spanyol.

Di tiga final terakhir di berbagai ajang kompetisi, mereka selalu kalah. Rinciannya, sekali kalah dari Real Madrid dan dua kali kalah dari Barcelona.

Masih ada sejarah lain yang tak mendukung Manchester United lawan Villarreal. Dalam 10 final terakhir di berbagai ajang kompetisi di Eropa, tim-tim asal Inggris cuma menang sekali saja lawan tim asal Spanyol. Itu terjadi saat Liverpool bersua Alaves di final Piala Eropa pada tahun 2001 silam. Setelah itu, wakil-wakil Negeri Ratu Elizabeth selalu keok saat berjumpa wakil-wakil Negeri Matador.

(WhoScored/Soccerway/Eurocupshistory)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR