
Bola.net - - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka meyakini musim ini bakal jadi musim sempurna bagi The Gunners jika mereka berhasil menjuarai Liga Europa. Arsenal bakal memberikan kemampuan terbaik mereka untuk mencoba menjuarai kompetisi kasta kedua di Eropa tersebut.
Kamis (30/5) dini hari WIB mendatang, Arsenal bakal berduel dengan Chelsea di laga pamungkas Liga Europa 2018/19. Laga tersebut diprediksi bakal berjalan ketat, mengingat kedua tim memiliki level yang nyaris sama.
Baik Arsenal maupun Chelsea sama-sama ditangani oleh pelatih baru. Musim ini adalah musim adaptasi bagi Unai Emery dan Maurizio Sarri. Final ini adalah puncak pembuktian mereka.
Meski sama-sama baru, nasib Sarri masih sedikit lebih baik karena berhasil mengamankan empat besar Premier League. Emery harus berjuang lebih keras untuk membawa Arsenal kembali ke Liga Champions. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Musim Sempurna
Ya, Xhaka mengakui Arsenal telah gagal mencapai target utama mereka. Empat besar Premier League gagal mereka raih, hanya bisa mengamankan peringkat kelima. Artinya, final Liga Europa ini bakal menentukan segalanya.
Unai Emery memang belum membuktikan diri karena gagal mengamankan empat besar, tetapi kegagalan itu tak lantas menodai musim pertamanya.
"Jika anda datang ke klub baru dan meneruskan pekerjaan pelatih yang telah 22 tahun menangani klub tersebut, anda jadi orang baru di sana, anda harus mengubah banyak hal kecil, juga hal-hal besar - itu tidak mudah," tegas Xhaka kepada Express.
"Jika anda melihat musim pertamanya [Emery], menurut saya itu sudah hebat, dan jika dia bisa meraih trofi serta kembali ke Liga Champions maka saya pikir ini bakal jadi musim yang sempurna."
Ingin Kembali
Lebih lanjut, Xhaka mengakui tim sebesar Arsenal harus kembali ke Liga Champions. Mereka telah melewatkan kompetisi tersebut musim ini, dan harus segera kembali ke sana sebagai pembuktian kekuatan mereka, juga pembuktian Emery.
"Jika anda melihat klub ini, kami seharusnya berada di Liga Champions. Kami tidak bermain di sana selama dua tahun dan kami harus berada di sana musim depan."
"Tentu saja rasanya menyakitkan ketika kami gagal lolos. Semua pemain, fans, klub - kami ingin bermain melawan tim-tim terbaik, dan tim-tim terbaik ada di Liga Champions. Kami ingin kembali ke sana - kami telah membahas ini sebagai tim," tutupnya.
Biar begitu, Chelsea vs Arsenal di final Liga Europa nanti diprediksi bakal berjalan ketat. Harapan Arsenal bisa saja musnah karena kekuatan Chelsea dengan Eden Hazard.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 20:00Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
-
Liga Champions 21 Januari 2026 13:21Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
