
Bola.net - Filippo Inzaghi mengatakan bahwa kesalahan terbesar AC Milan saat bermain melawan Torino adalah mereka bermain terlalu dalam, alias lebih banyak mendekam di area pertahanan sendiri.
Milan nyaris tampil lebih banyak bertahan di sepanjang laga tersebut, terutama setelah Mattia De Sciglio diusir wasit sebelum turun minum. Rossoneri sendiri hanya mencatatkan penguasaan bola sebanyak 36 persen di laga tersebut.
"Kesalahan terbesar kami adalah kami bermain terlalu dalam. Saya mencoba untuk mendorong mereka bermain lebih maju dan berani, namun ketika tim ini mengalami kesulitan, mereka kekurangan rasa percaya diri. Sekarang tergantung pada saya sendiri untuk memperbaiki hal tersebut," tuturnya pada Sky Sport Italia.
Inzaghi menambahkan, diusirnya De Sciglio benar-benar membuat timnya kesulitan meladeni permainan sang tuan rumah.
"Jika bukan karena corner, kami harusnya memenangkan laga dengan 10 pemain dan itu akan jadi pencapaian yang hebat. Rencana kami adalah menekan lawan dan bermain menciptakan gol pertama seperti itu. Namun, dengan 10 pemain, mustahil untuk bisa mengimbangi Torino yang bagus dalam menguasai bola," tandasnya. [initial]
(sky/dim)
Milan nyaris tampil lebih banyak bertahan di sepanjang laga tersebut, terutama setelah Mattia De Sciglio diusir wasit sebelum turun minum. Rossoneri sendiri hanya mencatatkan penguasaan bola sebanyak 36 persen di laga tersebut.
"Kesalahan terbesar kami adalah kami bermain terlalu dalam. Saya mencoba untuk mendorong mereka bermain lebih maju dan berani, namun ketika tim ini mengalami kesulitan, mereka kekurangan rasa percaya diri. Sekarang tergantung pada saya sendiri untuk memperbaiki hal tersebut," tuturnya pada Sky Sport Italia.
Inzaghi menambahkan, diusirnya De Sciglio benar-benar membuat timnya kesulitan meladeni permainan sang tuan rumah.
"Jika bukan karena corner, kami harusnya memenangkan laga dengan 10 pemain dan itu akan jadi pencapaian yang hebat. Rencana kami adalah menekan lawan dan bermain menciptakan gol pertama seperti itu. Namun, dengan 10 pemain, mustahil untuk bisa mengimbangi Torino yang bagus dalam menguasai bola," tandasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
