
Bola.net - Manchester United dipastikan bakal bersua Sevilla pada duel semifinal Liga Europa 2019/20 pekan depan. Pertandingan ini jelas tidak akan mudah bagi Setan Merah.
Kedua tim ini sama-sama menang tipis di perempat final. Selasa (11/8/2020) kemarin, MU hanya bisa memetik kemenangan 1-0 atas Copenhagen. Lalu, Rabu (12/8/2020) dini hari WIB tadi, Sevilla mengalahkan Wolverhampton juga dengan skor 1-0.
Meski skornya sama, kondisi kedua tim jauh berbeda. MU terbilang beruntung bisa menang atas Copenhagen, SSetan Merah membuang banyak peluang.
Sebaliknya, Sevilla memang tampil dominan atas Wolves, hanya kurang efisien dalam memaksimalkan peluang.
Karena ituah duel semifinal nanti diprediksi bakal berlangsung sengit. MU bakal membutuhkan lebih dari permainan apik untuk mengalahkan Sevilla yang jadi raja di kompetisi ini.
Apa maksudnya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Sevilla sang raja
Jika Real Madrid merajai Liga Champions, di Liga Europa ada Sevilla. Ini adalah keenam kalinya Sevilla berhasil mencapai final Liga Champions.
Sevilla have reached the #UEL semi-finals for the sixth time.
— Squawka Football (@Squawka) August 11, 2020
They've gone on to win the competition on each of the past five occasions. ?? pic.twitter.com/nZvOgGRyZF
Biasanya, ketika sudah melangkah sampai semifinal, Sevilla punya kebiasaan berakhir jadi juara.
Status raja Sevilla di Liga Europa bukan isapan jempol belaka. Mereka mengoleksi gelar terbanyak dengan 5 trofi (2006, 2007, 2014, 2015, 2016), tiga di antaranya diraih secara beruntun beberapa tahun lalu.
Singkatnya, jika ada tim yang tahu rahasia jadi juara Liga Europa, Sevilla jelas yang nomor satu.
Bukan lawan mudah
Karena itulah Sevilla bukan lawan mudah untuk MU, dan karena itulah MU bisa dibilang kurang beruntung.
Jika masih bermain sama seperti saat mengalahkan Copenhagen, MU bisa jadi justru tersingkir di hadapan Sevilla. Untuk mengalahkan pasukan Julen Lopetegui, Solskjaer harus meminta timnya memberikan lebih.
Kompetisi ini adalah kesempatan terakhir MU untuk meraih trofi, dan mereka harus mengalahkan tim terbaik.
MU bakal memburu trofi kedua mereka di Liga Europa, setelah menjuarainya pada musim 2016/17 lalu.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Europa lainnya? Yuk klik di sini!
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
- Sevilla vs Man United, Ini Jadwal Lengkap Semifinal Liga Europa 2019/20
- Daftar 4 Tim yang Lolos Semifinal Liga Europa 2019/20
- Kumpulan Kata-Kata Keren Eric Cantona, Sang Raja Legenda Sepak Bola Prancis
- Hasil Pertandingan Wolverhampton vs Sevilla: Skor 0-1
- Rangkaian Kata-Kata Keren Alexis Sanchez, Penyerang Gesit yang Ingin Bangkit Lagi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
