Proliga 2026: Garuda Jaya Tumbang, Bhayangkara Presisi Kukuh di Bojonegoro

Proliga 2026: Garuda Jaya Tumbang, Bhayangkara Presisi Kukuh di Bojonegoro
Jakarta Bhayangkara Presisi beraksi di Proliga 2026. (c) Proliga

Bola.net - Laga lanjutan putaran kedua Proliga 2026 sektor putra kembali menyajikan duel menarik di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (14/2) malam. Jakarta Bhayangkara Presisi tampil dominan saat menghadapi Jakarta Garuda Jaya.

Bhayangkara Presisi menutup pertandingan dengan kemenangan tiga set langsung. Tim juara bertahan itu menang 25-17, 25-19, dan 25-16.

Hasil ini diraih meski Bhayangkara Presisi melakukan rotasi besar dalam susunan pemainnya. Sejumlah pilar utama tidak dimainkan sejak awal pertandingan.

Sebaliknya, Garuda Jaya turun dengan komposisi terbaik. Namun, tekanan permainan lawan membuat mereka kesulitan mengembangkan performa.

Jalannya Pertandingan

Jalannya Pertandingan

Laga Jakarta Garuda Jaya vs Jakarta Bhayangkara Presisi di Proliga 2026. (c) Proliga

Sejak set pertama, Bhayangkara Presisi langsung mengambil kendali permainan. Mereka mampu menjaga jarak angka hingga memasuki fase akhir set.

Garuda Jaya sempat berusaha memangkas ketertinggalan. Akan tetapi, Bhayangkara Presisi tetap konsisten dan mengamankan set pembuka dengan skor 25-17.

Pada set kedua, Garuda Jaya mencoba tampil lebih agresif. Sempat terjadi persaingan ketat pada awal set sebelum Bhayangkara Presisi kembali mengambil alih momentum.

Tekanan bertubi-tubi dari lini serang Bhayangkara Presisi membuat mereka unggul dalam penguasaan angka. Set kedua pun kembali menjadi milik Presisi dengan skor 25-19.

Memasuki set ketiga, pertandingan sempat berjalan seimbang. Kedua tim saling mengejar angka sebelum Presisi meningkatkan intensitas serangan.

Keunggulan perlahan kembali tercipta untuk Bhayangkara Presisi. Mereka menutup set terakhir dengan skor 25-16 sekaligus memastikan kemenangan 3-0.

Komentar Garuda Jaya

Usai duel, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto memberikan komentarnya. Ia mengakui performa anak asuhnya belum stabil sepanjang laga.

"Pemain kami terdiri dari pemain-pemain muda dan selalu tidak stabil," ujar Nur.

Komentar serupa juga diucapkan pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras. Ia mengakui timnya belum konsisten dalam pertandingan tersebut.

"Ya itulah kami, semua pemain muda yang kadang bermain tidak stabil," kata Nibras.

Komentar Bhayangkara Presisi

Sementara itu, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran menilai persiapan timnya berjalan sesuai rencana meski menurunkan pemain pelapis.

"Kami sudah mempersiapkan tim ini sejak lama. Dan kemenangan hari ini cukup wajar," tutur Toiran.

Pemain Bhayangkara Presisi, Rizal, menyebut kemenangan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi timnya.

"Kemenangan hari ini tentu memacu semangat kami untuk berprestasi lebih jauh bersama Bhayangkara Presisi," imbuhnya.