
Bola.net - Tak ada yang meragukan mental juara Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Pada musim reguler Flexi NBL Indonesia lalu, Faisal Julius Achmad dkk berkali-kali mampu lolos dari lubang jarum. Kalah jauh bahkan sampai akhir kuarter ketiga, mereka mampu membalikkan keadaan pada kuarter keempat.
Mental juara itu melengkapi kemampuan teknik para pemain SM yang memang di atas rata-rata. Jadilah mereka tim yang sulit dikalahkan. Mereka tidak butuh semua pertandingan musim reguler untuk mengamankan gelar juara dan menjadi unggulan pertama di championship series.
"Semangat untuk lapar kemenangan itu memang menjadi modal. Tapi, bukan advantage. Semua tim memiliki peluang yang sama. Tapi, anak-anak secara organisasi memang selalu ditekankan untuk menang," terang Octaviarro Romely Tamtelahitu, pelatih SM.
Namun, untuk championship series di Jogjakarta mendatang, pelatih yang akrab disapa Ocky itu akan mengubah gaya main timnya. Dalam arti, jika selama ini mereka kerap tertinggal pada awal pertandingan, di Jogjakarta mereka akan langsung menggebrak.
Dengan jadwal championship series yang sangat ketat, memang riskan bagi SM jika harus menunggu momentum akhir pertandingan untuk membalikkan keadaan. Iya kalau berhasil. Kalau tidak, akan bahaya. Sebab, semua tim yang lolos ke championship series tentu memiliki semangat berlipat untuk merebut kemenangan.
Ocky mengakui timnya masih memiliki beberapa kelemahan. Free throw, misalnya. Tingkat akurasi SM hanya 55 persen. Itu menjadi yang terendah di antara tim-tim penghuni big five.
Hal yang sama terjadi di turnover. SM adalah tim big five dengan jumlah turnover terbanyak, yakni 683. Beruntung, mereka memiliki bigman yang sangat piawai dalam urusan rebound. SM adalah tim dengan koleksi rebound terbanyak, yakni 1.606 rebound.
Selama dua pekan jeda seri keenam musim reguler dengan championship series, Ocky terus men-drill para pemain untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan itu. Hasilnya cukup bagus. Dalam uji coba melawan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta di Hall A Senayan kemarin, SM menang 80-67. Dalam pertandingan terakhir musim reguler lalu, PJ menang dengan selisih setengah bola.
"Ini bukan urusan menang atau kalah. Kami hanya terus berusaha memperbaiki berbagai kelemahan. Misalnya, di rebound, box out maupun sistem jaga anak-anak. Kami masih harus terus belajar," tandas Ocky yang pernah menjadi andalan timnas Indonesia di posisi point guard itu.
Center SM yang juga top rebounder selama musim reguler, Galank Gunawan, bertekad tampil habis-habisan di championship series. Dia ingin melengkapi raihan top rebounder-nya dengan gelar juara. Motivasinya semakin kuat karena keluarga yang berada di Magelang akan menyaksikan langsung. Musim lalu, saat final di DBL Arena, Surabaya, keluarganya juga hadir. (nbl/kny)
Mental juara itu melengkapi kemampuan teknik para pemain SM yang memang di atas rata-rata. Jadilah mereka tim yang sulit dikalahkan. Mereka tidak butuh semua pertandingan musim reguler untuk mengamankan gelar juara dan menjadi unggulan pertama di championship series.
"Semangat untuk lapar kemenangan itu memang menjadi modal. Tapi, bukan advantage. Semua tim memiliki peluang yang sama. Tapi, anak-anak secara organisasi memang selalu ditekankan untuk menang," terang Octaviarro Romely Tamtelahitu, pelatih SM.
Namun, untuk championship series di Jogjakarta mendatang, pelatih yang akrab disapa Ocky itu akan mengubah gaya main timnya. Dalam arti, jika selama ini mereka kerap tertinggal pada awal pertandingan, di Jogjakarta mereka akan langsung menggebrak.
Dengan jadwal championship series yang sangat ketat, memang riskan bagi SM jika harus menunggu momentum akhir pertandingan untuk membalikkan keadaan. Iya kalau berhasil. Kalau tidak, akan bahaya. Sebab, semua tim yang lolos ke championship series tentu memiliki semangat berlipat untuk merebut kemenangan.
Ocky mengakui timnya masih memiliki beberapa kelemahan. Free throw, misalnya. Tingkat akurasi SM hanya 55 persen. Itu menjadi yang terendah di antara tim-tim penghuni big five.
Hal yang sama terjadi di turnover. SM adalah tim big five dengan jumlah turnover terbanyak, yakni 683. Beruntung, mereka memiliki bigman yang sangat piawai dalam urusan rebound. SM adalah tim dengan koleksi rebound terbanyak, yakni 1.606 rebound.
Selama dua pekan jeda seri keenam musim reguler dengan championship series, Ocky terus men-drill para pemain untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan itu. Hasilnya cukup bagus. Dalam uji coba melawan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta di Hall A Senayan kemarin, SM menang 80-67. Dalam pertandingan terakhir musim reguler lalu, PJ menang dengan selisih setengah bola.
"Ini bukan urusan menang atau kalah. Kami hanya terus berusaha memperbaiki berbagai kelemahan. Misalnya, di rebound, box out maupun sistem jaga anak-anak. Kami masih harus terus belajar," tandas Ocky yang pernah menjadi andalan timnas Indonesia di posisi point guard itu.
Center SM yang juga top rebounder selama musim reguler, Galank Gunawan, bertekad tampil habis-habisan di championship series. Dia ingin melengkapi raihan top rebounder-nya dengan gelar juara. Motivasinya semakin kuat karena keluarga yang berada di Magelang akan menyaksikan langsung. Musim lalu, saat final di DBL Arena, Surabaya, keluarganya juga hadir. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 September 2026 21:16MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
-
Liga Spanyol 17 September 2026 21:05Jose Mourinho Ungkap Sikap yang Tak Boleh Dimiliki Pemain Real Madrid
-
Liga Spanyol 17 September 2026 21:04Demi Real Madrid dan Madridista, Kylian Mbappe Bertekad Menangkan Ballon d'Or 2026
-
Liga Inggris 17 September 2026 20:55Tinggalkan Manchester United, JJ Gabriel Bakal Gabung Real Madrid?
-
Liga Inggris 17 September 2026 20:28MU Kalah dari Brighton, Youri Tielemans Beberkan Penyebabnya
-
Liga Spanyol 17 September 2026 20:26Real Madrid Bersiap Menyambut Kembalinya Rodrygo
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
SOROT
-
Liputan6 17 September 2026 23:00Seskab Teddy Ungkap 6 Langkah Prabowo Menuju Kemandirian Energi
-
Liputan6 17 September 2026 22:30Menjajal Langsung LRT Manggarai-Kelapa Gading, dari Penasaran hingga Jadi Alternatif
-
Liputan6 17 September 2026 22:00Anggaran MBG Terserap Rp 139,77 Triliun hingga September 2026
-
Liputan6 17 September 2026 21:30Ruangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tak Digeledah, Ini Kata KPK
-
Liputan6 17 September 2026 21:07Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
-
Liputan6 17 September 2026 21:00Kejagung Limpahkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Besok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351333/original/022702600_1789659413-IMG-20260917-WA0080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351322/original/000769600_1789658034-IMG_0097.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426450/original/037517400_1764306006-Screenshot_2025-11-28_113148.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351301/original/003152100_1789654069-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_20.47.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339420/original/023395700_1788415212-feb3.jpg)
