
Bola.net - Bola.net - Zinedine Zidane memang bukan sosok yang saing bagi Real Madrid. Pun begitu sebaliknya. Sebelum ini, ia sangat identik dengan kostum kebesaran Madrid dengan nomor 5 di punggungnya. Ya, Zizou memang memiliki kenangan indah bersama Madrid saat masih menjadi pemain.
Namun, kini era telah berganti. Kendati masih bersama Madrid, Zidane kini sudah tidak lagi menjadi pemain. Ia sudah mendapat peran baru di klub pemilik 10 gelar di Liga Champions. Pria Prancis keturunan Aljazair baru saja didaulat menjadi pelatih.
Zidane resmi menjabat posisi tersebut setelah kinerja Rafael Benitez dianggap tidak memuaskan. Eks pelatih Liverpool hanya bertahan selama tujuh bulan saja.
Lantas, apa saja beban berat yang akan ditanggung Zidane dalam menjalankan tugas barunya ini? mampukah ia menjawab keraguan banyak pihak terhadap kapasitasnya?
Simak selengkapnya.
Harmonisasi Tim

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ruang ganti Real Madrid selalu penuh dengan hawa panas. Deretan pemain bintang yang ada membuat ego sektoral masing-masing pemain sangat tinggi. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa menjadi petaka.
Era Benitez contohnya, ia sering terlibat perang dingin dengan beberapa pemainnya. Ia gagal menciptakan hubungan yang baik dengan sosok-sosok seperti James Rodriguez dan Isco.
Beruntungnya, Zidane sebelum ini sempat menjadi asisten pelatih saat Carlo Ancelotti membesut Real Madrid. Don Carlo selama ini dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain dan mampu menciptakan suasana yang kondusif.
Jinakkan Ronaldo

Lagi-lagi Zidane harus mengambil telepon genggamnya untuk mencari nomor Carlo Ancelotti. Ia mesti meminta saran kepada sang mentor untuk meracik resep cara menjinakkan Cristiano Ronaldo. Pelatih asal Italia tersebut memang memiliki hubungan yang karib dengan Ronaldo.
Kendati kerap dilabeli pemain yang individual, peran Ronaldo harus diakui sangat sentral untuk Real Madrid. Ia adalah pendulang utama sumber gol-gol Los Blancos.
Ronaldo juga memiliki peran yang kuat di tim. Tidak hanya di internal tim, ia juga memiliki banyak dukungan para fans Madrid. Jika gagal menguasai pemain asal Portugal ini, bukan tidak mungkin Zidane akan mengakhiri tugasnya lebih cepat.
Racik Ulang Trio BBC

Salah satu pilar andalan Real Madrid selama ini tentu saja kehadiran trio BBC, Bale-Benzema-Cristiano Ronaldo. Kerja sama tiga pemain ini sangat diharapkan mampu menjadi mesin serangan Los Blancos.
Dalam sesi konferensi pers perdananya, Zidane usai ditunjuk sebagai pelatih Madrid berjanji akan memaksimalkan kinerja trio BBC. Hanya saja, Zidane tidak menjelaskan lebih rincinya ihwal taktik yang akan ia pakai.
Apakah Zidane akan menaruh Bale sebagai penyerang lubang di belakang Benzema dan Ronaldo, seperti era Benitez. Atau, legenda timnas Prancis akan memasang mereka sejajar seperti yang pernah diterapkan pada era Carlo Ancelotti. Simak saja pada laga kontra Deportivo La Coruna akhir pekan ini.
Pikat Hati Fans

Tugas Zidane menjadi pelatih Real Madrid memang susah. Tidak cukup hanya bisa menguasai deretan pemain bintang dan manajemen klub, ia juga mesti merebut hati fans setia Madrid.
Selama ini, fans Madrid memang dikenal 'kejam'. Ekspektasi mereka sangat tinggi. Bagi mereka, kemenangan dan gelar juara saja tidak cukup. Dua hal tersebut wajib diraih dengan skema permainan menyerang dan menghibur.
Selain Benitez, pelatih yang pernah merasakan kerasnya perlakuan fans Madrid adalah Jose Mourinho. Kendati berhasil mempersembahkan beberapa gelar juara, Mou tetap mendapat nilai minus karena dianggap enggan menerapkan permainan menyerang.
Cari Pemimpin

Sepeninggal Iker Casillas, boleh dibilang Madrid belum memiliki sosok pemimpin yang sejati di internal pemain. Sergio Ramos yang dipercaya sebagai kapten selama ini belum menunjukkan penampilan yang maksimal. Perannya sebagai kapten tidak sedominan seperti era Raul Gonzalez, Guti Hernandez atau Fernando Hiero.
Ia masih belum mampu menciptakan situasi yang harmonis antar pemain. Juga, yang paling penting, menjadi motivator kala tim sedang dalam kondisi tertekan.
Inilah tugas Zidane, ia mesti mencetak sosok panutan dalam klub. Jika melihat stok yang saat ini ada. Selain Sergio Ramos, Zidane memang tidak punya banyak pilihan, ia hanya bisa berharap pada sosok Cristiano Ronaldo, Marcelo atau Luka Modric.
Ekstra

Sejatinya, inilah tugas paling penting bagi Zidane sebagai pelatih Madrid. Wajib hukumnya bagi Zidane untuk membalaskan kekalahan Madrid atas Barcelona pada putaran pertama La Liga beberapa waktu yang lalu.
Kekalahan tersebut memang meninggalkan memori kelam. Selain dengan skor yang telak, 4-0, kekalahan tersebut juga terjadi di depan publik mereka, Stadion Santiago Bernabeu.
El Clasico putaran kedua akan berlangsung pada bulan April mendatang, tepatnya tanggal 3 April 2016. So, Zidane masih memiliki waktu yang cukup lama untuk memikirkan cara yang paling ampuh untuk membalas kekalahan mereka atas Lionel Messi dkk.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 13:02Prediksi Real Madrid vs Malaga, 30 Agustus 2026
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 11:59Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 11:54Bernardo Silva, Perekat di Lini Tengah Real Madrid
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 09:48Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 28 Agustus 2026 19:00Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
-
Liga Inggris 28 Agustus 2026 18:40Manchester United Cari Bek Tengah Baru, Incar Pemain Chelsea Ini?
-
Liga Inggris 28 Agustus 2026 18:20Gabriel Martinelli OTW Gabung Al-Hilal
-
Liga Inggris 28 Agustus 2026 18:00Bruno Fernandes Nantikan Tuah Carlos Baleba di Manchester United
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 17:40Akhirnya Debut di Barcelona, Rodri: Semoga Bisa Lebih Baik Lagi!
-
Liga Inggris 28 Agustus 2026 17:20Joshua Zirkzee Segera Cabut dari Old Trafford, Begini Langkah Antisipasi MU
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 28 Agustus 2026 18:44Pemerintah Diminta Perhatikan Kesehatan Jiwa Korban Gempa NTT
-
Liputan6 28 Agustus 2026 18:25322 Orang Ditangkap Usai Kericuhan Demo di DPR
-
Liputan6 28 Agustus 2026 18:18Prabowo Bertemu Ramos-Horta dan Penerima Nobel, Ini yang Dibahas
-
Liputan6 28 Agustus 2026 18:14Lampung Kekeringan, BMKG Ungkap Kendala Bikin Hujan Buatan
-
Liputan6 28 Agustus 2026 18:08Kapolri: Serikat Buruh Rumah Kedua Saya
-
Liputan6 28 Agustus 2026 17:23Sekjen PDIP Respons Ucapan Budi Arie soal Pemilu 2029 Dipercepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334345/original/071921800_1787834091-IMG_7426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335171/original/065686100_1787916142-05d9bf81-3a62-4253-a78b-4e805b9805f8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335169/original/066596200_1787915869-1001601299.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335167/original/059272800_1787915336-87738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7519682/original/084017800_1780292232-Hasto_Karno.jpeg)
