Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid

Dean Huijsen Terasa Seperti Rekrutan Baru bagi Real Madrid
Bek Real Madrid, Dean Huijsen di laga melawan Sevilla pada lanjutan Liga Spanyol, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Dean Huijsen kembali memperlihatkan performa terbaiknya bersama Real Madrid pada awal musim ini. Bek tengah berusia 21 tahun tersebut tampil meyakinkan ketika Los Blancos menghadapi Real Sociedad.

Performa Huijsen terasa seperti melihat pemain yang baru bergabung dengan Real Madrid. Setelah sempat mengalami inkonsistensi, dia kini kembali menunjukkan kualitas yang membuat klub ibu kota Spanyol merekrutnya.

Bersama Ibrahima Konate, Huijsen terlihat lebih nyaman menjalankan tugasnya di lini belakang. Keduanya memiliki karakter berbeda, tetapi justru perbedaan tersebut membuat pertahanan Real Madrid terlihat lebih seimbang.

Tampil Tenang dengan Bola

Huijsen tampil sangat baik ketika membantu Real Madrid membangun serangan dari lini belakang. Akurasi umpannya mencapai 96 persen saat menghadapi Real Sociedad, memperlihatkan ketenangan sekaligus kualitas distribusinya.

Pemain yang kini mengenakan nomor 4 peninggalan Sergio Ramos itu juga mampu mengambil posisi dengan tepat ketika Real Sociedad mencoba membangun serangan. Kemampuan membaca permainan membuat Huijsen tidak harus selalu melakukan tekel untuk menghentikan ancaman lawan.

Kokoh Bersama Ibrahima Konate

Kokoh Bersama Ibrahima Konate

Pemain Real Madrid, Ibrahima Konate dan Vinicius Junior, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Sociedad, Kamis (27/8/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Secara defensif, Huijsen mencatat 13 intervensi dalam pertandingan tersebut. Dia juga melakukan 11 sapuan, termasuk beberapa tindakan penting yang membuat para pemain Real Sociedad kesulitan menemukan celah di pertahanan Real Madrid.

Kolaborasinya dengan Konate terlihat menjanjikan karena keduanya menawarkan karakter berbeda. Huijsen lebih nyaman menjadi bek tengah yang aktif memainkan bola, sedangkan Konate memiliki kecenderungan maju untuk menekan pemain lawan dan memaksa mereka kehilangan penguasaan bola.

Konsistensi Jadi Tantangan

Kombinasi tersebut membuat Real Madrid memiliki pasangan bek tengah yang saling melengkapi. Masalahnya, Huijsen pernah mengalami penurunan performa seiring berjalannya musim lalu sehingga konsistensi menjadi aspek penting yang harus dijaga.

Kini, Huijsen memiliki lingkungan yang lebih sesuai dengan karakter permainannya bersama Konate. Jika mampu mempertahankan ketenangan dan kecerdasannya dalam membaca situasi, bek asal Spanyol tersebut berpeluang menjadi salah satu fondasi penting pertahanan Real Madrid.

Performa melawan Real Sociedad menjadi bukti bahwa kualitas Huijsen memang masih sangat besar. Tantangan berikutnya bukan lagi membuktikan kemampuannya, melainkan menjaga level tersebut secara konsisten sepanjang musim.

Sumber: The Real Champs

Klasemen