
Bola.net - - Oleh: Ronny Wicaksono
Gala seremonial FIFA Ballon d'Or baru saja berlalu dan Cristiano Ronaldo berhak membawa pulang trofi edisi 2013. Namun seberapa pantaskah winger Real Madrid itu menang jika dibandingkan favorit lain, terutama dalam hal ini Franck Ribery?
Perdebatan soal siapa pantas tentu akan menyeret banyak pro dan kontra karena selalu melibatkan subjektivitas dan bias. Fans Ronaldo akan bersikukuh idolanya paling pantas, pun demikian dengan fans Ribery serta Lionel Messi. Tak hanya fans, figur-figur ternama dalam sepakbola pun mengisyaratkan bias kala mengungkapkan dukungannya. Tetapi semuanya mungkin tak bakal jadi super kontroversial andai trofi Ballon d'Or tetap dihadiahkan dalam versi aslinya.
Seperti kita ketahui bersama, trofi FIFA Ballon d'Or yang ada saat ini adalah peleburan dari Ballon d'Or yang digagas majalah France Football dengan anugerah Pemain Terbaik FIFA. Anugerah Pemain Terbaik FIFA memang tak semegah dan seprestisius Ballon d'Or versi asli, dan mungkin itu pula yang jadi alasan otoritas tertinggi sepakbola dunia itu mengakuisisinya. Dan misi itu terbilang berhasil dari sisi popularitas, tetapi diragukan banyak pihak dari sisi kualitas. Maklum, jika dulu penentuan pemenang Ballon d'Or dilakukan lewat debat panjang di ruang redaksi France Football, maka trofi milik FIFA tak ubahnya sebuah kontes popularitas ala televisi.

Bias dan pro kontra memang selalu ada, tetapi pilihan majalah ternama Prancis itu dianggap banyak pengamat sangat kredibel dan kontroversi bisa ditekan seminim mungkin - tidak seperti metode voting yang dilakukan FIFA saat ini. Lihat saja, sejak inaugurasinya, hanya dua nama yang berhasil menggondol trofi bola emas ini - Ronaldo dan Messi. Harapan publik untuk melihat sosok lain di luar kedua nama tersebut sejatinya muncul tahun ini dalam sosok Ribery, namun winger Bayern Munich itu ternyata tak mampu berbicara banyak.
Tanpa bermaksud menganggap Messi dan Ronaldo tak pantas, trofi Ballon d'Or tahun ini seharusnya jadi milik Ribery jika tak ada embel-embel FIFA di depannya. Dilihat dari parameter manapun, gelandang Prancis itu layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia sepanjang tahun lalu. Mari kita lihat faktanya secara statistik.
Untuk ukuran gol, 22 golnya mungkin tak semewah donasi 66 gol Ronaldo atau 42 milik Messi - meski fans Jerman bisa beralasan jika jurang kualitas di Bundesliga tidaklah sebesar di La Liga. Tapi di faktor lain, Ribery unggul dari rivalnya. Ia memenangkan lebih banyak laga (45) dibanding Ronaldo (40) atau Messi (26). Menurut statistik BBC, Ribery juga melakukan lebih banyak dribble sukses (1.084) ketimbang Ronaldo (252) dan Messi (331). Ia juga menciptakan lebih banyak peluang emas (149) dibanding Ronaldo (94) dan Messi (70); lebih banyak umpan sukses (2.903) dibanding Messi (2.136) dan Ronaldo (1901); serta lebih banyak assist (18) ketimbang dua saingannya yang masing-masing mencatat 15 assist.

Selain itu, jika yang dipakai sebagai ukuran adalah trofi, Ribery jauh lebih bersinar tahun lalu. Ia tak hanya membantu Bayern mengunci gelar juara Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions, namun juga mempersembahkan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Penghargaan individual? Ribery juga menerima penghargaan Pemain Terbaik Bundesliga (liga yang sudah mengirim Bayern dan Borussia Dortmund sebagai finalis Liga Champions musim lalu), pemain terbaik Piala Dunia Antarklub serta Pemain Terbaik UEFA.
Di level internasional, Ronaldo boleh saja dipuja-puji karena meloloskan Portugal, praktis seorang diri, ke putaran final Piala Dunia 2014 melewati hadangan Swedia-nya Zlatan Ibrahimovic. Namun jangan lupa pula jika Ribery membantu Les Bleus mencatat sejarah ajaib kala membalikkan ketinggalan 0-2 di leg pertama untuk menang 3-0 atas Ukraina di babak playoff kualifikasi dan mengantarkan Prancis ke Brasil 2014.
Tampil dalam galaksi penuh bintang di skuat FC Hollywood, Ribery menunjukkan talentanya lebih menonjol dengan serangkaian penampilan dan kontribusi apik yang membawa klub Bavaria itu menggamit treble bersejarah musim lalu. Ia bahkan bisa dianggap paling bersinar di antara rekan-rekan setimnya macam Manuel Neuer, Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Thomas Muller dan Arjen Robben yang masuk dalam daftar 23 kandidat awal. Dan itu saja sudah cukup jadi alasan mengapa Ribery layak mendapatkan pengakuan di pentas Ballon d'Or tahun ini.

Andai Ballon d'Or masih diusung France Football, bukan tidak mungkin Ribery akan membawa pulang trofi itu. Bias mungkin, karena mereka adalah majalah yang berbasis di Prancis. Namun itu adalah hak prerogatif mereka dengan segala reputasi dan kredibilitasnya. Sementara kasusnya beda untuk FIFA. Sebagai ototitas yang menaungi insan sepakbola sedunia, mereka dituntut lebih netral dan itu sebuah hal yang sangat sulit dalam penganugerahan sebuah trofi. Lembaga yang korup dan presiden yang kontroversial dalam sosok Sepp Blatter membuat kredibilitas FIFA banyak dipertanyakan belakangan ini.
Banyak yang mencurigai jika trofi Ronaldo tahun ini adalah bentuk 'penebusan dosa' Blatter yang tertangkap kamera mengejek kapten Portugal itu, sembari memuja-muji Messi. Penggemar Ronaldo boleh saja mengatakan keadilan sudah ditegakkan, tetapi sejatinya ketidakadilan sudah berlangsung sejak lama dan masih bergerak saat ini. CR7 mungkin lebih pantas memenanginya ketimbang Messi pada periode lalu namun ia 'dizalimi' dan gagal meraihnya. Ronaldo memang pantas menang tahun ini tapi giliran Ribery yang menerima getah ketidakadilan FIFA itu di luar semua prestasi dan trofi yang ia kumpulkan.
Artikel ini sekedar opini penulis yang diperkuat berbagai sumber, bukan bermaksud menyudutkan pihak tertentu. Anda fans Ribery? Atau fans Ronaldo? Fans Messi? Suarakan opini Anda dengan bijak di kolom komentar...
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 08:56Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 08:21Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 07:48Arsenal Menatap Musim Anyar dengan Ambisi Berlipat
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 08:36Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 12:33Nasib Apes Federico Gatti, Cedera Usai Ditekel Fan Sendiri
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 12:06Jose Mourinho Siapkan Arda Guler Jadi Penerus Luka Modric
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 12:03Daftar dan Nomor Punggung Pemain Chelsea 2026/2027
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 11:11Bernardo Silva Akhirnya Merasakan Sendiri Besarnya Identitas Real Madrid
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 10:18Juventus Dipaksa Mengubur Asa Datangkan Bruno Fernandes dari Manchester United
-
Liga Eropa UEFA 20 Agustus 2026 10:12Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
BERITA LAINNYA
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
editorial 3 Agustus 2026 10:597 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
SOROT
-
Liputan6 20 Agustus 2026 11:49Cerita Warga Reo Setiap Menit Terguncang Gempa Susulan
-
Liputan6 20 Agustus 2026 11:27Perjalanan KRL Manggarai-Kampung Bandan Kembali Normal
-
Liputan6 20 Agustus 2026 10:35KRL Bogor Hanya Gunakan Satu Jalur dari Pasar Minggu
-
Liputan6 20 Agustus 2026 09:55Gempa Susulan Lagi, Warga Reo Manggarai Berhamburan Keluar Tenda
-
Liputan6 20 Agustus 2026 09:32KRL Bogor-Jakarta Kota Terganggu, Transjakarta Kerahkan Bus Bantuan
-
Liputan6 20 Agustus 2026 08:01Prabowo Undang Petugas HUT ke-81 RI ke Hambalang, Beri Pesan Khusus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328582/original/037155100_1787201393-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_09.59.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328557/original/040774600_1787200039-IMG_3237.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412748/original/092084600_1683024967-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075077/original/038583700_1735827538-20250102-Rencana_Penutupan_Stasiun_Karet-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328327/original/008482100_1787188612-IMG-20260820-WA0001.jpg)
