Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan

Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Skuad Manchester United saat berhadapan dengan AC Milan (c) MUFC Official

Bola.net - Manchester United memasuki musim baru dengan optimisme yang lebih terukur. Dalam 12 bulan terakhir, posisi mereka melonjak 12 tingkat di Premier League dari musim 2024-25 ke 2025-26.

Transformasi itu dipicu Michael Carrick yang mencatat 12 kemenangan dari 17 pertandingan. Laju tersebut mengantarkan Setan Merah finis di peringkat ketiga dan kembali ke Liga Champions.

Fokus berikutnya adalah menjaga tren agar tidak kembali terputus. Target jangka panjang tetap jelas: merebut gelar liga pertama sejak 2012-13.

Carrick Mengawal Konsistensi dan Lonjakan Peringkat

Carrick mulai mengembalikan konsistensi lewat pendekatan sederhana dengan formasi 4-2-3-1. Dalam tujuh laga pertamanya sebagai pelatih interim, ia meraih 19 poin dari maksimal 21.

Catatan itu kontras dengan periode sebelumnya saat konsistensi sulit ditemukan bersama Ruben Amorim. Performa stabil di paruh akhir musim membuat Carrick dipermanenkan setelah membawa tim finis ketiga.

Manchester United memang belum berada pada level untuk langsung mengejar gelar Premier League. Namun, mempertahankan posisi papan atas diproyeksikan menjadi langkah penting sebelum target ditingkatkan pada musim-musim berikutnya.

Project 150 dan Tuntutan Musim Berganda

Project 150 diperkenalkan pada awal musim 2024-25 dengan ambisi menjuarai Premier League pada atau sebelum musim 2027-28. Target tersebut bertepatan dengan tahun ke-150 keberadaan klub.

Kembali ke Liga Champions membuat jadwal semakin padat dan menuntut kedalaman skuad yang lebih solid. Carrick perlu menjaga performa kompetitif di berbagai ajang sepanjang musim.

Musim lalu merupakan pencapaian terbaik United dalam tiga tahun dan hanya kelima kalinya sejak era Sir Alex Ferguson berakhir mereka finis di tiga besar. Mengulangi capaian itu sembari memangkas jarak dari kandidat juara menjadi ukuran kemajuan yang realistis.

Prioritas Lini Tengah dan Pergerakan Skuad

Lini tengah menjadi prioritas utama setelah Casemiro dipastikan meninggalkan Old Trafford. Klub mengambil pendekatan terukur dengan mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans, sementara Carlos Baleba berpotensi menyusul dari Brighton.

Baleba dikabarkan dapat direkrut dengan nilai sekitar £60 juta (Rp1,45 triliun), jauh lebih rendah dibanding valuasi sebelumnya. Cristian Orozco juga bergabung dari Fortaleza, tapi gelandang bertahan asal Kolombia itu kemungkinan belum langsung menjadi pilihan utama.

Di pos penjaga gawang, Karl Darlow kini menjadi pelapis Senne Lammens setelah Altay Bayindir dipinjamkan ke Celta Vigo. Marcus Rashford berpeluang memberi efek layaknya rekrutan baru setelah lebih dari 18 bulan tidak bermain untuk klub.

Apabila seluruh elemen tersebut berkembang sesuai rencana, Manchester United memiliki fondasi yang lebih kuat untuk melanjutkan kebangkitan mereka.

Sumber: Sports Illustrated