
Bola.net - Ketum PSSI, Djohar Arifin berencana melaporkan La Nyalla Mahmud Mattalitti ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI dalam berbagai aktivitasnya.
"Sepulang dari Ternate ini, saya akan laporkan La Nyalla ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI tanpa seizin dari pengurus PSSI," tegas Djohar seusai pembukaan Suratin Cup wilayah Malut yang diikuti oleh tujuh Perserikatan dari sejumlah wilayah di Malut.
Menurut dia, PSSI yang sah di Indonesia adalah PSSI yang dipimpinnya, oleh karena itu, kalau ada pihak lain yang mengaku sebagai pengurus PSSI dan menggunakan logo PSSI, itu sudah masuk dalam kategori melanggar hukum.
"Tidak ada dua versi di tubuh PSSI, saya harapkan kepada semua tim yang berlaga dalam Indonesia Super League (ISL) untuk kembali berada di bawah naungan PSSI, sehingga pemain yang yang berada di ISL dapat diberi kesempatan memperkuat Timnas," katanya.
Djohar juga menegaskan, kegagalan upaya rekonsiliasi yang telah dilakukan sebelumnya tak membuat PSSI berkecil hati, bahkan dirinya berjanji untuk terus mengupayakan demi kebaikan sepak bola nasional.
"Kami sudah pernah mengundang mereka, tapi tidak hadir dan untuk kebaikan sepak bola nasional sekaligus melaksanakan amanat FIFA, maka kami akan undang lagi mereka," katanya.
Djohar mengatakan, pihaknya akan menerima apapun persyaratan yang diinginkan oleh klub yang mengikuti kompetisi di luar PSSI, agar Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
"Masalahnya, kalau Indonesia mendapat sanksi dari FIFA maka akan merugikan semua pihak yang terkait dengan sepak bola, baik pemain maupun wasit, karena mereka tidak bisa terlibat dalam pertandingan bertaraf internasional. (ant/end)
"Sepulang dari Ternate ini, saya akan laporkan La Nyalla ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI tanpa seizin dari pengurus PSSI," tegas Djohar seusai pembukaan Suratin Cup wilayah Malut yang diikuti oleh tujuh Perserikatan dari sejumlah wilayah di Malut.
Menurut dia, PSSI yang sah di Indonesia adalah PSSI yang dipimpinnya, oleh karena itu, kalau ada pihak lain yang mengaku sebagai pengurus PSSI dan menggunakan logo PSSI, itu sudah masuk dalam kategori melanggar hukum.
"Tidak ada dua versi di tubuh PSSI, saya harapkan kepada semua tim yang berlaga dalam Indonesia Super League (ISL) untuk kembali berada di bawah naungan PSSI, sehingga pemain yang yang berada di ISL dapat diberi kesempatan memperkuat Timnas," katanya.
Djohar juga menegaskan, kegagalan upaya rekonsiliasi yang telah dilakukan sebelumnya tak membuat PSSI berkecil hati, bahkan dirinya berjanji untuk terus mengupayakan demi kebaikan sepak bola nasional.
"Kami sudah pernah mengundang mereka, tapi tidak hadir dan untuk kebaikan sepak bola nasional sekaligus melaksanakan amanat FIFA, maka kami akan undang lagi mereka," katanya.
Djohar mengatakan, pihaknya akan menerima apapun persyaratan yang diinginkan oleh klub yang mengikuti kompetisi di luar PSSI, agar Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
"Masalahnya, kalau Indonesia mendapat sanksi dari FIFA maka akan merugikan semua pihak yang terkait dengan sepak bola, baik pemain maupun wasit, karena mereka tidak bisa terlibat dalam pertandingan bertaraf internasional. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 00:06Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 23:53Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 22:55Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juli 2026 00:31Oknum Nelayan di Jepara Palsukan 14 Dokumen Kapal Subsidi BBM
-
Liputan6 5 Juli 2026 23:35Maroko Yang Belum Terhentikan
-
Liputan6 5 Juli 2026 23:30Gunung Anak Krakatau Masih Berpotensi Erupsi, Warga Diminta Waspada
-
Liputan6 5 Juli 2026 22:30Gunung Anak Krakatau Siaga, Kapal Dilarang Dekati Kawah
-
Liputan6 5 Juli 2026 22:04Sempat Viral, Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa Ditangkap
-
Liputan6 5 Juli 2026 21:55KA Bandara Tertemper Motor, KRL Bekasi/Cikarang Sempat Terlambat
MOST VIEWED
Alasan Besar di Balik Keputusan Persib Kontrak Sandy Walsh dengan Durasi 3 Tahun
Ole Romeny Segera Tinggalkan Oxford United, Fortuna Sittard Jadi Pelabuhan Baru Bomber Timnas Indonesia?
Alasan Persib Bandung Berani Ikat Ragnar Oratmangoen dengan Kontrak 3 Tahun
Meet and Greet di Jakarta Fair Kemayoran, 3 Pemain Persija Tegaskan Incar Gelar Super League Musim Depan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288023/original/079773500_1783266166-IMG_20260705_212458.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287245/original/018106300_1783200103-ma8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288015/original/057172600_1783264406-1001421779.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288008/original/022814700_1783263849-6fe0d194-048e-42be-847d-26b13b1965eb.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507973/original/012149600_1771560040-Commuter_Anjlok.jpeg)

