
Bola.net - Mungkin ini bisa menjadi penegasan tentang legalitas dua kompetisi di Indonesia. Melalui surat elektronik yang dikirimkan FIFA kepada Republika, induk sepakbola dunia ini mengakui Indonesian Premier League sebagai kompetisi resmi di tanah air di bawah naungan PSSI.
Di Indonesia sendiri sedang bertikai dua kelompok yang mendukung IPL dan ISL. Awalnya K-14 menuduh PSSI melanggar statutanya sendiri, sekaligus melanggar keputusan Kongres Bali terkait dengan jumlah peserta di kompetisi tertinggi di Indonesia yang berjumlah 24 tim.
Menurut K-14 jumlah peserta seharusnya cuma ada 18 klub. Mereka menganggap, ada 6 tim yang masuk tanpa melalui jenjang promosi. Akhirnya kelompok ini membelot dari kompetisi resmi PSSI dan kembali bergabung bersama ISL dengan PT LI sebagai pengelola. Meski PT LI sudah dibubarkan PSSI dengan alasan tidak kunjung memberi laporan keuangan ISL pada musim-musim sebelumnya.
Sementara menurut PSSI, 'promosi gratis' yang didapat oleh klub-klub tadi karena banyaknya klub di kompetisi teratas sebelumnya yang tidak lolos verifikasi dari Federasi Sepakbola Asia (AFC).
AFC sempat melakukan verifikasi total mengenai profesionalitas klub sepakbola Indonesia dan hasilnya hanya ada 6 klub yang lolos tahap awal verifikasi. Jumlah ini tentu tidak cukup untuk menggelar kompetisi resmi di bawah AFC yang minimal terdiri dari 10 klub.
Namun pada perkembangan selanjutnya jumlah klub malah membengkak menjadi 24 tim. Dan setelah banyak yang membelot kini IPL dihuni 13 klub saja.
Tak cukup dengan menggelar ISL, kelompok yang bersebrangan dengan PSSI juga melakukan beberapa manuver. Terakhir mereka menggelar RASN (Rapat Akbar Sepakbola Indonesia) guna menggulingkan Djohar Arifin dari jabatan Ketua Umum PSSI.
Dengan datangnya pengakuan dari FIFA ini kemungkinan ISL akan sulit untuk melakukan manuver lainnya. Mengingat FIFA hanya mengakui satu kompetisi legal di satu negara. Dan kemungkinan FIFA akan juga mengirimkan surat lanjutan terkait dengan dualisme kompetisi di Indonesia.
Jika benar akhirnya nanti ISL akan tunduk pada putusan FIFA, masih ada ganjalan lainnya dalam sepakbola tanah air. Yakni penyelesaian klub-klub ganda. Tentu tidak mudah menyatukan Arema ISL dengan Arema IPL, dua kubu Persija di ISL dan IPL dan juga PSMS Medan.
(republika/mac)
Di Indonesia sendiri sedang bertikai dua kelompok yang mendukung IPL dan ISL. Awalnya K-14 menuduh PSSI melanggar statutanya sendiri, sekaligus melanggar keputusan Kongres Bali terkait dengan jumlah peserta di kompetisi tertinggi di Indonesia yang berjumlah 24 tim.
Menurut K-14 jumlah peserta seharusnya cuma ada 18 klub. Mereka menganggap, ada 6 tim yang masuk tanpa melalui jenjang promosi. Akhirnya kelompok ini membelot dari kompetisi resmi PSSI dan kembali bergabung bersama ISL dengan PT LI sebagai pengelola. Meski PT LI sudah dibubarkan PSSI dengan alasan tidak kunjung memberi laporan keuangan ISL pada musim-musim sebelumnya.
Sementara menurut PSSI, 'promosi gratis' yang didapat oleh klub-klub tadi karena banyaknya klub di kompetisi teratas sebelumnya yang tidak lolos verifikasi dari Federasi Sepakbola Asia (AFC).
AFC sempat melakukan verifikasi total mengenai profesionalitas klub sepakbola Indonesia dan hasilnya hanya ada 6 klub yang lolos tahap awal verifikasi. Jumlah ini tentu tidak cukup untuk menggelar kompetisi resmi di bawah AFC yang minimal terdiri dari 10 klub.
Namun pada perkembangan selanjutnya jumlah klub malah membengkak menjadi 24 tim. Dan setelah banyak yang membelot kini IPL dihuni 13 klub saja.
Tak cukup dengan menggelar ISL, kelompok yang bersebrangan dengan PSSI juga melakukan beberapa manuver. Terakhir mereka menggelar RASN (Rapat Akbar Sepakbola Indonesia) guna menggulingkan Djohar Arifin dari jabatan Ketua Umum PSSI.
Dengan datangnya pengakuan dari FIFA ini kemungkinan ISL akan sulit untuk melakukan manuver lainnya. Mengingat FIFA hanya mengakui satu kompetisi legal di satu negara. Dan kemungkinan FIFA akan juga mengirimkan surat lanjutan terkait dengan dualisme kompetisi di Indonesia.
Jika benar akhirnya nanti ISL akan tunduk pada putusan FIFA, masih ada ganjalan lainnya dalam sepakbola tanah air. Yakni penyelesaian klub-klub ganda. Tentu tidak mudah menyatukan Arema ISL dengan Arema IPL, dua kubu Persija di ISL dan IPL dan juga PSMS Medan.
(republika/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 25 Mei 2026 19:12Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 25 Mei 2026 19:12Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
SOROT
-
Liputan6 25 Mei 2026 20:13Polisi Ungkap Penyebab Kemacetan Panjang di Tanjung Priok
-
Liputan6 25 Mei 2026 19:50Kebakaran Ruko di Tanah Abang, 12 Unit Damkar Dikerahkan
-
Liputan6 25 Mei 2026 19:15Mengenal Family Office, Pengelola Aset Keluarga Kaya Lintas Generasi
-
Liputan6 25 Mei 2026 19:10Fakta Baru Kasus Narkoba di Hotel Jakbar, Ada Anggota Polri Terlibat
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming Persib vs Persijap - BRI Super League 2025/2026
Jika Poin Persib dan Borneo FC Sama, Siapa Juara BRI Super League 2025/2026?
Daftar Peraih Penghargaan Individu BRI Super League 2025/2026: Mariano Peralta Pemain Terbaik, Bojan Hodak Pelatih Terbaik
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persijap 23 Mei 2026
HIGHLIGHT
10 Pemain Aktif yang Butuh Trofi Liga Champions de...
6 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas Mikel Art...
8 Pesepak Bola Top yang Ternyata Perokok, Ada Szcz...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...










:strip_icc()/kly-media-production/medias/6946943/original/077572700_1779714803-223dd956-53c6-4f86-bf81-153682ff9224.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6945269/original/049285600_1779713429-WhatsApp_Image_2026-05-25_at_19.47.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6944715/original/066574000_1779712746-Prabowo_Seskoad.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6234997/original/065222200_1779111947-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5954683/original/098544100_1778851249-B_Fashion.webp)

