
Bola.net - Manajer PS Kwarta, Arief Fadillah mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara dalam kompetisi Divisi II musim 2011/2012. Menurutnya, pembinaan pemain secara berjenjang, menjadi salah satu faktor penting dari sederet rahasia yang sudah diterapkannya.
"Dalam skuad PS Kwarta, terdapat beberapa pemain yang sudah mengecap kompetisi di atas level Divisi II. Seperti, Agus, Imam, Adrian dan beberapa pemain lainnya. Pada kompetisi tahun ini saja, skuad kami didominasi pemain berusia 17-19 tahun. Hasilnya, mereka mampu bermain baik di level Divisi II. Padahal untuk berlaga di Divisi II, standar umur pemain mencapai 21 tahun," terangnya kepada Bola.net.
Dalam perebutan gelar juara Divisi II musim 2011/2012, PS Kwarta menempati peringkat ketiga. Sementara di peringkat satu dan dua, ditempati ISP Purworejo dan PS Batang.
"Selain itu, mayoritas skuad Kwarta merupakan jebolan dari Piala Soeratin (U-17) yang dibina. Mereka sudah terbukti memiliki kombinasi teknik dan kondisi fisik yang prima," lanjutnya.
Menurutnya lagi, pengalaman tersebutlah yang membantu para pemain mudanya mampu bersaing. Sehingga, terget juara di level kompetisi Divisi I pun ikut diapungkan.
"Persaingan itulah yang nantinya diharapkan dapat mematangkan para pemain muda, selain untuk merebut tempat utama di klub. Puncaknya, kami berharap dapat lolos ke Divisi Utama pada musim mendatang," tuturnya.
Untuk menjaga stabilitas skuad, ke depannya dirinya berharap agar kualitas pemain junior dan senior tidak terpaut jauh. Dengan begitu, dapat pula membuktikan pembinaan sepak bola klub asal Medan, Sumatera Utara, tersebut berjalan baik dan mulus.
"Kami memang lebih memilih melatih anak muda dari usia dini. Dengan begitu, kami bercita-cita dapat mencetak bintang masa depan. Selain itu, memberikan mereka banyak kesempatan bertanding agar memiliki jiwa kompetisi dan persaingan," tuntasnya. (esa/dzi)
"Dalam skuad PS Kwarta, terdapat beberapa pemain yang sudah mengecap kompetisi di atas level Divisi II. Seperti, Agus, Imam, Adrian dan beberapa pemain lainnya. Pada kompetisi tahun ini saja, skuad kami didominasi pemain berusia 17-19 tahun. Hasilnya, mereka mampu bermain baik di level Divisi II. Padahal untuk berlaga di Divisi II, standar umur pemain mencapai 21 tahun," terangnya kepada Bola.net.
Dalam perebutan gelar juara Divisi II musim 2011/2012, PS Kwarta menempati peringkat ketiga. Sementara di peringkat satu dan dua, ditempati ISP Purworejo dan PS Batang.
"Selain itu, mayoritas skuad Kwarta merupakan jebolan dari Piala Soeratin (U-17) yang dibina. Mereka sudah terbukti memiliki kombinasi teknik dan kondisi fisik yang prima," lanjutnya.
Menurutnya lagi, pengalaman tersebutlah yang membantu para pemain mudanya mampu bersaing. Sehingga, terget juara di level kompetisi Divisi I pun ikut diapungkan.
"Persaingan itulah yang nantinya diharapkan dapat mematangkan para pemain muda, selain untuk merebut tempat utama di klub. Puncaknya, kami berharap dapat lolos ke Divisi Utama pada musim mendatang," tuturnya.
Untuk menjaga stabilitas skuad, ke depannya dirinya berharap agar kualitas pemain junior dan senior tidak terpaut jauh. Dengan begitu, dapat pula membuktikan pembinaan sepak bola klub asal Medan, Sumatera Utara, tersebut berjalan baik dan mulus.
"Kami memang lebih memilih melatih anak muda dari usia dini. Dengan begitu, kami bercita-cita dapat mencetak bintang masa depan. Selain itu, memberikan mereka banyak kesempatan bertanding agar memiliki jiwa kompetisi dan persaingan," tuntasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 November 2013 21:21PS Kwarta Terkejut Pencapaian di Divisi I Melebihi Target
-
Bola Indonesia 11 Juli 2012 22:31Pembinaan, Kunci PS Kwarta Juara Divisi II
-
Bola Indonesia 10 Juli 2012 08:00Melenggang ke Divisi I, PS Kwarta Pasang Target Juara
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Juli 2026 18:02Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
-
indonesia 17 Juli 2026 14:47Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
-
indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Juli 2026 20:19Prabowo Respons Kritik MBG yang Dinilai Boros dan Ancam Ekonomi
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:32Sopan tapi Menohok, Cerita Prabowo Lobi Bos Inpex soal Blok Masela
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:30Prabowo di Hadapan Menteri: Tak Ada Masyarakat yang Bertahan Tanpa Makan
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:11Prabowo Ingin Kartu Identitas Tunggal Segera Diterapkan
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:47Temuan Polisi di Balik Kematian Pengacara di Apartemen Jaksel
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:45Cerita Prabowo Panggil Purbaya dan Luhut Sebelum Bentuk BUMN Ekspor
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302304/original/099803800_1784539837-Jepretan_Layar_2025-07-20_pukul_16.29.27.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302234/original/004426800_1784537483-1000382589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544705/original/095321700_1629348830-ilustrasi-mayat_20170616_132436.jpg)
