
Bola.net - Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) akhirnya mengeluarkan keputusan final terkait nasib PSM Makassar 1915 bentukan Kadir Halid. CEO BLAI, Syauqi Surtano, menolak mentah-mentah keinginan Kadir untuk bisa membawa PSM Makassar 1915 berlaga di Divisi I.
Keputusan tersebut sudah valid dan tidak dapat di ganggu gugat. Secara otomatis, PSM "gadungan" tersebut tidak bisa diikutkan dalam kompetisi resmi BLAI.
"Kita hanya akan mengakomodir yang sah," kata Syauqi.
Syauqi menilai jika secara organisasi, PSM bentukan Kadir tidak mengikuti pengesahan kepesertaan sebuah klub. Selain itu, secara keorganisasian, PSM Makassar 1915 bahkan belum menjadi anggota PSSI yang sah.
Syauqi menuturkan bahwa ada aturan yang harus ditaati jika ingin terlibat dalam kompetisi BLAI. Tidak boleh seenaknya saja menentukan ingin ikut kompetisi level tertentu.
"Jadi, jika PSM bikinan Kadir Halid itu adalah sebuah klub baru atau klub yang berganti pengurus, tetap harus disahkan dulu oleh federasi. Namun dalam hal ini, PSM versi Kadir tidak memperhatikan prosedur tersebut, ujarnya.
"Tunggu saja suratnya dari KPSI kemudian menyusul dari pengelola kompetisi," kata Syauqi terkait keinginan Kadir meminta surat penjelasan dari BLAI.
Menanggapi penolakan itu, Kadir Halid merasa kecewa atas sikap KPSI dan BLAI. Selain karena tidak mendapat respon positif, pihak juga sudah terlanjur mempersiapkan tim dengan menggelar seleksi pemain dan telah menentukan pelatihnya.
Bahkan, mereka sudah menggelar latihan rutin. Kadir juga sudah membentuk manajemen untuk mengelola tim tersebut. "Jelas kami kecewa, tim sudah terbentuk dan mendaftar di BLAI tapi kok dicekal?" ujarnya. (nda/dzi)
Keputusan tersebut sudah valid dan tidak dapat di ganggu gugat. Secara otomatis, PSM "gadungan" tersebut tidak bisa diikutkan dalam kompetisi resmi BLAI.
"Kita hanya akan mengakomodir yang sah," kata Syauqi.
Syauqi menilai jika secara organisasi, PSM bentukan Kadir tidak mengikuti pengesahan kepesertaan sebuah klub. Selain itu, secara keorganisasian, PSM Makassar 1915 bahkan belum menjadi anggota PSSI yang sah.
Syauqi menuturkan bahwa ada aturan yang harus ditaati jika ingin terlibat dalam kompetisi BLAI. Tidak boleh seenaknya saja menentukan ingin ikut kompetisi level tertentu.
"Jadi, jika PSM bikinan Kadir Halid itu adalah sebuah klub baru atau klub yang berganti pengurus, tetap harus disahkan dulu oleh federasi. Namun dalam hal ini, PSM versi Kadir tidak memperhatikan prosedur tersebut, ujarnya.
"Tunggu saja suratnya dari KPSI kemudian menyusul dari pengelola kompetisi," kata Syauqi terkait keinginan Kadir meminta surat penjelasan dari BLAI.
Menanggapi penolakan itu, Kadir Halid merasa kecewa atas sikap KPSI dan BLAI. Selain karena tidak mendapat respon positif, pihak juga sudah terlanjur mempersiapkan tim dengan menggelar seleksi pemain dan telah menentukan pelatihnya.
Bahkan, mereka sudah menggelar latihan rutin. Kadir juga sudah membentuk manajemen untuk mengelola tim tersebut. "Jelas kami kecewa, tim sudah terbentuk dan mendaftar di BLAI tapi kok dicekal?" ujarnya. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
