Keanehan Persija di BRI Super League: Perkasa saat Tandang, Melempem di Kandang saat Bidik Gelar Juara

Keanehan Persija di BRI Super League: Perkasa saat Tandang, Melempem di Kandang saat Bidik Gelar Juara
Ekspresi Rizky Ridho usai Persija bermain imbang 2-2 lawan Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Persija Jakarta menghadapi situasi yang sulit dijelaskan dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Tim ibu kota itu justru tampil lebih meyakinkan saat bermain tandang ketimbang di kandang.

Persija saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan 28 poin dari 25 laga. Mereka mencatatkan 16 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan sepanjang musim ini.

Persija terpaut dua poin dari Borneo FC di posisi kedua dan enam angka dari Persib Bandung di puncak klasemen. Peluang mengejar masih terbuka, tetapi inkonsistensi menjadi hambatan utama.

Kandang Tak Lagi Jadi Keuntungan

Kandang Tak Lagi Jadi Keuntungan

Aksi para suporter Persija Jakarta, The Jakmania, dalam laga BRI Super League kontra PSIM Yogyakarta di SUGBK, Jumat (28/11/2025) malam (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Persija mencatat delapan kemenangan, empat imbang, dan satu kekalahan dari 13 laga kandang. Total 28 poin tersebut sebenarnya terlihat solid, tetapi tidak cukup untuk bersaing di papan atas.

Tren terbaru menunjukkan penurunan performa yang mengkhawatirkan. Dalam empat laga kandang terakhir, Persija hanya sekali menang, dengan dua imbang dan satu kekalahan.

Jika dibandingkan, Persib Bandung tampil sempurna di kandang dengan 13 kemenangan dari 13 laga. Borneo FC juga impresif lewat 11 kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Persija juga tidak memiliki satu stadion tetap sepanjang musim ini. Mereka berpindah antara Jakarta International Stadium, Stadion Manahan, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di Jakarta International Stadium, Persija meraih dua kemenangan dan empat imbang dari enam laga. Di Stadion Manahan, mereka selalu menang, sementara di SUGBK mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan.

Raja Tandang yang Tak Terduga

Raja Tandang yang Tak Terduga

Pemain Persija Jakarta di laga melawan Bali United pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/2/2026) malam WIB. (c) Dok. Persija Jakarta

Anehnya, Persija justru menunjukkan performa lebih stabil saat bermain di luar kandang. Dari 12 laga tandang, mereka meraih delapan kemenangan dan empat kekalahan dengan total 24 poin.

Catatan ini menempatkan Persija sebagai salah satu tim terbaik dalam klasemen tandang. Produktivitas poin di laga tandang menjadi pembeda yang mencolok dibanding performa kandang.

Sebagai perbandingan, Persib Bandung hanya mengoleksi 19 poin dari laga tandang. Borneo FC juga berada di bawah Persija dengan 20 poin dari pertandingan tandang.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan tentang faktor tekanan saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Dukungan besar dari The Jakmania bisa saja berubah menjadi beban mental bagi pemain.

Peluang Juara Masih Terbuka

Peluang Juara Masih Terbuka

Persija Jakarta merayakan gol Allano Lima di BRI Super League 2025/2026. (c) ILeague

Persija masih memiliki sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim. Mereka akan menjalani empat laga kandang dan lima laga tandang dalam periode krusial ini.

Persija juga masih akan menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-32. Laga tersebut berpotensi menjadi penentu arah persaingan gelar musim ini.

Secara matematis, peluang Persija untuk menjadi juara masih ada meski tidak besar. Namun, mereka harus tampil tanpa kesalahan sambil berharap pesaing di atas kehilangan poin.

Persija kini dihadapkan pada tugas memperbaiki performa kandang agar lebih konsisten. Jika tidak, target juara berpotensi kembali meleset meski mereka tampil garang di laga tandang.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Yus Mei Sawitri, 18 Maret 2026

Klasemen BRI Super League