
Bola.net - John Terry mengaku belajar banyak dari dua mantan seniornya di Chelsea, Marcel Desailly dan Dennis Wise, dalam mengatasi tekanan di luar lapangan.
Karir Terry dihiasi beberapa kontroversi. Tetapi tuduhan pelecehan rasial terhadap adik kandung Rio Ferdinand, bek Queens Park Rangers Anton Ferdinand, merupakan kontroversi paling serius yang pernah dihadapi kapten Chelsea ini.
"Cara mereka berada di sini (lapangan) dan di sekitar ruang ganti, membuat saya terkesan," ucap Terry.
"Mereka adalah dua karakter besar, Wise lebih (terlihat) di lapangan dan Marcel dengan cara ia menangani berbagai urusan di ruang ganti. Ia tidak pernah melakukan omong kosong, pada dasarnya, dan membuat semua orang meyakininya."
Wise sendiri ketika masih aktif bermain memang sangat akrab dengan kontroversi di luar lapangan.
"Ia memiliki sedikit masalah dalam karirnya, namun tanpa memperhitungkan apa yang terjadi, di tempat latihan ia selalu merupakan yang terbaik, selalu di depan saat berlari, memastikan orang-orang kalau ia ada untuk mereka, mendampingi orang-orang di tengah-tengah tim," papar Terry.
"Saya melihat ke belakang pada sosok Wise dan Marcel. Saya merasa dapat belajar banyak dari mereka," pungkas Terry. (afp/end)
Karir Terry dihiasi beberapa kontroversi. Tetapi tuduhan pelecehan rasial terhadap adik kandung Rio Ferdinand, bek Queens Park Rangers Anton Ferdinand, merupakan kontroversi paling serius yang pernah dihadapi kapten Chelsea ini.
"Cara mereka berada di sini (lapangan) dan di sekitar ruang ganti, membuat saya terkesan," ucap Terry.
"Mereka adalah dua karakter besar, Wise lebih (terlihat) di lapangan dan Marcel dengan cara ia menangani berbagai urusan di ruang ganti. Ia tidak pernah melakukan omong kosong, pada dasarnya, dan membuat semua orang meyakininya."
Wise sendiri ketika masih aktif bermain memang sangat akrab dengan kontroversi di luar lapangan.
"Ia memiliki sedikit masalah dalam karirnya, namun tanpa memperhitungkan apa yang terjadi, di tempat latihan ia selalu merupakan yang terbaik, selalu di depan saat berlari, memastikan orang-orang kalau ia ada untuk mereka, mendampingi orang-orang di tengah-tengah tim," papar Terry.
"Saya melihat ke belakang pada sosok Wise dan Marcel. Saya merasa dapat belajar banyak dari mereka," pungkas Terry. (afp/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 6 Mei 2026 10:55 -
Liga Champions 6 Mei 2026 10:54 -
Liga Champions 6 Mei 2026 10:36 -
Liga Champions 6 Mei 2026 10:14 -
Liga Champions 6 Mei 2026 10:05 -
Olahraga Lain-Lain 6 Mei 2026 09:46
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/4490122/original/016962100_1688451308-20230704-Wakil-Ketua-Komisi-III-DPR-Habiburokhman-Faizal-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530866/original/055822500_1773496478-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3125900/original/064347700_1589279612-20200512-PHK-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5002970/original/066186000_1731428185-WhatsApp_Image_2024-11-12_at_22.55.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574942/original/040646700_1777998979-IMG-20260505-WA0167.jpg)

