
Bola.net - Juventus terus bertarung ketat menjadi pemburu gelar juara Serie A musim ini bersama AC Milan, dan hal itu pun membuat kiper Gianluigi Buffon terkejut.
Bianconeri saat ini masih menguntit Milan dengan jarak empat poin di peringkat kedua, padahal dua musim sebelumnya mereka hanya mampu finis di peringkat ketujuh, dan Buffon mengaku tak memperkirakan pencapaian mereka saat ini.
"Saya pikir kami punya peluang tipis, bahkan sebenarnya tak ada peluang sama sekali, untuk mencapai posisi setinggi ini. Saya harap kami akan begitu, tapi saya tak mempercayainya," ucap kiper berusia 34 tahun itu pada Corriere dello Sport.
"Persaingan merebut scudetto belumlah usai. Milan punya keunggulan empat poin dari kami, tapi kami jelas tak akan menyerah. Kami akan memberikan segalanya hingga detik terakhir."
Tak lupa Buffon memuji peran pelatih Antonio Conte dalam kebangkitan mereka musim ini, yang sejauh ini menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di seluruh kompetisi besar Eropa.
"Rahasianya adalah ambisi pelatih kami sejak awal, didukung kerja keras dan instruksi di lapangan. Keringat, kekuatan dan pengorbanan kami sudah mendorong kami untuk maju, juga stadion baru dan hasrat untuk menghapus dua musim yang buruk," tambah kiper timnas Italia itu. (foti/row)
Bianconeri saat ini masih menguntit Milan dengan jarak empat poin di peringkat kedua, padahal dua musim sebelumnya mereka hanya mampu finis di peringkat ketujuh, dan Buffon mengaku tak memperkirakan pencapaian mereka saat ini.
"Saya pikir kami punya peluang tipis, bahkan sebenarnya tak ada peluang sama sekali, untuk mencapai posisi setinggi ini. Saya harap kami akan begitu, tapi saya tak mempercayainya," ucap kiper berusia 34 tahun itu pada Corriere dello Sport.
"Persaingan merebut scudetto belumlah usai. Milan punya keunggulan empat poin dari kami, tapi kami jelas tak akan menyerah. Kami akan memberikan segalanya hingga detik terakhir."
Tak lupa Buffon memuji peran pelatih Antonio Conte dalam kebangkitan mereka musim ini, yang sejauh ini menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di seluruh kompetisi besar Eropa.
"Rahasianya adalah ambisi pelatih kami sejak awal, didukung kerja keras dan instruksi di lapangan. Keringat, kekuatan dan pengorbanan kami sudah mendorong kami untuk maju, juga stadion baru dan hasrat untuk menghapus dua musim yang buruk," tambah kiper timnas Italia itu. (foti/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
