
Bola.net -
Pebalap Estrella Galicia 0.0 Marc VDS, Scott Redding menyatakan bahwa alasan utamanya hijrah ke Octo Pramac Ducati tahun depan adalah karena dirinya merasa tidak menjadi prioritas Departemen Balap Honda (HRC), terutama saat menghadapi kesulitan beradaptasi dengan motor RC213V.
Redding mengaku merasa tak pernah mendapat bantuan berarti dari HRC, mengingat pebalap Repsol Honda, Marc Marquez sendiri juga mengalami kesulitan yang sama sehingga fokus tertuju pada pebalap Spanyol tersebut. Redding pun yakin bersama Ducati dirinya mampu tampil kompetitif.
"Pada dasarnya, Ducati bertanya kepada saya, 'Apakah kauingin mengendarai motor kami dan tampil kompetitif?' Saya jawab, 'Ya.' Itulah dasar kesepakatan kami. Inilah bedanya dengan Honda, dan ini membuat saya lebih percaya diri. Mereka menginginkan saya dan mereka tahu saya bisa meraih hasil baik," ujarnya kepada Crash.net.
"Bersama Honda, segalanya sulit. Tim pabrikan mereka saja sudah kesulitan musim ini, jadi saya bukan prioritas mereka. Sementara di Ducati ada empat pebalap yang diperlakukan sebagai pebalap pabrikan. Mereka tak peduli apa status setiap pebalap, yang mereka inginkan hanyalah podium," tutupnya.
Saat ini, Redding berada di peringkat ke-13 pada klasemen pebalap dengan koleksi 47 poin. Prestasi terbaiknya di atas motor pabrikan Honda musim ini adalah finis keenam di seri kandangnya sendiri, MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan lalu.
(kpl/kny)
Redding mengaku merasa tak pernah mendapat bantuan berarti dari HRC, mengingat pebalap Repsol Honda, Marc Marquez sendiri juga mengalami kesulitan yang sama sehingga fokus tertuju pada pebalap Spanyol tersebut. Redding pun yakin bersama Ducati dirinya mampu tampil kompetitif.
"Pada dasarnya, Ducati bertanya kepada saya, 'Apakah kauingin mengendarai motor kami dan tampil kompetitif?' Saya jawab, 'Ya.' Itulah dasar kesepakatan kami. Inilah bedanya dengan Honda, dan ini membuat saya lebih percaya diri. Mereka menginginkan saya dan mereka tahu saya bisa meraih hasil baik," ujarnya kepada Crash.net.
"Bersama Honda, segalanya sulit. Tim pabrikan mereka saja sudah kesulitan musim ini, jadi saya bukan prioritas mereka. Sementara di Ducati ada empat pebalap yang diperlakukan sebagai pebalap pabrikan. Mereka tak peduli apa status setiap pebalap, yang mereka inginkan hanyalah podium," tutupnya.
Saat ini, Redding berada di peringkat ke-13 pada klasemen pebalap dengan koleksi 47 poin. Prestasi terbaiknya di atas motor pabrikan Honda musim ini adalah finis keenam di seri kandangnya sendiri, MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan lalu.
(kpl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 8 Mei 2026 05:57 -
Liga Eropa UEFA 8 Mei 2026 05:42 -
Liga Eropa UEFA 8 Mei 2026 05:40 -
Liga Eropa UEFA 8 Mei 2026 05:31 -
Liga Eropa UEFA 8 Mei 2026 05:22 -
Bola Indonesia 8 Mei 2026 05:01
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490805/original/071358000_1770025785-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5605448/original/004248500_1778172774-IMG-20260507-WA0100.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5604215/original/046977900_1778170692-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_23.08.37__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5603337/original/034742200_1778169192-IMG-20260507-WA0137.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5603153/original/066810800_1778168861-IMG_20260507_160115.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5601785/original/059235000_1778166477-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_20.57.31.jpeg)

