
Tim Matador menderita kekalahan mereka sepanjang sejarah pertemuan dengan Swiss dan juara Eropa 2008 itu tak punya pilihan lain selain merebut tiga angka dari Honduras jika mereka masih ingin mempertahankan posisi mereka di peta persaingan juara dunia.
Spanyol merasa kini mereka telah kembali bangkit dan gelandang Xabi Alonso menyatakan kalau mereka tak boleh lagi membuat kesalahan.
"Kami harus melakukannya selangkah demi selangkah," ujar Alonso.
"Tak diragukan lagi jika laga melawan Honduras sangatlah penting karena tak boleh ada lagi kesalahan. Setelah itu kami akan memikirkan tentang Chile. Kami memperkirakan kalau pertandingan ini tak bakal mudah. Honduras tak memetik hasil bagus melawan Chile jadi ini adalah pertandingan yang amat penting."
"Mereka kuat secara fisik, dengan pemain belakang yang solid. Dan mereka pasti ingin memberi kesulitan bagi kami," imbuh .
Spanyol menerima banyak kritik setelah kekalahan dari Swiss tersebut dan Alonso merasa kalau satu-satunya jalan untuk menebus kesalahan itu hanyalah dengan cara melibas Honduras lewat permainan cantik.
Spanyol amat mendominasi permainan melawan Swiss, namun mereka memiliki masalah dengan penyelesaian akhir di lini depan. Mengemas catatan lebih superior dalam hal tembakan (24 berbanding 8), tendangan ke arah gawang (8-3) dan sepak pojok (12-3) namun tak ada satu gol pun yang mereka hasilkan.
"Kami tahu bagaimana mengatasi kritik. Di atas lapanganlah kami akan mendapatkan penghargaan. Cara terbaik melakukannya adalah memainkan laga yang bagus melawan Honduras dan meraih kemenangan."
Namun kubu Honduras, yang juga kalah 1-0 atas Chile di laga pertama, menegaskan kalau mereka tak bakal menyerah begitu saja dan bertekad memberikan perlawanan pada La Furia Roja, meski pelatih Reinaldo Rueda sadar betul jika timnya bakal mendapat gempuran para penggawa Spanyol.
"Kami tak boleh terlena oleh hasil pertandingan. Sebagai salah satu favorit dan kalah di laga pertama, Spanyol akan bermain lebih determinan," ujar .
"Kekalahan itu artinya mereka akan menghadapi kami dengan intensitas lebih tinggi. Kami tak boleh memikirkan kalau pertandingan ini bakalan mudah, bagi saya ini akan berjalan lebih sulit."
Bek Honduras, Sergio Mendoza menyatakan kalau mereka tak datang ke Afrika Selatan hanya sebagai pelengkap belaka.
"Kami tahu kalau Spanyol adalah favorit berkat status mereka di ajang internasional, namun kami datang ke Piala Dunia ini untuk membuat sejarah, bukan hanya untuk menjadi pelengkap semata."
"Satu-satunya cara kami bisa membuat sejarah adalah dengan mengalahkan salah satu favorit. Tak peduli bagaimana kami melakukannya, satu hal yang paling penting adalah memenangkan pertandingan," imbuh .
"Kami menyaksikan pertandingan Spanyol melawan Swiss di ruang ganti dan kami tak mempercayai penglihatan kami. Tapi tak ada bedanya bagi kami apakah Spanyol menang atau kalah karena kami harus tetap mengalahkan mereka."
"Saya pikir kami harus memberikan penampilan yang lebih baik. Kami tahu semua tentang Liga Spanyol, pemain dan tim nasional mereka. Kami sangat waspada dengan kekuatan mereka tapi kami juga tahu kelemahan mereka," pungkas . (afp/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 10 Juni 2026 17:01Jadwal Portugal di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 10 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko 12 Juni 2026
-
Piala Dunia 10 Juni 2026 16:31Jadwal Argentina di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 10 Juni 2026 17:01Jadwal Portugal di Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko 12 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 16:59
Prabowo Jawab Kritikan Sering ke Luar Negeri, Singgung Nama Jokowi
-
Liputan6 10 Juni 2026 16:25
Prabowo: Obat Generik Murah Ditargetkan Terwujud dalam Setahun
-
Liputan6 10 Juni 2026 16:15Kritik MBG, Pengunjuk Rasa Ajak Pengguna Jalan Bunyikan Klakson
-
Liputan6 10 Juni 2026 15:30Sebagian Aset KAI Dipakai Buat Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Liputan6 10 Juni 2026 15:23Momen Bahlil Panggil 'Kanda' ke Presiden Prabowo
-
Liputan6 10 Juni 2026 15:08Hakim Militer: Andrie Yunus Merendahkan Wibawa Pengadilan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8222286/original/088441800_1781082264-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8214678/original/028609200_1781074064-1000344694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405392/original/038546200_1762478198-8171642d-7f36-4b4a-8854-cd3977b193f0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8216194/original/086603700_1781076027-2.jpg)

