
Bola.net - Jerman telah tersingkir dari Euro 2012. Dietmar Hamann memiliki pendapat tersendiri.
Panser tumbang di babak semifinal setelah kalah di tangan Italia. Hamann merasa mental tim Jerman masih perlu dibenahi ulang.
"Empat putaran final terakhir telah menampilkan Jerman dengan peluang yang luar biasa untuk memenangkan trofi namun ketika kami menghadapi situasi yang genting kami kekurangan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan tersebut," ujar Hamann.
"Kami telah mencapai babak knock out dari empat putaran final terakhir, kalah di semifinal dari tiga diantaranya dan satu di final. Di semua kesempatan tersebut kami melihat bahwa beban yang ada terlalu besar."
Hamann berharap agar Jerman mampu memperbaiki penampilannya. Ia ingin agar Panser mampu menghadapi tekanan seperti yang telah dilakukan oleh Spanyol selama ini.
"Ini terjadi bukan hanya ke tim nasional. Bayern Munich tidak dapat menghadapi ekspektasi dan tekanan itu datang ketika bermain di final Liga Champions menghadapi Chelsea. Brilian sekali ketika menuju final namun mengecewakan ketika menjalani pertandingan yang penting," ungkap mantan penggawa Panser tersebut.
"Itu adalah sebuah pola pikiran. Spanyol adalah Jerman yang baru. Sekarang lihatlah tim Spanyol maka Anda akan melihat sebuah tim yang mampu bermain di pertandingan besar. Mereka juga cukup terlengkapi untuk melakukan itu hingga beberapa tahun ke depan. Akan membutuhkan waktu yang lama untuk melihat Jerman kembali ke rute juara." (rac/Rev)
Panser tumbang di babak semifinal setelah kalah di tangan Italia. Hamann merasa mental tim Jerman masih perlu dibenahi ulang.
"Empat putaran final terakhir telah menampilkan Jerman dengan peluang yang luar biasa untuk memenangkan trofi namun ketika kami menghadapi situasi yang genting kami kekurangan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan tersebut," ujar Hamann.
"Kami telah mencapai babak knock out dari empat putaran final terakhir, kalah di semifinal dari tiga diantaranya dan satu di final. Di semua kesempatan tersebut kami melihat bahwa beban yang ada terlalu besar."
Hamann berharap agar Jerman mampu memperbaiki penampilannya. Ia ingin agar Panser mampu menghadapi tekanan seperti yang telah dilakukan oleh Spanyol selama ini.
"Ini terjadi bukan hanya ke tim nasional. Bayern Munich tidak dapat menghadapi ekspektasi dan tekanan itu datang ketika bermain di final Liga Champions menghadapi Chelsea. Brilian sekali ketika menuju final namun mengecewakan ketika menjalani pertandingan yang penting," ungkap mantan penggawa Panser tersebut.
"Itu adalah sebuah pola pikiran. Spanyol adalah Jerman yang baru. Sekarang lihatlah tim Spanyol maka Anda akan melihat sebuah tim yang mampu bermain di pertandingan besar. Mereka juga cukup terlengkapi untuk melakukan itu hingga beberapa tahun ke depan. Akan membutuhkan waktu yang lama untuk melihat Jerman kembali ke rute juara." (rac/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 15:155 Angka Penting dari Pesta Gol Jerman atas Curacao
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 14:12Deniz Undav Tak Berhenti Cetak Gol untuk Timnas Jerman
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 20:00Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 18:35Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
-
Liga Spanyol 17 Juni 2026 17:28Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 17:21Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 17 Juni 2026 20:20Bersama Mahasiswa Surabaya, Disabilitas Penjual Es Kritik Kebijakan MBG
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:49
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:31Demo Mahasiswa ITB Suarakan 4 Tuntutan
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:26Demo Mahasiswa Depan Kampus UKI, Lalu Lintas Cawang Tersendat
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:06Kejagung Segel Gudang Berisi Ribuan Unit Motor Listrik Kasus Korupsi BGN
-
Liputan6 17 Juni 2026 18:57Hotel Sultan Dieksekusi Besok
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261441/original/075685900_1781702306-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261371/original/098423300_1781699506-mahasiswa_ITB_demo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261369/original/000947000_1781699200-724685099_17870164830684803_2438046626724740658_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261358/original/022817400_1781697976-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_18.59.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5731290/original/052961700_1778625106-sudi-setelah-kalah-terus-hotel-sultan-100-persen-milik-negara-rev-1.jpg)
