
Bola.net - Spanyol melaju ke final Euro 2012. Namun sukses itu bukan cuma karena permainan passing memikat, melainkan karena pertahanan yang impresif.
La Roja sudah melalui empat laga tanpa kebobolan dan tercatat memiliki lini belakang terbaik di Polandia-Ukraina. Satu-satunya gol yang mereka derita adalah pada laga pembuka Grup C kontra Italia - calon lawan mereka di final.
Statistik Opta menunjukkan jika Tim Matador sudah tak pernah kebobolan di fase knockout dalam tiga turnamen besar terakhir, atau dalam sembilan partai hidup mati. Gawang mereka juga tak kebobolan lebih dari satu gol di setiap laga putaran final sejak dikalahkan Prancis 1-3 pada Piala Dunia 2006. Sejak itu mereka pun tak pernah kalah dalam laga knockout.
Kali terakhir Spanyol kecolongan dua gol dalam laga kompetitif adalah pada Oktober 2010 lalu. Kala itu mereka menang 3-2 atas Skotlandia di Glasgow dalam laga di mana Spanyol mendominasi 74% penguasaan bola.
Dan kemampuan mereka menguasai bola tersebut tak pelak merupakan senjata defensif terbesar Spanyol karena dengan itu mereka pun sukses membatasi peluang yang didapat lawan. Rata-rata yang dicatat Opta, Spanyol memegang 60% lebih penguasaan bola di semua laga mereka dalam tiga turnamen terakhir.
Kali terakhir penguasaan bola mereka lebih kecil adalah di final Euro 2008 kontra Jerman. Kala itu possession mereka cuma 46%, tapi mereka masih mampu menjaga clean sheet dan berhasil menang lewat gol tunggal Fernando Torres. Tak hanya itu, partai tersebut pun adalah satu-satunya laga di mana mereka menguasai bola lebih sedikit dari sang rival dalam delapan tahun terakhir!
Kini dengan melaju ke final mereka pun menyamai rekor Jerman yang mencapai partai final tiga kali beruntun dan berpeluang menjadi tim pertama yang merebut tiga gelar utama tiga kali beruntun. [initial]
PIALA EROPA - Iniesta: Kami Bersiap Membuat Sejarah (sun/row)
La Roja sudah melalui empat laga tanpa kebobolan dan tercatat memiliki lini belakang terbaik di Polandia-Ukraina. Satu-satunya gol yang mereka derita adalah pada laga pembuka Grup C kontra Italia - calon lawan mereka di final.
Statistik Opta menunjukkan jika Tim Matador sudah tak pernah kebobolan di fase knockout dalam tiga turnamen besar terakhir, atau dalam sembilan partai hidup mati. Gawang mereka juga tak kebobolan lebih dari satu gol di setiap laga putaran final sejak dikalahkan Prancis 1-3 pada Piala Dunia 2006. Sejak itu mereka pun tak pernah kalah dalam laga knockout.
Kali terakhir Spanyol kecolongan dua gol dalam laga kompetitif adalah pada Oktober 2010 lalu. Kala itu mereka menang 3-2 atas Skotlandia di Glasgow dalam laga di mana Spanyol mendominasi 74% penguasaan bola.
Dan kemampuan mereka menguasai bola tersebut tak pelak merupakan senjata defensif terbesar Spanyol karena dengan itu mereka pun sukses membatasi peluang yang didapat lawan. Rata-rata yang dicatat Opta, Spanyol memegang 60% lebih penguasaan bola di semua laga mereka dalam tiga turnamen terakhir.
Kali terakhir penguasaan bola mereka lebih kecil adalah di final Euro 2008 kontra Jerman. Kala itu possession mereka cuma 46%, tapi mereka masih mampu menjaga clean sheet dan berhasil menang lewat gol tunggal Fernando Torres. Tak hanya itu, partai tersebut pun adalah satu-satunya laga di mana mereka menguasai bola lebih sedikit dari sang rival dalam delapan tahun terakhir!
Kini dengan melaju ke final mereka pun menyamai rekor Jerman yang mencapai partai final tiga kali beruntun dan berpeluang menjadi tim pertama yang merebut tiga gelar utama tiga kali beruntun. [initial]
PIALA EROPA - Iniesta: Kami Bersiap Membuat Sejarah (sun/row)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 22:14Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 22:06Daftar Susunan Pemain Spanyol vs Cape Verde: Lamine Yamal Cadangan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 22:19Tempat Menonton Spanyol vs Tanjung Verde, Sebentar Lagi Mulai!
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 22:14Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 22:06Daftar Susunan Pemain Spanyol vs Cape Verde: Lamine Yamal Cadangan
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 21:53Presiden Palestina Mahmoud Abbas Tiba-Tiba Telepon Prabowo
-
Liputan6 15 Juni 2026 21:23Kapten Timnas Belanda Sentil Aturan Hydration Break di Piala Dunia 2026
-
Liputan6 15 Juni 2026 20:00Temui Prabowo, Menlu Qatar Siapkan Investasi Rp 70 Triliun
-
Liputan6 15 Juni 2026 19:55Dendam Berujung Maut, Pria di Kemayoran Tewas Ditusuk Tetangga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260040/original/046540400_1781535704-Palestina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260005/original/059839600_1781528630-dem1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259995/original/014692800_1781528057-Screenshot_20260615_191205_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259983/original/042721700_1781527105-1.jpg)
