
Event yang diikuti delapan petenis ini diyakini akan berlangsung sengit, dengan kehadiran Serena Williams, petenis putri terbaik pada masanya, yang kembali bertanding.
Petenis asal Denmark, Wozniacki, akan menghadapi tantangan berat di grup merah, sebab di grup tersebut terdapat juara Wimbledon asal Republik Ceska, Vera Zvonareva, dan petenis Polandia, Agnieszka Rawanska, petenis yang mampu mengambil posisinya di akhir musim.
Petenis yang tiga kali menjadi juara Grand Slam, serta mantan petenis nomor satu dunia, Maria Sharapova, yang menghidupkan kembali karirnya tahun ini setelah memulihkan diri dari cedera, bergabung di grup putih bersama Victoria Azarenka, Juara Prancis Terbuka Li Na, dan petenis Australia Samantha Stosur, yang sempat mengalahkan Serena Williams untuk menjuarai US Open.
Sharapova melakukan penampilan pertamanya di final prestisius sejak 2007, dan ia bertekad meraihnya untuk kedua kalinya setelah memenangkannya pada 2004.
Turnamen ini akan digunakan Sharapova untuk menghapus kekecewaannya lantaran gagal menambah gelar juara Grand Slam tahun ini, meskipun ia berupaya keras menemukan kembali performa terbaiknya.
"Saya pikir kami semua tahu apa yang diharapkan dari grup-grup ini. Ini adalah delapan (petenis) perempuan terhebat tahun ini," kata Sharapova setelah proses undian.
"Anda akan menemui grup yang berat serta musuh yang tangguh. Saya pikir itu hanyalah masalah mempersiapkan diri sejak babak pertama." Konsistensi adalah motto Wozniacki dengan enam titel atas namanya tahun ini, meskipun gagal mencapai final Grand Slam memberinya amunisi untuk menghadapi kritik yang mempertanyakan kemampuannya untuk bersinar di ajang besar.
Ia mencapai babak final di Doha tahun lalu, dan akan senang untuk mendapatkan satu titel di kompetisi pan atas, yang menyerupai delapan Grand Slam terakhirnya.
"Ini adalah grup yang berat, tentu, tetapi kedua grup memang berat. Terdapat petenis-petenis hebat. Saya di sini dan berharap dapat menampilkan permainan tenis terbaikku, dan kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujar Wozniacki.
Li Na adalah petenis Cina pertama yang lolos ke final WTA. Sayangnya, sejak menjadi pahlawan nasional di Roland Garros, ia kesulitan mencapai bentuk permainan terbaik.
Pertemuan dengan Sharapova kemungkinan akan memberi inspirasi bagi Li Na. Bagaimana pun juga, ia pernah mengalahkan Sharapova di semi final French Open.
Babak round-robin akan dimulai pada Selasa di Sinan Erdem Arena. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Februari 2026 09:54 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 09:41 -
Tim Nasional 4 Februari 2026 09:32 -
Liga Italia 4 Februari 2026 09:25 -
Liga Spanyol 4 Februari 2026 08:48 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 08:40
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478784/original/010546900_1768923115-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492189/original/051434300_1770129387-IMG_7437.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381076/original/086032100_1760450533-gus_ipul.jpg)
