
Bola.net - Jepang terus membuktikan dominasi mereka di Grup E. Pada laga keduanya di kualifikasi Piala Asia U-22 Sabtu (07/7), mereka mempecundangi Singapura 3-1.
Tanpa diperkuat Suzuki Musashi yang cedera, Blue Samurai tetap menunjukkan sabetannya. Serangan demi serangan yang mereka lancarkan sejak menit pertama akhirnya berbuah hasil. Dua gol langsung mereka dapatkan di menit ke-14 dan 18.
Gol pertama Jepang tercipta karena bunuh diri bek mereka, Delwinder Singh. Berawal dari set piece kiriman Yamanaka ke sisi kanan, Iwanami Takuya yang menerima bola menyundulnya ke tengah. Maksud Delwinder ingin membuang bola, namun bola malah mengarah ke gawang sendiri.
Selang empat menit kemudian, giliran striker Watari yang membobol gawang Singapura. Menerima bola liar hasil kemelut usai tendangan sudut, Watari yang tak terjaga di sisi kiri melepaskan tendangan first time. Bola keras menghujam gawang tanpa mampu ditepis Muhammad Syazwan.
Di penghujung babak pertama, pelatih Mike Wong memasukkan striker Ahmad Suhaimi untuk menggantikan Sufianto. Hal ini dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan dua gol tersebut. Akan tetapi hingga turun minum, skor 2-0 untuk Jepang tetap bertahan.
Jepang kian tak terkejar di babak kedua. Tepat di menit ke-59 mereka kembali menambah pundi golnya. Kali ini giliran Notsuda Gakuto yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan crossing rendah kiriman Kawaguchi Naoki mampu dimaksimalkan Notsuda untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Mike Wong kembali merotasi pemainnya. Kali ini giliran Delwinder Singh yang ditarik keluar dan digantikan gelandang Shamil Shariv. Berikutnya, ia memasukkan Amy Recha Pristifana untuk menggantikan Sheikh Abdul Hadi.
Singapura sempat mendapatkan dua kali kesempatan melalui sebuah serangan balik di babak kedua ini. Akan tetapi tendangan Muhammad Faris dan Muhammed Aqhari masih bisa ditepis penjaga gawang M.Kushibiki.
Kushibiki kembali tampil gemilang untuk Jepang di menit ke-81. Ia mampu dua kali menepis bola tendangan Amy. Akan tetapi tiga menit berselang gawangnya harus bobol juga. Usai lagi-lagi menepis tendangan Amy, Kushibiki tak mampu berbuat banyak ketika bola jatuh lebih dekat pada Shamil Shariv. Singapura pun mampu memperkecil ketertinggalannya dan mengubah skor menjadi 3-1 tetap untuk keunggulan Jepang.
Skor ini bertahan hingga laga usai dan Jepang kian kokoh di puncak klasemen Grup E. Mereka memimpin dengan 6 angka. (fjr/end)
Tanpa diperkuat Suzuki Musashi yang cedera, Blue Samurai tetap menunjukkan sabetannya. Serangan demi serangan yang mereka lancarkan sejak menit pertama akhirnya berbuah hasil. Dua gol langsung mereka dapatkan di menit ke-14 dan 18.
Gol pertama Jepang tercipta karena bunuh diri bek mereka, Delwinder Singh. Berawal dari set piece kiriman Yamanaka ke sisi kanan, Iwanami Takuya yang menerima bola menyundulnya ke tengah. Maksud Delwinder ingin membuang bola, namun bola malah mengarah ke gawang sendiri.
Selang empat menit kemudian, giliran striker Watari yang membobol gawang Singapura. Menerima bola liar hasil kemelut usai tendangan sudut, Watari yang tak terjaga di sisi kiri melepaskan tendangan first time. Bola keras menghujam gawang tanpa mampu ditepis Muhammad Syazwan.
Di penghujung babak pertama, pelatih Mike Wong memasukkan striker Ahmad Suhaimi untuk menggantikan Sufianto. Hal ini dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan dua gol tersebut. Akan tetapi hingga turun minum, skor 2-0 untuk Jepang tetap bertahan.
Jepang kian tak terkejar di babak kedua. Tepat di menit ke-59 mereka kembali menambah pundi golnya. Kali ini giliran Notsuda Gakuto yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan crossing rendah kiriman Kawaguchi Naoki mampu dimaksimalkan Notsuda untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Mike Wong kembali merotasi pemainnya. Kali ini giliran Delwinder Singh yang ditarik keluar dan digantikan gelandang Shamil Shariv. Berikutnya, ia memasukkan Amy Recha Pristifana untuk menggantikan Sheikh Abdul Hadi.
Singapura sempat mendapatkan dua kali kesempatan melalui sebuah serangan balik di babak kedua ini. Akan tetapi tendangan Muhammad Faris dan Muhammed Aqhari masih bisa ditepis penjaga gawang M.Kushibiki.
Kushibiki kembali tampil gemilang untuk Jepang di menit ke-81. Ia mampu dua kali menepis bola tendangan Amy. Akan tetapi tiga menit berselang gawangnya harus bobol juga. Usai lagi-lagi menepis tendangan Amy, Kushibiki tak mampu berbuat banyak ketika bola jatuh lebih dekat pada Shamil Shariv. Singapura pun mampu memperkecil ketertinggalannya dan mengubah skor menjadi 3-1 tetap untuk keunggulan Jepang.
Skor ini bertahan hingga laga usai dan Jepang kian kokoh di puncak klasemen Grup E. Mereka memimpin dengan 6 angka. (fjr/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 16:17Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 11:34Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 23:31Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:23Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang 30 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 08:55Kenapa Tielemans yang Ambil Penalti, Bukan Lukaku?
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 08:35Senegal dan Mimpi yang Buyar dalam Hitungan Menit
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 2 Juli 2026 08:40KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan di Kasus Bupati Kuansing
-
Liputan6 2 Juli 2026 08:00Harus Bersiap, Sederet Ancaman Serius El Nino
-
Liputan6 2 Juli 2026 07:50Kasus Penyekapan Karyawan Padel, Korban Dilaporkan Terkait Pencurian
-
Liputan6 2 Juli 2026 07:08Jakarta Alami Penurunan Kualitas Udara Kamis Pagi
-
Liputan6 2 Juli 2026 06:27Said Iqbal Ajak Korban Penyekapan Kerja di Kantornya, Segini Gajinya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364661/original/048375900_1759122902-padel_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2997702/original/070140200_1576490822-20191216-Polusi-Jakarta-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8066306/original/008322700_1780910948-Said_Iqbal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793278/original/021169100_1782899755-kpk8.jpg)
