
Bola.net - Timnas Indonesia U-21 gagal mempertahankan keunggulan 1-0 di babak pertama dan harus menerima kekalahan telak 3-1 dari Myanmar, Selasa (28/2).
Sejak menit pertama skuad Garuda Muda langsung mengambil inisiatif permainan, serangan yang dimulai dari sektor sayap dan juga lini tengah terus diperagakan skuad asuhan Widodo C Putro ini.
Yoshua Pahabol, Andik Vermansyah dan Miko Ardiyanto menjadi motor serangan Indonesia, namun hingga 15 menit babak pertama berjalan tak ada gol yang berhasil tercipta.
Sementara itu, Myanmar sendiri lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
Akhirnya, sang bintang muda Indonesia, Andik Vermansyah berhasil membuat Hasanal Bolkiah National Stadium bergemuruh di menit ke-19, tendangan kaki kirinya berhasil menghujam gawang Myanmar.
Sebelum mencetak gol, Andik berhasil mengelabui pemain belakang dan juga kiper Myanmar yang coba mengejar Andik.
Hampir saja gawang Indonesia kebobolan, jika saja bola yang sudah meluncur ke arah gawang tak mampu diselamatkan oleh Syaiful Indra, kedudukan tetap 1-0 untuk Indonesia.
Sebuah solo run yang cukup baik dilakukan oleh Andik, kecepatan dan juga dribling yang cukup bagus berhasil diperlihatkannya, sayang ketika melakukan finishing bola tendangan Andik masih mampu ditepis oleh kiper Myanmar.
Sebelumnya, Andik juga hampir membuat keunggulan Indonesia bertambah, andai saja tendangan spekulasinya tak membentur mistar gawang.
Di akhir babak pertama, sebuah sontekan dari Yoshua Pahabol hampir saja menambah keunggulan Indonesia, sayang bola masih membentur tiang gawang Myanmar. Peluang tersebut sekaligus menutup babak pertama ini dengan keunggulan sementara 1-0 bagi Indonesia.
Sebuah kesalahan fatal kiper Indonesia, Muhammad Ridwan membuat kedudukan menjadi imbang.
Bola yang berasal dari tendangan pojok tak mampu dibuang dengan baik oleh Ridwan, sehingga bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Kyaw Zayar Win, kedudukan beruabah menjadi 1-1 di menit ke-46.
Kesalahan yang dilakukan oleh Ridwan ini sebenarnya sudah sering terjadi, namun Widodo tampaknya masih mempercayakan gawang Indonesia kepadanya.
Sayang sekali sebuah umpan manis dari Pahabol gagal dimanfaatkan oleh Andik, padahal gawang Myanmar sudah kosong.
Lagi-lagi sebuah kesalahan dilakukan pemain Indonesia menghasilkan gol bagi Myanmar, kali ini para pemain belakang Indonesia yang terlambat menutup pergerakan Kyaw Ko Ko membuat kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk Myanmar.
Selain buruknya pertahanan dan kesalahan yang dilakukan oleh kiper Indonesia, permainan Indonesia di babak kedua ini memang sedikit menurun. Bahkan para pemain Myanmar terus menggempur pertahanan Indonesia.
Indonesia benar-benar dibuat tak berkutik oleh Myanmar, dan lini pertahanan yang buruk membuat Ridwan kembali memungut bola untuk ketiga kalinya.
Ridwan tak mampu menangkap bola dengan baik sehingga bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Kyaw Ko Ko untuk mencetak gol keduanya di menit ke-65.
Bila kedudukan tetap 3-1 untuk keunggulan Myanmar, hal ini sangat disayangkan, pasalnya Indonesia tampil cukup prima di babak pertama tadi, bahkan Garudan Muda mendominasi pertandingan dan tampaknya bakal menang mudah.
Namun, permainan di babak kedua yang menurun dan kesalahan yang dilakukan oleh kiper dan juga pemain belakang Indonesia, membuat Myanmar kini mendominasi pertandingan.
Di menit-menit akhir babak kedua ini Indonesia memang terus menggempur pertahanan Myanmar, namun tak ada serangan yang terpola dengan baik, sehingga banyak peluang emas yang harus terbuang percuma.
Hingga wasit meniup peluit panjang Indonesia tetap kalah dengan skor telak 3-1 dari Myanmar. Dengan hasil ini Indonesia turun ke peringkat ketiga dengan empat poin, sedangkan Myamnar peringkat pertama dengan enam poin. (bola/end)
Sejak menit pertama skuad Garuda Muda langsung mengambil inisiatif permainan, serangan yang dimulai dari sektor sayap dan juga lini tengah terus diperagakan skuad asuhan Widodo C Putro ini.
Yoshua Pahabol, Andik Vermansyah dan Miko Ardiyanto menjadi motor serangan Indonesia, namun hingga 15 menit babak pertama berjalan tak ada gol yang berhasil tercipta.
Sementara itu, Myanmar sendiri lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
Akhirnya, sang bintang muda Indonesia, Andik Vermansyah berhasil membuat Hasanal Bolkiah National Stadium bergemuruh di menit ke-19, tendangan kaki kirinya berhasil menghujam gawang Myanmar.
Sebelum mencetak gol, Andik berhasil mengelabui pemain belakang dan juga kiper Myanmar yang coba mengejar Andik.
Hampir saja gawang Indonesia kebobolan, jika saja bola yang sudah meluncur ke arah gawang tak mampu diselamatkan oleh Syaiful Indra, kedudukan tetap 1-0 untuk Indonesia.
Sebuah solo run yang cukup baik dilakukan oleh Andik, kecepatan dan juga dribling yang cukup bagus berhasil diperlihatkannya, sayang ketika melakukan finishing bola tendangan Andik masih mampu ditepis oleh kiper Myanmar.
Sebelumnya, Andik juga hampir membuat keunggulan Indonesia bertambah, andai saja tendangan spekulasinya tak membentur mistar gawang.
Di akhir babak pertama, sebuah sontekan dari Yoshua Pahabol hampir saja menambah keunggulan Indonesia, sayang bola masih membentur tiang gawang Myanmar. Peluang tersebut sekaligus menutup babak pertama ini dengan keunggulan sementara 1-0 bagi Indonesia.
Sebuah kesalahan fatal kiper Indonesia, Muhammad Ridwan membuat kedudukan menjadi imbang.
Bola yang berasal dari tendangan pojok tak mampu dibuang dengan baik oleh Ridwan, sehingga bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Kyaw Zayar Win, kedudukan beruabah menjadi 1-1 di menit ke-46.
Kesalahan yang dilakukan oleh Ridwan ini sebenarnya sudah sering terjadi, namun Widodo tampaknya masih mempercayakan gawang Indonesia kepadanya.
Sayang sekali sebuah umpan manis dari Pahabol gagal dimanfaatkan oleh Andik, padahal gawang Myanmar sudah kosong.
Lagi-lagi sebuah kesalahan dilakukan pemain Indonesia menghasilkan gol bagi Myanmar, kali ini para pemain belakang Indonesia yang terlambat menutup pergerakan Kyaw Ko Ko membuat kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk Myanmar.
Selain buruknya pertahanan dan kesalahan yang dilakukan oleh kiper Indonesia, permainan Indonesia di babak kedua ini memang sedikit menurun. Bahkan para pemain Myanmar terus menggempur pertahanan Indonesia.
Indonesia benar-benar dibuat tak berkutik oleh Myanmar, dan lini pertahanan yang buruk membuat Ridwan kembali memungut bola untuk ketiga kalinya.
Ridwan tak mampu menangkap bola dengan baik sehingga bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Kyaw Ko Ko untuk mencetak gol keduanya di menit ke-65.
Bila kedudukan tetap 3-1 untuk keunggulan Myanmar, hal ini sangat disayangkan, pasalnya Indonesia tampil cukup prima di babak pertama tadi, bahkan Garudan Muda mendominasi pertandingan dan tampaknya bakal menang mudah.
Namun, permainan di babak kedua yang menurun dan kesalahan yang dilakukan oleh kiper dan juga pemain belakang Indonesia, membuat Myanmar kini mendominasi pertandingan.
Di menit-menit akhir babak kedua ini Indonesia memang terus menggempur pertahanan Myanmar, namun tak ada serangan yang terpola dengan baik, sehingga banyak peluang emas yang harus terbuang percuma.
Hingga wasit meniup peluit panjang Indonesia tetap kalah dengan skor telak 3-1 dari Myanmar. Dengan hasil ini Indonesia turun ke peringkat ketiga dengan empat poin, sedangkan Myamnar peringkat pertama dengan enam poin. (bola/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 September 2026 16:24Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
-
Liga Italia 22 September 2026 16:20Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
-
Liga Spanyol 22 September 2026 16:13Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
-
Liga Inggris 22 September 2026 16:03Pesan Michael Carrick ke Skuad MU: Gak Usah Overthinking, Kerja, Kerja dan Kerja!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 22 September 2026 15:30Target Tinggi Timnas Thailand di FIFA ASEAN Cup!: Juara itu Wajib!
-
tim nasional 22 September 2026 15:15Menanti Debut Dion Markx Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
SOROT
-
Liputan6 22 September 2026 16:12Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng
-
Liputan6 22 September 2026 15:56Prabowo Panggil Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana
-
Liputan6 22 September 2026 15:20DPR Buka Peluang Bakal Ada 5 Capres di Pemilu
-
Liputan6 22 September 2026 15:00Polisi Ungkap Hasil Asesmen Jule di Kasus Etomidate
-
Liputan6 22 September 2026 14:46RUU Reforma Agraria Disahkan, Aturan Batas Penguasaan Tanah Disiapkan
-
Liputan6 22 September 2026 13:06BCA Sambangi Keluarga Jurnalis Arie Basuki yang Hilang Kontak
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
6 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Penyumbang Pemain Terbanyak!
3 Pemain Naturalisasi Baru Malaysia, Ancaman Serius untuk Ambisi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354987/original/059668700_1790068330-1001690842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316581/original/027911400_1755242629-b5925e9a-8bf3-4db6-a277-8f83cc78739c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352617/original/086525400_1789814135-SaveClip.App_654985733_18573711895056348_6650487792839883828_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354622/original/038007700_1790057157-20260922_095418.jpg)

