
Bola.net - Neymar bisa saja mendapatkan hukuman yang lebih berat ketimbang yang telah diterimanya saat ini, yang hanya larangan empat laga untuk Brasil.
Ya, berdasarkan laporan dari AS, pihak komite disiplin CONMEBOL telah mengambil pendekatan yang relatif lunak dalam menyikapi kasus Neymar. Menurut AS, kapten Brasil itu bisa saja mendapatkan sanksi larangan bermain dalam 10 pertandingan Brasil dan sanksi empat bulan.
Neymar mendapatkan sanksi karena kedapatan mencekik leher wasit dan mengungkapkan kata-kata pelecehan kepada wasit yang memimpin laga melawan Kolombia. Apa yang dilakukan Neymar itu akhirnya 'hanya' dianggap sebagai perilaku tak sportif, yang setidaknya hanya mendapatkan suspensi dua pertandingan.
Hukuman empat pertandingan itu pun dinilai sangat ringan bila mengingat peraturan yang tercantum dalam kode disiplin CONMEBOL. Apa yang dilakukan Neymar itu diklaim bisa dijatuhi hukuman seperti yang didapatkan Luis Suarez yang menggigit Chiellini di Piala Dunia lalu.
Berikut bunyi pasal yang menyebutkan hal tersebut.
"Berdasarkan ketentuan pasal 9.1,terkait melakukan tindakan menyerang kepada ofisial pertandingan dapat diberi sanksi sebagai berikut:
a) Larangan bermain setidaknya dua pertandingan atau untuk jangka waktu yang ditentukan untuk tindakan tidak sportif kepada ofisial pertandingan dengan mempertimbangkan keseriusan pelanggaran.
b) Larangan bermain setidaknya 10 pertandingan atau untuk periode waktu setidaknya empat bulan untuk menghina atau meludahi ofisial pertandingan."
Pihak Brasil sendiri dikabarkan tengah menyiapkan upaya banding untuk skorsing yang diterima Neymar itu.[initial]
(as/dzi)
Ya, berdasarkan laporan dari AS, pihak komite disiplin CONMEBOL telah mengambil pendekatan yang relatif lunak dalam menyikapi kasus Neymar. Menurut AS, kapten Brasil itu bisa saja mendapatkan sanksi larangan bermain dalam 10 pertandingan Brasil dan sanksi empat bulan.
Neymar mendapatkan sanksi karena kedapatan mencekik leher wasit dan mengungkapkan kata-kata pelecehan kepada wasit yang memimpin laga melawan Kolombia. Apa yang dilakukan Neymar itu akhirnya 'hanya' dianggap sebagai perilaku tak sportif, yang setidaknya hanya mendapatkan suspensi dua pertandingan.
Hukuman empat pertandingan itu pun dinilai sangat ringan bila mengingat peraturan yang tercantum dalam kode disiplin CONMEBOL. Apa yang dilakukan Neymar itu diklaim bisa dijatuhi hukuman seperti yang didapatkan Luis Suarez yang menggigit Chiellini di Piala Dunia lalu.
Berikut bunyi pasal yang menyebutkan hal tersebut.
"Berdasarkan ketentuan pasal 9.1,terkait melakukan tindakan menyerang kepada ofisial pertandingan dapat diberi sanksi sebagai berikut:
a) Larangan bermain setidaknya dua pertandingan atau untuk jangka waktu yang ditentukan untuk tindakan tidak sportif kepada ofisial pertandingan dengan mempertimbangkan keseriusan pelanggaran.
b) Larangan bermain setidaknya 10 pertandingan atau untuk periode waktu setidaknya empat bulan untuk menghina atau meludahi ofisial pertandingan."
Pihak Brasil sendiri dikabarkan tengah menyiapkan upaya banding untuk skorsing yang diterima Neymar itu.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 15:02Status Nonunggulan Jadi Keuntungan Brasil di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 18 November 2025 06:30Prediksi Brasil vs Tunisia 19 November 2025
-
amerika latin 14 November 2025 17:16Prediksi Brasil vs Senegal 15 November 2025
-
amerika latin 13 November 2025 23:10Prediksi Angola vs Argentina 14 November 2025
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
