
Bola.net - Piala Dunia 2026 kini memasuki fase semifinal setelah seluruh pertandingan perempat final selesai digelar. Empat tim terbaik masih bertahan dan bersaing memperebutkan dua tiket menuju partai puncak.
Prancis memastikan tempat di empat besar usai menang 2-0 atas Maroko. Spanyol kemudian mengikuti langkah tersebut setelah mengalahkan Belgia dengan skor 2-1.
Dua pertandingan lain berlangsung lebih sengit karena harus melewati babak tambahan waktu. Inggris menundukkan Norwegia 2-1, sedangkan Argentina mengatasi Swiss dengan kemenangan 3-1.
Semifinal kini mempertemukan Prancis kontra Spanyol dan Inggris menghadapi juara bertahan Argentina. Menjelang laga-laga tersebut, ada banyak cerita unik dari sejarah semifinal Piala Dunia yang masih dikenang hingga sekarang.
Giuseppe Meazza dan Penalti dengan Celana Robek
Pada semifinal Piala Dunia 1938, Italia mengalahkan Brasil 2-1 melalui gol penalti Giuseppe Meazza. Momen itu menjadi semakin terkenal karena karet celananya putus sesaat sebelum eksekusi dilakukan.
Meazza tetap tenang dengan menahan celananya menggunakan satu tangan sebelum melepaskan tendangan yang mengecoh kiper Walter. Penalti tersebut mengantar Italia melaju ke partai final.
Garrincha Mendapat Dukungan dari Tuan Rumah
Semifinal Piala Dunia 1962 memperlihatkan Brasil mengalahkan Chile 4-2 melalui permainan luar biasa Garrincha. Ia mencetak dua gol, membuat satu assist, tetapi juga menerima kartu merah.
Publik Chile justru memberikan dukungan agar Garrincha tetap bisa tampil di final. Presiden Cile Jorge Alessandri bahkan ikut memimpin petisi yang akhirnya berhasil membuat sang bintang dapat bermain pada laga penentuan.
Insiden Patrick Battiston yang Membekas
Semifinal Piala Dunia 1982 menghadirkan salah satu insiden paling keras dalam sejarah turnamen. Kiper Jerman Barat, Toni Schumacher, menghantam Patrick Battiston hingga lawannya mengalami patah dua gigi, retak tiga tulang rusuk, serta cedera tulang belakang.
Schumacher tidak menerima hukuman dari wasit pada kejadian tersebut. Ia bahkan kemudian menggagalkan dua penalti Prancis dalam adu tendangan penalti sehingga Jerman Barat lolos ke final.
Air Mata Paul Gascoigne Mengguncang Inggris
Semifinal Piala Dunia 1990 memperlihatkan Paul Gascoigne menerima kartu kuning yang membuatnya dipastikan absen jika Inggris lolos ke final. Gelandang bertalenta itu langsung menangis di atas lapangan.
Gascoigne mengenang momen tersebut dengan berkata, "Saat saya masih kecil bermain di klub junior, setiap malam saya bermimpi tampil di Piala Dunia. Saya mewujudkan mimpi itu di Italia. Ketika menerima kartu kuning, saya tahu semuanya telah berakhir."
Pelatih Bobby Robson juga mengungkapkan perasaannya. "Hati saya seperti jatuh. Saya langsung sadar itulah akhir perjalanan Paul Gascoigne. Itu tragedi bagi dirinya, saya, tim, negara, dan sepak bola karena dia bermain sangat luar biasa."
Dua Gol Langka Lilian Thuram
Semifinal Piala Dunia 1998 menghadirkan penampilan yang tidak pernah diulang Lilian Thuram sepanjang karier internasionalnya. Bek kanan Prancis itu mencetak dua gol saat timnya bangkit mengalahkan Kroasia 2-1.
Thuram berkata, "Ibu saya berada di tribune. Ketika diberi tahu anaknya mencetak gol pertama, dia tidak percaya. Saat diberi tahu saya mencetak gol lagi, dia pingsan. Saya tidak bercanda."
Thuram hanya mencatatkan dua gol dalam 142 penampilan bersama Prancis. Menariknya, dua gol itu dia ciptakan hanya dalam satu laga, yakni di semifinal kontra Kroasia.
Ronaldo Mengalihkan Perhatian Lewat Gaya Rambut
Semifinal Piala Dunia 2002 menghadirkan kisah unik Ronaldo yang sengaja membuat potongan rambut aneh agar perhatian media beralih dari kondisi cederanya. Strategi itu berhasil dan ia mencetak gol kemenangan Brasil atas Turki.
Ronaldo kemudian mengakui, "Saya lelah terus mendengar pertanyaan tentang cedera saya. Saya berpikir cara ini bisa berhasil." Setelah turnamen selesai, ia juga berkata, "Model rambut itu memang buruk. Saya meminta maaf kepada semua ibu yang melihat anak-anak mereka menirunya."
Fabio Cannavaro Menang Melawan Keterbatasan Fisik
Semifinal Piala Dunia 2006 menghasilkan aksi bertahan luar biasa Fabio Cannavaro saat Italia menghadapi Jerman. Bek Italia yang lebih pendek 22 sentimeter dari Per Mertesacker mampu memenangi duel udara penting pada masa injury time.
Cannavaro kemudian mengejar bola hasil sapuannya dan kembali melakukan sundulan untuk menggagalkan ancaman Lukas Podolski. Serangan balik Italia setelah momen tersebut berakhir dengan gol Alessandro Del Piero yang menegaskan langkah Gli Azzurri ke final.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
piala dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
piala dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:15Hari Koperasi Nasional, Prabowo Kritik Ekonomi Neoliberal
MOST VIEWED
17 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Kartu Kuning: Dari Michael Olise hingga Declan Rice
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Norwegia vs Inggris: Head to Head Jelang Duel di Perempat Final Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294694/original/051215600_1783851058-Screenshot_2026-07-12_170902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294688/original/098312700_1783851042-Screenshot_2026-07-12_170822.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294695/original/042444800_1783851072-Screenshot_2026-07-12_170953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294608/original/020921500_1783846684-Screenshot_2026-07-12_155613.jpg)

