
Bola.net - Neymar menjadi pusat perhatian dalam pertandingan Brasil melawan Kolombia. Bukan karena skill atau trik-trik hebatnya, kali ini Neymar disorot karena terlibat perseteruan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang.
Ketika pertandingan dihentikan oleh wasit, Neymar yang nampak frustrasi menendang bola dengan sangat keras. Bola itu kemudian menghantam Pedro Armero. Insiden itu membuat banyak pemain Kolombia jadi marah.
Tindakan indisipliner Neymar dalam insiden itu pun menjadi pembahasan CONMEBOL. Komisi Disiplin CONMEBOL akhirnya menjatuhkan hukuman sementara larangan bertanding dua kali kepada Neymar.
Namun AS mengabarkan bahwa CONMEBOL akan mengambil langkah mundur dengan mengurangi hukuman Neymar menjadi satu pertandingan saja. Hal ini tentu akan sangat kontroversial mengingat Neymar sudah dipastikan harus absen dalam satu pertandingan karena sebelum insiden itu, ia sudah mendapatkan dua kartu kuning yang berarti larangan bertanding sekali.
Jika berita dari AS ini benar, maka Neymar hanya akan absen dalam laga melawan Venezuela saja. Dengan kata lain, Neymar tidak mendapat hukuman atas tindakannya setelah pertandingan usai. [initial]
(as/hsw)
Ketika pertandingan dihentikan oleh wasit, Neymar yang nampak frustrasi menendang bola dengan sangat keras. Bola itu kemudian menghantam Pedro Armero. Insiden itu membuat banyak pemain Kolombia jadi marah.
Tindakan indisipliner Neymar dalam insiden itu pun menjadi pembahasan CONMEBOL. Komisi Disiplin CONMEBOL akhirnya menjatuhkan hukuman sementara larangan bertanding dua kali kepada Neymar.
Namun AS mengabarkan bahwa CONMEBOL akan mengambil langkah mundur dengan mengurangi hukuman Neymar menjadi satu pertandingan saja. Hal ini tentu akan sangat kontroversial mengingat Neymar sudah dipastikan harus absen dalam satu pertandingan karena sebelum insiden itu, ia sudah mendapatkan dua kartu kuning yang berarti larangan bertanding sekali.
Jika berita dari AS ini benar, maka Neymar hanya akan absen dalam laga melawan Venezuela saja. Dengan kata lain, Neymar tidak mendapat hukuman atas tindakannya setelah pertandingan usai. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 5 Desember 2025 14:58Dari Salah hingga Neymar, 8 Pemain Top yang Anjlok Drastis di Musim 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 30 November 2025 11:40 -
amerika latin 18 November 2025 16:21 -
amerika latin 18 November 2025 06:30 -
amerika latin 14 November 2025 17:16 -
amerika latin 13 November 2025 23:10 -
amerika latin 15 Oktober 2025 10:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
