Bila Sesuai Aturan, Neymar Bisa Diskorsing Empat Bulan
Editor Bolanet | 21 Juni 2015 13:51
- bisa saja mendapatkan hukuman yang lebih berat ketimbang yang telah diterimanya saat ini, yang hanya larangan empat laga untuk .
Ya, berdasarkan laporan dari AS, pihak komite disiplin CONMEBOL telah mengambil pendekatan yang relatif lunak dalam menyikapi kasus Neymar. Menurut AS, kapten Brasil itu bisa saja mendapatkan sanksi larangan bermain dalam 10 pertandingan Brasil dan sanksi empat bulan.
Neymar mendapatkan sanksi karena kedapatan mencekik leher wasit dan mengungkapkan kata-kata pelecehan kepada wasit yang memimpin laga melawan Kolombia. Apa yang dilakukan Neymar itu akhirnya 'hanya' dianggap sebagai perilaku tak sportif, yang setidaknya hanya mendapatkan suspensi dua pertandingan.
Hukuman empat pertandingan itu pun dinilai sangat ringan bila mengingat peraturan yang tercantum dalam kode disiplin CONMEBOL. Apa yang dilakukan Neymar itu diklaim bisa dijatuhi hukuman seperti yang didapatkan Luis Suarez yang menggigit Chiellini di Piala Dunia lalu.
Berikut bunyi pasal yang menyebutkan hal tersebut.
Berdasarkan ketentuan pasal 9.1,terkait melakukan tindakan menyerang kepada ofisial pertandingan dapat diberi sanksi sebagai berikut:
a) Larangan bermain setidaknya dua pertandingan atau untuk jangka waktu yang ditentukan untuk tindakan tidak sportif kepada ofisial pertandingan dengan mempertimbangkan keseriusan pelanggaran.
b) Larangan bermain setidaknya 10 pertandingan atau untuk periode waktu setidaknya empat bulan untuk menghina atau meludahi ofisial pertandingan.
Pihak Brasil sendiri dikabarkan tengah menyiapkan upaya banding untuk skorsing yang diterima Neymar itu.[initial]
(as/dzi)
Ya, berdasarkan laporan dari AS, pihak komite disiplin CONMEBOL telah mengambil pendekatan yang relatif lunak dalam menyikapi kasus Neymar. Menurut AS, kapten Brasil itu bisa saja mendapatkan sanksi larangan bermain dalam 10 pertandingan Brasil dan sanksi empat bulan.
Neymar mendapatkan sanksi karena kedapatan mencekik leher wasit dan mengungkapkan kata-kata pelecehan kepada wasit yang memimpin laga melawan Kolombia. Apa yang dilakukan Neymar itu akhirnya 'hanya' dianggap sebagai perilaku tak sportif, yang setidaknya hanya mendapatkan suspensi dua pertandingan.
Hukuman empat pertandingan itu pun dinilai sangat ringan bila mengingat peraturan yang tercantum dalam kode disiplin CONMEBOL. Apa yang dilakukan Neymar itu diklaim bisa dijatuhi hukuman seperti yang didapatkan Luis Suarez yang menggigit Chiellini di Piala Dunia lalu.
Berikut bunyi pasal yang menyebutkan hal tersebut.
Berdasarkan ketentuan pasal 9.1,terkait melakukan tindakan menyerang kepada ofisial pertandingan dapat diberi sanksi sebagai berikut:
a) Larangan bermain setidaknya dua pertandingan atau untuk jangka waktu yang ditentukan untuk tindakan tidak sportif kepada ofisial pertandingan dengan mempertimbangkan keseriusan pelanggaran.
b) Larangan bermain setidaknya 10 pertandingan atau untuk periode waktu setidaknya empat bulan untuk menghina atau meludahi ofisial pertandingan.
Pihak Brasil sendiri dikabarkan tengah menyiapkan upaya banding untuk skorsing yang diterima Neymar itu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
Piala Dunia 29 Juni 2026, 16:17
-
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
Piala Dunia 29 Juni 2026, 11:34
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














