Dani Alves Mengaku Brasil Bermain 'Barbar' untuk Kalahkan Argentina
Asad Arifin | 4 Juli 2019 08:11
Bola.net - Kapten timnas Brasil, Dani Alves, tidak menampik jika timnya melakukan cara kotor pada laga melawan Argentina. Selain itu, Dani Alves juga mengaku Brasil lebih dinaungi keberuntungan.
Brasil mengalahkan Argentina dengan skor 2-0 pada laga semifinal Copa America 2019, Rabu (3/7/2019) yang lalu. Dua gol Selecao dicetak oleh Gabriel Jesus menit ke-19 dan Roberto Firmino pada menit ke-71.
Hasil tersebut membawa Brasil melaju ke final. Ini adalah final pertama bagi Brasil setelah gagal dalam tujuh tahun terakhir. Brasil akan berjumpa pemenang antara Peru melawan Chile.
"Argentina memiliki banyak pemain yang sangat bagus dan kami harus melakukan cara yang barbar di lini pertahanan dan kami harus selalu bermain bersama," ucap Dani Alves dikutip dari Marca.
"Argentina memiliki beberapa peluang untuk bisa mendapatkan gol, tetapi keberuntungan dan tiang gawang ada di pihak kami," tandas pemain berusia 36 tahun tersebut.
Tercatat, ada dua peluang yang didapat oleh Argentina membentur tiang dan mistar gawang. Kedua peluang diperoleh Sergio Aguero dan Lionel Messi. Lantas, bagaimana respon Dani Alves soal kinerja wasit? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Wasit Lebih Gugup
Tidak kurang dari Lionel Messi dan Lionel Scaloni menyerang wasit yang memimpin laga Brasil melawan Argentina. Messi merasa kesal karena wasit tidak menengok VAR sama sekali meskipun ada beberapa insiden yang dinilai merugikan Argentina.
Begitu juga dengan Scaloni. Sang pelatih kesal. Dia menilai gol kedua Brasil, didahului terjadinya pelanggaran pada Sergio Aguero. Tapi, wasit bergeming dan memilih tidak melihat VAR sama sekali.
"Saya mengerti perasaan Messi karena wasit sebenarnya jauh lebih gugup dari pemain."
"Jika Brasil kalah, kita semua akan kalah. Tapi, jika Argentina yang kalah, sepertinya Lionel Messi sendirian yang kalah," tutup Dani Alves. Bagi Lionel Messi, ini adalah kali kesembilan di gagal bersama timnas Argentina di turnamen besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
-
Roma Jelaskan Alasan Larang Paulo Dybala Hadiri Laga Perpisahan Lionel Messi
Amerika Latin 30 September 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

