Peta Kekuatan, Analisis dan Prediksi Copa America 2019: Grup B
Gia Yuda Pradana | 13 Juni 2019 16:21
Bola.net - Argentina adalah tim tersukses kedua dalam sejarah Copa America. Argentina sudah 14 kali jadi juara, hanya terpaut satu di belakang sang pemegang rekor 15 gelar Uruguay.
Argentina adalah tim paling produktif di kompetisi ini, dengan torehan 455 gol. Di edisi 1942, La Albiceleste juga mencatatkan rekor kemenangan terbesar, yakni 12-0 melawan Ekuador.
Argentina sudah mengemas total 119 kemenangan di kompetisi ini, lebih banyak dibandingkan tim-tim lainnya. Mereka juga baru menelan 39 kekalahan.
Argentina terakhir kali menjuarai Copa America adalah pada edisi 1993 silam. Dalam lima edisi terakhir, Argentina empat kali masuk final namun selalu gagal jadi juara. Meski begitu, Argentina tetap dianggap sebagai salah satu kandidat juara Copa America 2019.
Lionel Messi tak punya banyak waktu tersisa untuk meraih gelar juara bersama Argentina di pentas internasional. Hanya medali emas Olimpiade 2008, juga Piala Dunia U-20 2005, jelas tak cukup buatnya yang diakui sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang sejarah.
Ujian pertama tentu saja fase grup, yang notabene tergolong grup berat. Saingan terberat mereka adalah juara 2001 Kolombia dan pemilik dua titel Paraguay. Tim undangan Qatar diyakini takkan terlalu merepotkan tiga tim di atas.
Scroll terus ke bawah.
Profil Singkat
ARGENTINA
Peringkat FIFA: 11 (per 4 April 2019).
Juara Copa America: 14 (1921, 1925, 1927, 1929, 1937, 1941, 1945, 1946, 1947, 1955, 1957, 1959, 1991, 1993).
Skuat: Franco Armani, Agustin Marchesin, Esteban Andrada; Nicolas Otamendi, Ramiro Funes Mori, Marcos Acuna, Nicolas Tagliafico, German Pezzella, Renzo Saravia, Milton Casco, Juan Foyth; Angel Di Maria, Roberto Pereyra, Giovani Lo Celso, Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Guido Pizarro, Guido Rodriguez; Lionel Messi, Sergio Aguero, Paulo Dybala, Lautaro Martinez, Matias Suarez.
Pelatih: Lionel Scaloni (Argentina).
KOLOMBIA
Peringkat FIFA: 12 (per 4 April 2019).
Juara Copa America: 1 (2001).
Skuat: David Ospina, Camilo Vargas, Alvaro Montero; Cristian Zapata, Stefan Medina, Santiago Arias, William Tesillo, Yerry Mina, Cristian Borja, Jhon Lucumi, Davinson Sanchez; Wilmar Barrios, Edwin Cardona, James Rodriguez, Juan Cuadrado, Mateus Uribe, Jefferson Lerma, Gustavo Cuellar; Duvan Zapata, Radamel Falcao, Luis Diaz, Luis Muriel, Roger Martinez.
Pelatih: Carlos Queiroz (Portugal).
PARAGUAY
Peringkat FIFA: 36 (per 4 April 2019).
Juara Copa America: 2 (1953, 1979).
Skuat: Antony Silva, Junior Fernandez, Alfredo Aguilar; Ivan Piris, Gustavo Gomez, Fabian Balbuena, Bruno Valdez, Santiago Arzamendia, Junior Alonso, Juan Escobar, Ivan Torres; Juan Rodrigo Rojas, Matias Rojas, Celso Ortiz, Hernan Perez, Richard Ortiz, Miguel Almiron; Juan Iturbe, Oscar Cardozo, Derlis Gonzalez, Federico Santandera, Cecilio Dominguez, Oscar Romero.
Pelatih: Eduardo Berizzo (Argentina).
QATAR (TIM UNDANGAN)
Peringkat FIFA: 55 (per 4 April 2019).
Juara Copa America: -
Skuat: Saad Al Sheeb, Yousef Hassan, Mohammed Al-Bakri; Pedro Correa, Abdelkarim Hassan, Al-Mahdi Ali Mukhtar, Tarek Salman, Hamid Ismail, Tameem Al-Muhaza, Bassam Al-Rawi; Abdulaziz Hatem, Assim Madibo, Abdullah Al-Ahrak, Karim Boudiaf, Salem Al-Hajri, Boualem Khoukhi, Ahmed Moein, Ahmed Fatehi, Ali Afif; Ahmed Alaaeldin, Hassan Al-Haydos, Akram Afif, Almoez Ali.
Pelatih: Felix Sanchez (Spanyol).
Jadwal Pertandingan
Jadwal pertandingan Grup B:
- 16-06-2019 05:00 WIB Argentina vs Kolombia
- 17-06-2019 02:00 WIB Paraguay vs Qatar
- 20-06-2019 04:30 WIB Kolombia vs Qatar
- 20-06-2019 07:30 WIB Argentina vs Paraguay
- 24-06-2019 02:00 WIB Qatar vs Argentina
- 24-06-2019 02:00 WIB Kolombia vs Paraguay.
Prediksi
Argentina memiliki salah satu skuat terkuat di Copa America tahun ini. Mereka juga memiliki pemain terbaik pada diri Lionel Messi.
Jika Messi mampu membawa performa hebatnya di Barcelona ke tim nasional, maka Argentina punya peluang bagus untuk melaju sejauh mungkin. Ditunjang pemain-pemain top semacam Angel Di Maria, Sergio Aguero, Nicolas Otamendi hingga Paulo Dybala, itu bukanlah sesuatu yang mustahil.
Pilar-pilar generasi emas Kolombia, yakni Carlos Bacca, Radamel Falcao dan Juan Cuadrado, sekarang sudah semakin berpengalaman. Selain itu, Kolombia juga memiliki salah satu pemain paling kreatif di turnamen pada diri James Rodriguez. Kolombia pun diyakini mampu menjadi pesaing terberat Argentina untuk juara grup.
Paraguay mungkin tak terlalu diunggulkan untuk dua besar. Jadi, sangat penting bagi Paraguay untuk mengalahkan Qatar pada laga pertama mereka. Setelah itu, Paraguay bakal perlu meraih hasil positif melawan Argentina atau Kolombia jika ingin punya kans finis sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.
Sebagai tim undangan, juga melihat kualitas skuatnya, Qatar adalah underdog di grup ini. Namun status itu justru bisa membuat Qatar tampil tanpa beban. Jika mampu tampil hebat seperti ketika mengalahkan Jepang 3-1 di final Piala Asia 2019, Qatar bisa saja menciptakan kejutan di Grup B.
Prediksi dua tim yang lolos otomatis dari Grup B: Argentina dan Kolombia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roma Jelaskan Alasan Larang Paulo Dybala Hadiri Laga Perpisahan Lionel Messi
Amerika Latin 30 September 2026, 13:32
-
Prediksi Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026
Amerika Latin 29 September 2026, 13:18
-
Lionel Messi Beli CD Eldense, Jadi Klub Kedua Miliknya di Spanyol
Liga Spanyol 9 September 2026, 20:16
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Valencia vs Real Madrid 8 November 2026
Liga Spanyol 8 November 2026, 00:15
-
Hasil Arsenal vs Hull City: Gol Martin Odegaard Bawa The Gunners Menang Tipis 1-0
Liga Inggris 7 November 2026, 23:54
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Qatar: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 7 November 2026, 23:51
-
Prediksi Fiorentina vs Juventus 9 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 23:44
-
Hasil Sprint Race MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Juara, Marco Bezzecchi Gagal Finis
Otomotif 7 November 2026, 23:43
-
Prediksi Inter vs Como 9 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 23:15
-
Prediksi Genoa vs AC Milan 8 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 21:44
-
Prediksi Napoli vs Lazio 8 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 21:13
-
Hasil Persija vs Persebaya: Macan Kemayoran Kembali ke Puncak Klasemen!
Bola Indonesia 7 November 2026, 20:54
-
Prediksi Atletico vs Barcelona 9 November 2026
Liga Spanyol 7 November 2026, 20:46
-
Prediksi Man United vs Aston Villa 8 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 20:13
-
Link Nonton Streaming Arsenal vs Hull City 7 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 20:02
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 8 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03


