Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?

Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol dalam laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Bola.net - Lionel Messi telah mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina, tetapi nomor 10 yang identik dengannya tidak akan ikut menghilang dari skuad La Albiceleste. Keinginan untuk memensiunkan nomor keramat tersebut terbentur aturan FIFA mengenai penggunaan nomor punggung dalam kompetisi resmi.

Messi menjadi pemilik nomor 10 Argentina dalam lima Piala Dunia terakhir sejak 2010 hingga 2026. Selama periode tersebut, ia memainkan peran sentral dalam perjalanan Argentina hingga meraih dua Copa America dan Piala Dunia 2022.

Presiden AFA, Claudio Tapia, sebelumnya bahkan memiliki rencana untuk memensiunkan nomor tersebut setelah Messi mengakhiri karier profesionalnya. "Nomor 10 Argentina akan dipensiunkan ketika Messi mengakhiri karier profesionalnya," kata Tapia pada 2024 melalui Marca.

Namun, rencana tersebut tidak mudah diwujudkan karena FIFA memiliki ketentuan berbeda untuk turnamen resmi. Aturan itu membuat Argentina harus kembali menggunakan nomor 10 ketika tampil di kompetisi seperti Copa America dan Piala Dunia.

Aturan FIFA Membuat Nomor 10 Tetap Dipakai

FIFA mewajibkan tim nasional menggunakan nomor punggung secara berurutan sesuai jumlah pemain dalam daftar skuad. Pada Piala Dunia 2026 dengan 26 pemain, misalnya, nomor yang dapat digunakan adalah 1 hingga 26.

Ketentuan tersebut berlaku untuk kompetisi resmi yang berada di bawah naungan FIFA. Argentina masih dapat mengosongkan nomor 10 ketika menjalani pertandingan persahabatan, tetapi situasinya berbeda saat tampil dalam turnamen resmi.

AFA sebelumnya pernah menghadapi persoalan serupa ketika ingin memensiunkan nomor 10 milik Diego Maradona. Pada 2001, federasi Argentina menyetujui rencana tersebut, tetapi FIFA kemudian menolaknya sehingga Ariel Ortega memakai nomor ikonik itu pada Piala Dunia 2002.

Nomor 10 Punya Sejarah Panjang

Kasus Maradona menjadi preseden kuat bahwa Argentina sulit mempertahankan nomor 10 tanpa pemilik di kompetisi resmi. FIFA juga pernah menolak keinginan Belanda untuk memensiunkan nomor 14 milik legenda mereka, Johan Cruyff.

Di level klub, praktik memensiunkan nomor punggung jauh lebih umum. Napoli memensiunkan nomor 10 Maradona, sementara AC Milan menjaga nomor 3 untuk Paolo Maldini dan Ajax tidak lagi menggunakan nomor 14 milik Cruyff.

Menariknya, keputusan FIFA pada era Maradona justru membuka jalan bagi Messi untuk melanjutkan warisan nomor 10 Argentina. Messi kemudian memenangkan Piala Dunia 2022, menyamai pencapaian Maradona yang mengantarkan Argentina menjadi juara dunia pada 1986.

Nico Paz Calon Pewaris Nomor 10

Kini pertanyaan berikutnya adalah siapa yang akan mengenakan nomor 10 setelah Messi. Lautaro Martinez dan Alexis Mac Allister memiliki pengalaman menggunakan nomor tersebut di level klub, sementara Julian Alvarez dan Enzo Fernandez juga berpotensi mengambil tanggung jawab besar dalam generasi baru Argentina.

Franco Mastantuono menjadi pemain terakhir selain Messi yang memakai nomor 10 Argentina pada September 2025. Akan tetapi, performanya kemudian menurun dan ia bahkan tidak masuk skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026.

Nico Paz kini menjadi kandidat paling kuat untuk meneruskan nomor tersebut berdasarkan materi yang ada. Gelandang serang Como berusia 21 tahun itu memiliki karakter sebagai pemain kreatif berkaki kiri yang mengingatkan pada tradisi playmaker Argentina.

Jika Paz benar-benar mewarisi nomor 10, ia tidak hanya akan menghadapi tuntutan menggantikan Messi. Pemain muda tersebut juga harus memikul warisan Maradona, dua legenda yang telah membuat nomor tersebut memiliki arti luar biasa bagi sepak bola Argentina.

Sumber: Sports Illustrated