Review AFC: Semen Padang Bekuk Churchill Brothers
Editor Bolanet | 1 Mei 2013 17:41
- Asa Semen Padang untuk mengalahkan tamu mereka, Churchill Brothers, menjadi kenyataan. Dalam laga yang dihelat di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (01/5), Kabau Sirah sukses menaklukkan tamu mereka dengan skor 3-1.
Di pertandingan ini, Semen Padang, yang menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua mereka, langsung merangsek pertahanan tim tamu begitu laga dimulai. Melalui duet Titus Bonai dan Edward Wilson Junior, anak asuh Jafri Sastra ini menebar ancaman ke lini pertahanan Red Machine, julukan Churchill SC.
Terus memberikan tekanan, Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-23. Aksi individu Edu -sapaan karib Edward Wilson Junior- tak bisa dihentikan barisan belakang tim tamu. Tanpa kesulitan, Edu menceploskan bola ke gawang Churchill dan membawa keunggulan bagi Semen Padang.
Semen Padang memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan mereka. Sayang, tendangan keras nan terarah M. Rizal dari luar kotak penalti, di menit ke-40, masih bisa ditangkap dengan baik oleh Lalit. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Semen Padang.
Di babak kedua, penggawa Semen Padang langsung menggebrak begitu wasit Jameel Juma AbdulHusain Mohamed memulai laga. Serbuan ini membuat kelabakan para penggawa Churchill SC. Dalam sebuah skema serangan, Edu diganjal salah seorang penggawa tim tamu di dekat kotak penalti. Wasit mengeluarkan kartu merah bagi pemain Churchill tersebut dan memberi hadiah tendangan bebas bagi Semen Padang.
Tibo, yang dipercaya menjadi eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bola sepakannya meluncur deras tanpa bisa diantisipasi kiper tim tamu.
Unggul dua gol, para penggawa Semen Padang tak mengendurkan serangan. Namun dari sini petaka dimulai. Salah seorang penggawa Churchill Brothers, Bineesh Balan, yang lolos dari kawalan lini belakang Semen Padang, sukses mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan mereka.
Mampu mencetak satu gol, para penggawa tim tamu kian garang. Mereka menaikkan tempo permainan dan mengambil alih inisiatif permainan untuk mengurung pertahanan Semen Padang.
Sayangnya, asa Churchill untuk menyamakan kedudukan kian mengecil di menit 56. Kali ini Edu menggandakan pundi-pundi golnya melalui sepakan keras yang menjebol gawang Churchill Brothers.
Mampu kembali menjauh dari kejaran Churchill, Semen Padang terus tampil ofensif. Beberapa kali peluang mereka dapatkan. Sayang, kiper tim tamu tampil cemerlang dan mampu mengantisipasi gelombang serangan penggawa Kabau Sirah.
Sampai laga jelang usai, kedua tim terus memperagakan permainan ofensif yang rancak. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
Di pertandingan ini, Semen Padang, yang menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua mereka, langsung merangsek pertahanan tim tamu begitu laga dimulai. Melalui duet Titus Bonai dan Edward Wilson Junior, anak asuh Jafri Sastra ini menebar ancaman ke lini pertahanan Red Machine, julukan Churchill SC.
Terus memberikan tekanan, Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-23. Aksi individu Edu -sapaan karib Edward Wilson Junior- tak bisa dihentikan barisan belakang tim tamu. Tanpa kesulitan, Edu menceploskan bola ke gawang Churchill dan membawa keunggulan bagi Semen Padang.
Semen Padang memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan mereka. Sayang, tendangan keras nan terarah M. Rizal dari luar kotak penalti, di menit ke-40, masih bisa ditangkap dengan baik oleh Lalit. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Semen Padang.
Di babak kedua, penggawa Semen Padang langsung menggebrak begitu wasit Jameel Juma AbdulHusain Mohamed memulai laga. Serbuan ini membuat kelabakan para penggawa Churchill SC. Dalam sebuah skema serangan, Edu diganjal salah seorang penggawa tim tamu di dekat kotak penalti. Wasit mengeluarkan kartu merah bagi pemain Churchill tersebut dan memberi hadiah tendangan bebas bagi Semen Padang.
Tibo, yang dipercaya menjadi eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bola sepakannya meluncur deras tanpa bisa diantisipasi kiper tim tamu.
Unggul dua gol, para penggawa Semen Padang tak mengendurkan serangan. Namun dari sini petaka dimulai. Salah seorang penggawa Churchill Brothers, Bineesh Balan, yang lolos dari kawalan lini belakang Semen Padang, sukses mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan mereka.
Mampu mencetak satu gol, para penggawa tim tamu kian garang. Mereka menaikkan tempo permainan dan mengambil alih inisiatif permainan untuk mengurung pertahanan Semen Padang.
Sayangnya, asa Churchill untuk menyamakan kedudukan kian mengecil di menit 56. Kali ini Edu menggandakan pundi-pundi golnya melalui sepakan keras yang menjebol gawang Churchill Brothers.
Mampu kembali menjauh dari kejaran Churchill, Semen Padang terus tampil ofensif. Beberapa kali peluang mereka dapatkan. Sayang, kiper tim tamu tampil cemerlang dan mampu mengantisipasi gelombang serangan penggawa Kabau Sirah.
Sampai laga jelang usai, kedua tim terus memperagakan permainan ofensif yang rancak. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



