Aspac Tantang Pelita Jaya di Final NBL Indonesia
Editor Bolanet | 24 Mei 2013 21:15
- Dell Aspac Jakarta akhirnya memastikan diri merebut tiket puncak Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Championship Series, menyusul kemenangan atas Garuda Kukar Bandung dalam laga semifinal kedua di GOR UNY Jogjakarta, Jumat (24/5).
Aspac bakal bersua Pelita Jaya Energi-MP Jakarta dalam Grand Final yang dilangsungkan Minggu (26/5). Laga puncak ini menurut rencana akan disiarkan secara live oleh TVRI mulai pukul 20.00 WIB.
Tiket lolos itu tidak didapat dengan mudah. Garuda melakukan perlawanan sampai menit-menit akhir. Aspac memulai kuarter pertama dengan meyakinkan. Unggul 5-0 di menit-menit awal, Aspac menutup kuarter pertama dengan skor 14-6. Pertahanan ketat Aspac memaksa Garuda hanya mampu melepaskan 10 tembakan, sementara Aspac 20.
Garuda mulai memberi perlawanan di kuarter kedua. Dua rookie Garuda, Surliyadin dan Diftha Pratama menyulitkan pertahanan Aspac. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak lima poin untuk menjaga raihan Garuda. Aspac masih unggul 28-21.
Tembakan tiga angka dari Diftha akhirnya membawa Garuda unggul untuk pertama kali 32-31. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, Andakara Prastawa Dhyaksa segera membalas, dan kejar-mengejar angkapun dimulai.
Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 51-50. Garuda unggul satu angka. Sebuah tembakan dua angka dari Christ Gideon langsung dibalas tembakan tiga angka oleh Xaverius Prawiro, dan langsung membawa laga ke kedudukan 53 sama.
Tembakan tiga angka yang kembali dilepaskan oleh Xaverius akhirnya menjadi momentum kebangkitan Aspac. Xaverius dan kawan-kawan tak lagi terkejar. Xaverius sendiri mencetak 15 poin, satu poin di bawah Prastawa yang menjadi pencetak angka terbanyak.
”Anak-anak langsung pegang kendali permainan sejak kuarter awal. Berbeda dengan game sebelumnya, kali ini anak-anak bisa melepas tekanan. Itulah yang mengantarkan kemenangan kami,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Aspac.
Surliyadin dan Diftha menjadi pencetak angka terbanyak Garuda, masing-masing dengan 12 poin. Garuda akan menghadapi Stadium Jakarta pada laga perebutan tempat ketiga yang juga berlangsung Minggu (26/5).
”Konsentrasi anak-anak pecah, sehingga tidak menjalankan strategi dengan baik. Namun saya salut dengan perjuangan anak-anak, terutama setelah half time. Buktinya, kami mampu menyusul dan menempel ketat lawan,” ujar A.F. Rinaldo, head coach Garuda. (nbl/kny)
Aspac bakal bersua Pelita Jaya Energi-MP Jakarta dalam Grand Final yang dilangsungkan Minggu (26/5). Laga puncak ini menurut rencana akan disiarkan secara live oleh TVRI mulai pukul 20.00 WIB.
Tiket lolos itu tidak didapat dengan mudah. Garuda melakukan perlawanan sampai menit-menit akhir. Aspac memulai kuarter pertama dengan meyakinkan. Unggul 5-0 di menit-menit awal, Aspac menutup kuarter pertama dengan skor 14-6. Pertahanan ketat Aspac memaksa Garuda hanya mampu melepaskan 10 tembakan, sementara Aspac 20.
Garuda mulai memberi perlawanan di kuarter kedua. Dua rookie Garuda, Surliyadin dan Diftha Pratama menyulitkan pertahanan Aspac. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak lima poin untuk menjaga raihan Garuda. Aspac masih unggul 28-21.
Tembakan tiga angka dari Diftha akhirnya membawa Garuda unggul untuk pertama kali 32-31. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, Andakara Prastawa Dhyaksa segera membalas, dan kejar-mengejar angkapun dimulai.
Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 51-50. Garuda unggul satu angka. Sebuah tembakan dua angka dari Christ Gideon langsung dibalas tembakan tiga angka oleh Xaverius Prawiro, dan langsung membawa laga ke kedudukan 53 sama.
Tembakan tiga angka yang kembali dilepaskan oleh Xaverius akhirnya menjadi momentum kebangkitan Aspac. Xaverius dan kawan-kawan tak lagi terkejar. Xaverius sendiri mencetak 15 poin, satu poin di bawah Prastawa yang menjadi pencetak angka terbanyak.
”Anak-anak langsung pegang kendali permainan sejak kuarter awal. Berbeda dengan game sebelumnya, kali ini anak-anak bisa melepas tekanan. Itulah yang mengantarkan kemenangan kami,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Aspac.
Surliyadin dan Diftha menjadi pencetak angka terbanyak Garuda, masing-masing dengan 12 poin. Garuda akan menghadapi Stadium Jakarta pada laga perebutan tempat ketiga yang juga berlangsung Minggu (26/5).
”Konsentrasi anak-anak pecah, sehingga tidak menjalankan strategi dengan baik. Namun saya salut dengan perjuangan anak-anak, terutama setelah half time. Buktinya, kami mampu menyusul dan menempel ketat lawan,” ujar A.F. Rinaldo, head coach Garuda. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







