Bimasakti Malang Manfaatkan Buruknya Akurasi BSC Jakarta
Editor Bolanet | 2 April 2012 21:00
- Bimasakti Nikko Steel Malang yang diperkuat oleh pencetak angka terbanyak di NBL Indonesia saat ini, Yanuar Priasmoro terlalu tangguh bagi Comfort Mobile BSC Jakarta. Dengan field goals mencapai 43 persen, Bimasakti menekuk BSC 65-26.
Laga sama kuat berlangsung di kuarter pertama. Richardo Uneputty yang terkenal memiliki kecepatan tinggi dalam membawa bola berhasil beberapa kali mengecoh para pemain Bimasakti. Namun demikian, posisi rekan-rekan Uneputty tidak begitu baik untuk mencetak angka. Uneputty meraih dua angka dan satu assist untuk menyamakan kedudukan dengan Bimasakti, 11 sama.
Pola permainan BSC yang sangat mengandalkan kecepatan point guard mereka mulai terbaca oleh Bimasakti. Laju bola-bola menuju pemain BSC terbaca mudah setelah Uneputty kehabisan langkah dan harus melakukan passing.
Tangguh saat bertahan, Bimasakti mulai mendominasi ketika menyerang. Yanuar yang hanya mencetak dua angka di kuarter pertama mulai memperlihatkan dominasinya. Duo bigman BSC, Rendra Rudini dan Gabriel Sitaniapesy tidak berhasil menghadang agresi Yanuar. Yanuar menambah delapan angka bagi timnya pada total 23 poin di kuarter kedua.
Mampu meminimalisasi kesalahan turn over, BSC terbentur akurasi. Tim asuhan Coach ini hanya berhasil mencetak tiga angka di kuarter kedua dan enam angka di kuarter ketiga. Bimasakti sendiri mampu memenangkan permainan cepat dan adu kuat di bawah ring. Bimasakti unggul 29 angka di akhir kuarter ketiga, 49-20.
Dengan total jumlah tembakan mencapai 68 kali, BSC justru kalah dari Bimasakti yang hanya mempunyai 58 peluang. Akurasi tembakan menjadi kunci kemenangan Bimasakti, selain tentu saja koordinasi permainan yang lebih baik. Yanuar kembali menjadi pencetak angka terbanyak bagi Bimasakti dengan 17 poin. Bigman BSC, Gabriel mencetak enam angka, terbanyak bagi timnya. (nbl/kny)
Laga sama kuat berlangsung di kuarter pertama. Richardo Uneputty yang terkenal memiliki kecepatan tinggi dalam membawa bola berhasil beberapa kali mengecoh para pemain Bimasakti. Namun demikian, posisi rekan-rekan Uneputty tidak begitu baik untuk mencetak angka. Uneputty meraih dua angka dan satu assist untuk menyamakan kedudukan dengan Bimasakti, 11 sama.
Pola permainan BSC yang sangat mengandalkan kecepatan point guard mereka mulai terbaca oleh Bimasakti. Laju bola-bola menuju pemain BSC terbaca mudah setelah Uneputty kehabisan langkah dan harus melakukan passing.
Tangguh saat bertahan, Bimasakti mulai mendominasi ketika menyerang. Yanuar yang hanya mencetak dua angka di kuarter pertama mulai memperlihatkan dominasinya. Duo bigman BSC, Rendra Rudini dan Gabriel Sitaniapesy tidak berhasil menghadang agresi Yanuar. Yanuar menambah delapan angka bagi timnya pada total 23 poin di kuarter kedua.
Mampu meminimalisasi kesalahan turn over, BSC terbentur akurasi. Tim asuhan Coach ini hanya berhasil mencetak tiga angka di kuarter kedua dan enam angka di kuarter ketiga. Bimasakti sendiri mampu memenangkan permainan cepat dan adu kuat di bawah ring. Bimasakti unggul 29 angka di akhir kuarter ketiga, 49-20.
Dengan total jumlah tembakan mencapai 68 kali, BSC justru kalah dari Bimasakti yang hanya mempunyai 58 peluang. Akurasi tembakan menjadi kunci kemenangan Bimasakti, selain tentu saja koordinasi permainan yang lebih baik. Yanuar kembali menjadi pencetak angka terbanyak bagi Bimasakti dengan 17 poin. Bigman BSC, Gabriel mencetak enam angka, terbanyak bagi timnya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kokopi Malang: Kedai Kopi Markas Mahasiswa yang Tumbuh Berkat KUR BRI
News 27 Juni 2026, 20:37
-
Ousmane Dembele Tak Puas Meski Cetak Hattrick saat Prancis Hajar Norwegia
Piala Dunia 27 Juni 2026, 17:04
-
Lionel Messi Mulai dari Bangku Cadangan saat Argentina Lawan Yordania
Piala Dunia 27 Juni 2026, 16:02
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












