Catryn Clorissa Buat Sritex Tundukkan Tomang Sakti
Editor Bolanet | 29 November 2012 18:10
- Kejutan besar mewarnai hari kedua Speedy Women’s National Basketball League (WNBL) seri I Bandung.Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta yang berstatus runner-up WNBL Indonesia musim lalu harus menelan pil pahit kekalahan pada laga perdana di seri pembuka musim ini. Mereka dipaksa tunduk 51-84 oleh Sritex Dragons Pertamina Solo di GOR C-Tra Arena, Kamis (29/11).
Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta mengulang kejadian pahit di awal musim lalu. Pada pertandingan pertama mereka musim ini, Tomang Sakti kalah dari Sritex Dragons Pertamina Solo. Padahal, musim lalu Tomang Sakti selalu menang melawan Sritex Dragons.
Absennya point guard senior Tomang Sakti, Wulan Ayu Ningrum disinyalir sebagai penyebab kekalahan ini. Tidak hadirnya Wulan memberi pengaruh yang cukup besar pada serangan-serangan Tomang Sakti. Meskipun membukukan rata-rata 40 persen pada field goals, Tomang Sakti kesulitan menembus pertahanan Sritex Dragons yang digalang oleh Maharani Adhipuspitasari.
Pada sisi Sritex Dragons, sadar akan sulit menembus langsung melalui penetrasi, anak asuh Coach Wempi Wiyanto banyak melepaskan tembakan-tembakan dari luar key hole. Hasilnya ternyata sangat efektif. Sritex Dragons memasukan 58 persen dar 12 tembakan yang dilepaskan. Kuarter pertama berakhir dengan kedudukan 22-14 untuk keunggulan Sritex Dragons.
Seperti halnya di kuarter pertama, pada kuarter kedua Tomang Sakti masih tetap mengandalkan duet Jacklien Ibo dan Fanny Kalumata. Fanny mencetak total 11 poin dan Jacklien 14 poin hingga akhir kuarter kedua. Namun sayang, pemain lain Tomang Sakti tidak memberikan kontribusi yang seimbang. Dari total 28 poin Tomang Sakti hingga akhir kuarter kedua, 25 poin berasal dari Fanny dan Jacklien.
Hal sebaliknya terjadi pada Sritex Dragons. Meskipun menumpukan serangan pada Maharani, Sritex Dragons juga menambah senjata melalui tembakan-tembakan Tania Rasidi, Yenny Rianto, juga terobosan-terobosan Catryn Clorissa. Sritex Dragons produktif dengan 47 poin di akhir kuarter kedua.
Meskipun terbukti sulit, Tomang Sakti masih terus mengandalkan Jacklien dan Fanny sebagai pengumpul angka utama. Hal ini justru mempermudah Sritex Dragons dalam bertahan. Di kuarter ketiga, Jacklien tidak mencetak angka sementara Fanny hanya empat poin.
Catryn Clorissa semakin subur di kuarter ketiga. Demikian pula point guard lincah Marjorice Singgih. Dengan performa Maharani yang juga terjaga konsistensinya, Sritex Dragons bermain ringan tetapi tetap cepat. Sritex Dragons unggul jauh 69-40 di akhir kuarter tiga.
Walau agak terlambat, Tomang Sakti mencoba peruntungan tembakan jauh melalui guard mereka, Sarce Buaim. Hasilnya tidak efektif. Sarce hanya memasukan satu kali tembakan tiga angka dari enam kali percobaan. Jacklien dan Fanny sendiri sudah tidak lagi menambah angka.
Dari kubu Sritex Dragons, Catryn bermain luar biasa dengan mencetak double-double, 22 poin dan 11 rebound. Catryn juga mencuri lima bola. Maharani mencetak 20 rebound untuk menjadi pencetak angka terbanyak bagi Sritex Dragons.
”Ini adalah laga pertama bagi anak-anak. Jadi, mereka butuh adaptasi dulu,” ujar Raoul Miguel Hadianti, pelatih Tomang Sakti. ”Kompetisi masih cukup panjang, banyak hal yang bisa kita benahi ke depannya,” ujar pelatih yang akrab disapa Ebos ini. (wnbl/kny)
Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta mengulang kejadian pahit di awal musim lalu. Pada pertandingan pertama mereka musim ini, Tomang Sakti kalah dari Sritex Dragons Pertamina Solo. Padahal, musim lalu Tomang Sakti selalu menang melawan Sritex Dragons.
Absennya point guard senior Tomang Sakti, Wulan Ayu Ningrum disinyalir sebagai penyebab kekalahan ini. Tidak hadirnya Wulan memberi pengaruh yang cukup besar pada serangan-serangan Tomang Sakti. Meskipun membukukan rata-rata 40 persen pada field goals, Tomang Sakti kesulitan menembus pertahanan Sritex Dragons yang digalang oleh Maharani Adhipuspitasari.
Pada sisi Sritex Dragons, sadar akan sulit menembus langsung melalui penetrasi, anak asuh Coach Wempi Wiyanto banyak melepaskan tembakan-tembakan dari luar key hole. Hasilnya ternyata sangat efektif. Sritex Dragons memasukan 58 persen dar 12 tembakan yang dilepaskan. Kuarter pertama berakhir dengan kedudukan 22-14 untuk keunggulan Sritex Dragons.
Seperti halnya di kuarter pertama, pada kuarter kedua Tomang Sakti masih tetap mengandalkan duet Jacklien Ibo dan Fanny Kalumata. Fanny mencetak total 11 poin dan Jacklien 14 poin hingga akhir kuarter kedua. Namun sayang, pemain lain Tomang Sakti tidak memberikan kontribusi yang seimbang. Dari total 28 poin Tomang Sakti hingga akhir kuarter kedua, 25 poin berasal dari Fanny dan Jacklien.
Hal sebaliknya terjadi pada Sritex Dragons. Meskipun menumpukan serangan pada Maharani, Sritex Dragons juga menambah senjata melalui tembakan-tembakan Tania Rasidi, Yenny Rianto, juga terobosan-terobosan Catryn Clorissa. Sritex Dragons produktif dengan 47 poin di akhir kuarter kedua.
Meskipun terbukti sulit, Tomang Sakti masih terus mengandalkan Jacklien dan Fanny sebagai pengumpul angka utama. Hal ini justru mempermudah Sritex Dragons dalam bertahan. Di kuarter ketiga, Jacklien tidak mencetak angka sementara Fanny hanya empat poin.
Catryn Clorissa semakin subur di kuarter ketiga. Demikian pula point guard lincah Marjorice Singgih. Dengan performa Maharani yang juga terjaga konsistensinya, Sritex Dragons bermain ringan tetapi tetap cepat. Sritex Dragons unggul jauh 69-40 di akhir kuarter tiga.
Walau agak terlambat, Tomang Sakti mencoba peruntungan tembakan jauh melalui guard mereka, Sarce Buaim. Hasilnya tidak efektif. Sarce hanya memasukan satu kali tembakan tiga angka dari enam kali percobaan. Jacklien dan Fanny sendiri sudah tidak lagi menambah angka.
Dari kubu Sritex Dragons, Catryn bermain luar biasa dengan mencetak double-double, 22 poin dan 11 rebound. Catryn juga mencuri lima bola. Maharani mencetak 20 rebound untuk menjadi pencetak angka terbanyak bagi Sritex Dragons.
”Ini adalah laga pertama bagi anak-anak. Jadi, mereka butuh adaptasi dulu,” ujar Raoul Miguel Hadianti, pelatih Tomang Sakti. ”Kompetisi masih cukup panjang, banyak hal yang bisa kita benahi ke depannya,” ujar pelatih yang akrab disapa Ebos ini. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








