CLS Knights Beri Pelajaran Timnas Basket U-18
Editor Bolanet | 10 Agustus 2012 21:15
- Pelajaran berharga diraih Timnas Basket Indonesia U-18 dari CLS Knights Surabaya. Dalam uji coba di DBL Arena Surabaya, Jumat (10/8) mereka takluk 36-69.
Start mulus sebenarnya dilakukan Timnas proyeksi FIBA U-18 Cup di Ulan Bator, Mongolia ini. Mereka unggul terlebih dahulu melalui lay up shoot Andrian Ardiansah. Namun itu tembakan tiga angka dari Tony Agus membuat mental mereka seperti runtuh. CLS yang lagsung menurunkan Dimaz Muharri dan Rachmad Febri Utomo sebagai starter kian tak terbendung. Skor 18-4 untuk CLS menutup jalannya kuarter pertama ini.
Rotasi dilakukan pelatih anyar CLS, Edward Vergire pada kuarter berikutnya. Pelatih asal Thailand ini memasukkan Andrie Ekayana, Agustinus Indrajaya dan Wijaya Saputra. Ketiganya seolah menjadi tembok kokoh defense CLS. Timnas U-18 masih saja belum bisa bangkit. Skor kuarter ini pun berakhir 32-11, tetap untuk CLS.
Asa tim asuhan Nathanial Canson untuk bangkit sempat muncul di kuarter ketiga. Tembakan tiga angka Yeerikho Christopher menjadi pemicunya. Akan tetapi, CLS kembali memasukkan Indrajaya dan mematahkan kembali semangat Timnas. CLS Tetap unggul di kuarter ini, 58-22.
Skor 69-36 akhirnya menyudahi uji coba ini. Kekalahan pertama dari empat uji coba di Ramadan ini cukup telak bagi Timnas U-18. Padahal mereka baru mengalahkan tim profesional lainnya, Pacific Caesar pada laga sebelumnya. Tapi bagi Coach Nath, ini adalah pelajaran besar sebelum anak asuhnya berangkat ke Mongolia pada 14 Agustus. Gelaran FIBA U-18 di Ulan Bator akan dihelat pada tanggal 17-26 Agustus mendatang. (fjr/kny)
Start mulus sebenarnya dilakukan Timnas proyeksi FIBA U-18 Cup di Ulan Bator, Mongolia ini. Mereka unggul terlebih dahulu melalui lay up shoot Andrian Ardiansah. Namun itu tembakan tiga angka dari Tony Agus membuat mental mereka seperti runtuh. CLS yang lagsung menurunkan Dimaz Muharri dan Rachmad Febri Utomo sebagai starter kian tak terbendung. Skor 18-4 untuk CLS menutup jalannya kuarter pertama ini.
Rotasi dilakukan pelatih anyar CLS, Edward Vergire pada kuarter berikutnya. Pelatih asal Thailand ini memasukkan Andrie Ekayana, Agustinus Indrajaya dan Wijaya Saputra. Ketiganya seolah menjadi tembok kokoh defense CLS. Timnas U-18 masih saja belum bisa bangkit. Skor kuarter ini pun berakhir 32-11, tetap untuk CLS.
Asa tim asuhan Nathanial Canson untuk bangkit sempat muncul di kuarter ketiga. Tembakan tiga angka Yeerikho Christopher menjadi pemicunya. Akan tetapi, CLS kembali memasukkan Indrajaya dan mematahkan kembali semangat Timnas. CLS Tetap unggul di kuarter ini, 58-22.
Skor 69-36 akhirnya menyudahi uji coba ini. Kekalahan pertama dari empat uji coba di Ramadan ini cukup telak bagi Timnas U-18. Padahal mereka baru mengalahkan tim profesional lainnya, Pacific Caesar pada laga sebelumnya. Tapi bagi Coach Nath, ini adalah pelajaran besar sebelum anak asuhnya berangkat ke Mongolia pada 14 Agustus. Gelaran FIBA U-18 di Ulan Bator akan dihelat pada tanggal 17-26 Agustus mendatang. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















