Diftha Pratama Antar Garuda Tumbangkan CLS Knights
Editor Bolanet | 27 September 2013 21:30
- Garuda Kukar Bandung menutup pertandingan di Grup B Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Preseason Tournament 2013 dengan manis. Pasukan Antonius Ferry Rinaldo tersebut tampil gemilang dengan mengalahkan juara grup, CLS Knights Surabaya dengan skor akhir 69-55.
Tanda-tanda Garuda bakal dominan sudah terlihat sejak awal. Tampil perkasa, Garuda bahkan sempat unggul lima poin atas CLS Knights. Namun CLS mampu memperkecil selisih angka. Tembakan Tony Agus di sisa dua detik kuarter pertama, masih belum mampu menyamakan kedudukan CLS. Mereka pun tertinggal 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kondisi ini berlanjut pada kuarter kedua. Garuda makin merajalela dengan mencetak 17 poin sepanjang kuarter. Sementara, CLS hanya bisa mencetak 12 poin. Fadlan Minallah kemudian menutup kuarter kedua lewat tembakan dua poin hasil dari offensive rebound tepat saat buzzer. Skor tetap unggul Garuda 31-25 di kuarter kedua.
Pola permainan di kuarter ketiga berjalan cukup seru. Garuda dan CLS kerap menambah poin dengan tembakan three point. Selama kuarter ketiga, Garuda masih unggul dengan perolehan 50-39.
Memasuki kuarter akhir, rotasi pemain yang minim membuat CLS mulai kehilangan fokus. Beberapa turnover dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda. Hasilnya, Garuda berhasil memenangkan pertarungan sengit dengan CLS Knights Surabaya.
Penyumbang poin terbanyak dalam game ini ialah Diftha Pratama, shooting guard Garuda yang membukukan 21 poin atau 30 persen dari perolehan poin timnya. “Hari ini saya mencoba bermain lepas karena sudah tidak ada beban lolos ke semifinal. Sampai sekarang, performa saya sendiri masih belum stabil,” ungkap Diftha.
Sementara itu, menanggapi kekalahan timnya, Andre Yuwadi asisten pelatih CLS mengatakan bahwa ia mengakui permainan Garuda di laga kali ini cukup baik. Menanggapi rotasi pemain yang tidak dilakukan timnya, Andre mengaku semua keputusan tersebut berada di tangan Kim Dong-wong atau Mr Kim selaku head coach CLS Knights.
“Mr Kim pasti punya pemikiran sendiri. Harus saya akui ia lebih banyak nyoba-nyoba pemain sampai menemukan yang cocok,” ungkap Andre. (nbl/kny)
Tanda-tanda Garuda bakal dominan sudah terlihat sejak awal. Tampil perkasa, Garuda bahkan sempat unggul lima poin atas CLS Knights. Namun CLS mampu memperkecil selisih angka. Tembakan Tony Agus di sisa dua detik kuarter pertama, masih belum mampu menyamakan kedudukan CLS. Mereka pun tertinggal 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kondisi ini berlanjut pada kuarter kedua. Garuda makin merajalela dengan mencetak 17 poin sepanjang kuarter. Sementara, CLS hanya bisa mencetak 12 poin. Fadlan Minallah kemudian menutup kuarter kedua lewat tembakan dua poin hasil dari offensive rebound tepat saat buzzer. Skor tetap unggul Garuda 31-25 di kuarter kedua.
Pola permainan di kuarter ketiga berjalan cukup seru. Garuda dan CLS kerap menambah poin dengan tembakan three point. Selama kuarter ketiga, Garuda masih unggul dengan perolehan 50-39.
Memasuki kuarter akhir, rotasi pemain yang minim membuat CLS mulai kehilangan fokus. Beberapa turnover dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda. Hasilnya, Garuda berhasil memenangkan pertarungan sengit dengan CLS Knights Surabaya.
Penyumbang poin terbanyak dalam game ini ialah Diftha Pratama, shooting guard Garuda yang membukukan 21 poin atau 30 persen dari perolehan poin timnya. “Hari ini saya mencoba bermain lepas karena sudah tidak ada beban lolos ke semifinal. Sampai sekarang, performa saya sendiri masih belum stabil,” ungkap Diftha.
Sementara itu, menanggapi kekalahan timnya, Andre Yuwadi asisten pelatih CLS mengatakan bahwa ia mengakui permainan Garuda di laga kali ini cukup baik. Menanggapi rotasi pemain yang tidak dilakukan timnya, Andre mengaku semua keputusan tersebut berada di tangan Kim Dong-wong atau Mr Kim selaku head coach CLS Knights.
“Mr Kim pasti punya pemikiran sendiri. Harus saya akui ia lebih banyak nyoba-nyoba pemain sampai menemukan yang cocok,” ungkap Andre. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








