Dominan Sejak Awal, Aspac Bekuk NSH GMC
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 20:10
- Tidak ada keraguan di mata para pemain Dell Aspac Jakarta ketika memasuki lapangan pertandingan. Laga kontra NSH GMC Riau diyakini bakal Aspac kuasai. Dengan determinasi tinggi, Aspac menang meyakinkan 93-44.
Aspac langsung dominan sejak awal. Bermain dengan starter utama, Aspac tidak memberikan nafas bagi NSH GMC. Andakara Prastawa Dhyaksa yang masuk menggantikan Mario Gerungan, menambah tekanan NSH GMC. Melepaskan lima tembakan tiga angka, Prastawa memasukkan tiga di antaranya. Kondisi NSH GMC semakin sulit ketika tembakan-tembakan Xaverius Prawiro dan Pringgo Regowo juga dengan mudahnya menemui sasaran. Di kuarter pertama, Aspac dominan dengan keunggulan 34-12.
NSH GMC yang sadar memiliki kekuatan di bawah Aspac memanfaatkan potensi bigman-nya dengan maksimal. Ryan Febriyan dan Max Yanto selalu menjadi tujuan akhir bola sebelum dieksekusi. Dampaknya signifikan. Max berhasil mencetak enam angka dan Ryan lima angka di kuarter kedua. Total, NSH GMC menambah 15 poin. Walau tentu saja Aspac masih lebih banyak dengan tambahan 20 poin. Kombinasi Muhammad Irman dan Rizky Efendi menghasilkan 14 poin di antaranya.
Perlawanan ketat diberikan oleh NSH GMC terhadap Aspac yang mulai menurunkan para pemain mudanya. Prastawa yang tidak bermain di kuarter kedua kembali sangar di kuarter ketiga dengan menambah lima poin lagi. Laga memang berjalan ketat, tetapi Aspac tetap unggul 19-16 dan mempertahankan keunggulan keseluruhan 71-43.
Celah NSH GMC untuk menambah angka dari tembakan di lapangan benar-benar tertutup di kuarter terakhir. NSH GMC hanya berhasil menambah satu angka buah dari tembakan bebas Andi Amier. Sementara itu Aspac melaju dengan tambahan 22 poin.
Total 24 poin Prastawa menjadikannya pengumpul angka terbanyak di laga ini. Forward Pringgo Regowo juga ganas dengan mencetak 15 poin dan 17 rebound, mencatatkan double-double ke-20-nya sepanjang karir di NBL Indonesia. (nbl/kny)
Aspac langsung dominan sejak awal. Bermain dengan starter utama, Aspac tidak memberikan nafas bagi NSH GMC. Andakara Prastawa Dhyaksa yang masuk menggantikan Mario Gerungan, menambah tekanan NSH GMC. Melepaskan lima tembakan tiga angka, Prastawa memasukkan tiga di antaranya. Kondisi NSH GMC semakin sulit ketika tembakan-tembakan Xaverius Prawiro dan Pringgo Regowo juga dengan mudahnya menemui sasaran. Di kuarter pertama, Aspac dominan dengan keunggulan 34-12.
NSH GMC yang sadar memiliki kekuatan di bawah Aspac memanfaatkan potensi bigman-nya dengan maksimal. Ryan Febriyan dan Max Yanto selalu menjadi tujuan akhir bola sebelum dieksekusi. Dampaknya signifikan. Max berhasil mencetak enam angka dan Ryan lima angka di kuarter kedua. Total, NSH GMC menambah 15 poin. Walau tentu saja Aspac masih lebih banyak dengan tambahan 20 poin. Kombinasi Muhammad Irman dan Rizky Efendi menghasilkan 14 poin di antaranya.
Perlawanan ketat diberikan oleh NSH GMC terhadap Aspac yang mulai menurunkan para pemain mudanya. Prastawa yang tidak bermain di kuarter kedua kembali sangar di kuarter ketiga dengan menambah lima poin lagi. Laga memang berjalan ketat, tetapi Aspac tetap unggul 19-16 dan mempertahankan keunggulan keseluruhan 71-43.
Celah NSH GMC untuk menambah angka dari tembakan di lapangan benar-benar tertutup di kuarter terakhir. NSH GMC hanya berhasil menambah satu angka buah dari tembakan bebas Andi Amier. Sementara itu Aspac melaju dengan tambahan 22 poin.
Total 24 poin Prastawa menjadikannya pengumpul angka terbanyak di laga ini. Forward Pringgo Regowo juga ganas dengan mencetak 15 poin dan 17 rebound, mencatatkan double-double ke-20-nya sepanjang karir di NBL Indonesia. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





