Gipsona Bantu Bimasakti Kalahkan Satya Wacana
Editor Bolanet | 28 November 2012 18:05
- Bimasakti Nikko Steel Malang kembali menambah pundi kemenangan dalam Speedy NBL Indonesia 2012-2013 seri I Bandung. Setelah menundukkan Tonga BSC Jakarta, tim besutan William Fraizer McCammon ini sukses menundukkan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga, 62-55, dalam bentrok sengit yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Rabu (28/11).
Bimasakti sangat tertolong oleh performa luar biasa Gipsona Virgian, terutama pada kuarter terakhir. Satya Wacana yang awalnya memiliki pertahanan cukup baik, tidak mampu menutup pergerakan Gipsona di bawah ring sepanjang kuarter terakhir. Gipsona menjadi pencetak angka terbanyak dengan torehan 17 poin, 11 di antaranya dikumpulkan pada kuarter keempat.
”Saya sangat senang melihat grafik peningkatan pemain. Kalau terus seperti ini, saya optimis tim ini bisa merebut juara. Tidak perlu menunggu dua atau tiga tahun lagi,” yakin Coach Bill, sapaan akrab William Fraizer McCammon, pelatih Bimasakti.
Bimasakti sebenarnya telah menunjukan dominasi di kuarter pembuka. Deny Sartika, point guard senior yang turun sebagai starter sangat sulit dihentikan oleh Budi Sucipto dan kawan-kawan. Demikian pula Gipsona yang berani berduel dengan big man Satya Wacana seperti Firman Nugroho dan Eko Nasution. Bimasakti menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-9.
Lima menit pertama kuarter kedua adalah bencana bagi Bimasakti. Firman berhasil memenangkan duel-duel melawan Gipsona, dan Yo Sua subur dengan tembakan-tembakan luarnya. Dalam lima menit pertama, Satya Wacana berlari meninggalkan Bimasakti hingga 16-0. Coach Bill yang mengambil timeout pada situasi kritis berhasil memperbaik performa timnya dan kembali ke jalur mengejar hingga hanya tertinggal 29-24 saja di akhir kuarter kedua.
Tertinggal lima poin di kuarter kedua, Bimasakti bermain lebih garang di kuarter ketiga. Heryanto Gunawan, guard yang tidak begitu sering tampil di musim lalu, kini mendapat menit bermain yang cukup banyak di bawah Coach Bill. Kuarter ketiga menjadi milik Gunawan. Memasukan dua kali tembakan tiga angka, melakukan penetrasi, dan memasukan dua kali tembakan bebas membuat Gunawan menjadi peletak fondasi kemenangan bagi Bimasakti. Satya Wacana kini harus memasang mata kepada lebih banyak lagi pemain Bimasakti.
Gunawan yang mencetak 10 poin di kuarter ketiga mendapat pengawasan yang ketat dari para pemain Satya Wacana. Tim asuhan Coach Simon Wong ini akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 49 sama di pertengahan kuarter. Gunawan yang tidak lagi begitu agresif berhasil memberi celah bagi Gipsona untuk mengobrak-abrik Satya Wacana dari dalam.
Selain Gunawan dan Gipsona, Bima Rizky juga menjadi pemain penting dalam laga ini. Bima mencetak total 10 poin, sementara Gunawan menambah dua poin menjadi total 12 poin hingga akhir laga. Pada kubu Satya Wacana, Yo Sua terbanyak dengan 12 poin.
”Kita kecolongan di menit-menit akhir. Untuk mengejar, kami memasukan sampai empat shooter untuk mendongkrak skor. Tapi percuma saja, sebab anak-anak tampil tidak dalam performa terbaik seperti biasanya,” ketus Efry Meldi, asisten pelatih Satya Wacana. (nbl/kny)
Bimasakti sangat tertolong oleh performa luar biasa Gipsona Virgian, terutama pada kuarter terakhir. Satya Wacana yang awalnya memiliki pertahanan cukup baik, tidak mampu menutup pergerakan Gipsona di bawah ring sepanjang kuarter terakhir. Gipsona menjadi pencetak angka terbanyak dengan torehan 17 poin, 11 di antaranya dikumpulkan pada kuarter keempat.
”Saya sangat senang melihat grafik peningkatan pemain. Kalau terus seperti ini, saya optimis tim ini bisa merebut juara. Tidak perlu menunggu dua atau tiga tahun lagi,” yakin Coach Bill, sapaan akrab William Fraizer McCammon, pelatih Bimasakti.
Bimasakti sebenarnya telah menunjukan dominasi di kuarter pembuka. Deny Sartika, point guard senior yang turun sebagai starter sangat sulit dihentikan oleh Budi Sucipto dan kawan-kawan. Demikian pula Gipsona yang berani berduel dengan big man Satya Wacana seperti Firman Nugroho dan Eko Nasution. Bimasakti menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-9.
Lima menit pertama kuarter kedua adalah bencana bagi Bimasakti. Firman berhasil memenangkan duel-duel melawan Gipsona, dan Yo Sua subur dengan tembakan-tembakan luarnya. Dalam lima menit pertama, Satya Wacana berlari meninggalkan Bimasakti hingga 16-0. Coach Bill yang mengambil timeout pada situasi kritis berhasil memperbaik performa timnya dan kembali ke jalur mengejar hingga hanya tertinggal 29-24 saja di akhir kuarter kedua.
Tertinggal lima poin di kuarter kedua, Bimasakti bermain lebih garang di kuarter ketiga. Heryanto Gunawan, guard yang tidak begitu sering tampil di musim lalu, kini mendapat menit bermain yang cukup banyak di bawah Coach Bill. Kuarter ketiga menjadi milik Gunawan. Memasukan dua kali tembakan tiga angka, melakukan penetrasi, dan memasukan dua kali tembakan bebas membuat Gunawan menjadi peletak fondasi kemenangan bagi Bimasakti. Satya Wacana kini harus memasang mata kepada lebih banyak lagi pemain Bimasakti.
Gunawan yang mencetak 10 poin di kuarter ketiga mendapat pengawasan yang ketat dari para pemain Satya Wacana. Tim asuhan Coach Simon Wong ini akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 49 sama di pertengahan kuarter. Gunawan yang tidak lagi begitu agresif berhasil memberi celah bagi Gipsona untuk mengobrak-abrik Satya Wacana dari dalam.
Selain Gunawan dan Gipsona, Bima Rizky juga menjadi pemain penting dalam laga ini. Bima mencetak total 10 poin, sementara Gunawan menambah dua poin menjadi total 12 poin hingga akhir laga. Pada kubu Satya Wacana, Yo Sua terbanyak dengan 12 poin.
”Kita kecolongan di menit-menit akhir. Untuk mengejar, kami memasukan sampai empat shooter untuk mendongkrak skor. Tapi percuma saja, sebab anak-anak tampil tidak dalam performa terbaik seperti biasanya,” ketus Efry Meldi, asisten pelatih Satya Wacana. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








