Hadapi NSH GMC, Hangtuah Tetap Tampil Ngotot
Editor Bolanet | 22 April 2013 20:55
- Hangtuah Sumsel IM telah memastikan diri lolos ke babak Championship Series. Walau demikian, menghadapi NSH GMC Riau yang berada di papan bawah, Hangtuah tetap tampil ngotot untuk meraih kemenangan, 81-70, dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri VI Surabaya di DBL Arena, Senin (22/4).
Turunnya Max Yanto sebagai starter menunjukkan besarnya peran center ini bagi NSH GMC. Namun kali ini, Max lebih banyak berfungsi sebagai pengalih perhatian. NSH GMC justru lebih banyak melepaskan tembakan-tembakan jauh dari pemain-pemain lain.
Hangtuah sendiri awalnya tidak begitu sulit menghentikan Max Yanto dan kawan-kawan. Tri Wilopo, Ngurah Teguh, dan Adhi Pratama bergantian menggempur pertahanan NSH GMC. Perlawanan NSH GMC melalui Agus Pamungkas, Andhika Prakoso, dan Juliano Gandhi membawa tim ini menempel ketat Hangtuah 28-27 di akhir kuarter kedua. Hangtuah hanya mampu unggul satu poin.
Performa merata dari para pemain Hangtuah membuat NSH GMC kesulitan untuk menentukan pemain mana yang harus paling dijaga ketat. Pergerakan Tri Wilopo yang aktif membuatnya mampu mencetak angka dari berbagai posisi hingga 21 poin. Ketika Tri Wilopo terdesak, Ary Sapto mampu mengambil alih kendali serangan. Ary mampu mencetak total 12 angka di laga ini.
Juliano Gandhi seperti biasa menjadi pencetak angka terbanyak bagi NSH GMC. Gandhi menyumbangkan 16 poin. Sementara Max Yanto yang mulai tajam di bawah ring hanya mampu mencetak sembilan poin. Penampilan mengejutkan diberikan oleh Agus Pamungkas dengan sumbangan 14 poin.
Dengan kemenangan itu, Hangtuah nyaman di urutan ketujuh dengan koleksi 44 poin dari 29 game. Sementara NSH GMC masih tercecer di urutan kedua dari bawah dengan koleksi 32 poin.
Walau sudah lolos bukan berarti anak-anak bisa tampil santai. Justru pada sisa reguler ini, kami dituntut untuk menjaga peak performance. Sehingga pada Championship Series nanti grafik anak-anak terus meningkat,” ujar , head coach Hangtuah Sumsel IM. (nbl/kny)
Turunnya Max Yanto sebagai starter menunjukkan besarnya peran center ini bagi NSH GMC. Namun kali ini, Max lebih banyak berfungsi sebagai pengalih perhatian. NSH GMC justru lebih banyak melepaskan tembakan-tembakan jauh dari pemain-pemain lain.
Hangtuah sendiri awalnya tidak begitu sulit menghentikan Max Yanto dan kawan-kawan. Tri Wilopo, Ngurah Teguh, dan Adhi Pratama bergantian menggempur pertahanan NSH GMC. Perlawanan NSH GMC melalui Agus Pamungkas, Andhika Prakoso, dan Juliano Gandhi membawa tim ini menempel ketat Hangtuah 28-27 di akhir kuarter kedua. Hangtuah hanya mampu unggul satu poin.
Performa merata dari para pemain Hangtuah membuat NSH GMC kesulitan untuk menentukan pemain mana yang harus paling dijaga ketat. Pergerakan Tri Wilopo yang aktif membuatnya mampu mencetak angka dari berbagai posisi hingga 21 poin. Ketika Tri Wilopo terdesak, Ary Sapto mampu mengambil alih kendali serangan. Ary mampu mencetak total 12 angka di laga ini.
Juliano Gandhi seperti biasa menjadi pencetak angka terbanyak bagi NSH GMC. Gandhi menyumbangkan 16 poin. Sementara Max Yanto yang mulai tajam di bawah ring hanya mampu mencetak sembilan poin. Penampilan mengejutkan diberikan oleh Agus Pamungkas dengan sumbangan 14 poin.
Dengan kemenangan itu, Hangtuah nyaman di urutan ketujuh dengan koleksi 44 poin dari 29 game. Sementara NSH GMC masih tercecer di urutan kedua dari bawah dengan koleksi 32 poin.
Walau sudah lolos bukan berarti anak-anak bisa tampil santai. Justru pada sisa reguler ini, kami dituntut untuk menjaga peak performance. Sehingga pada Championship Series nanti grafik anak-anak terus meningkat,” ujar , head coach Hangtuah Sumsel IM. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






