Jelang Musim Baru, Aspac Ingin Hentikan Dominasi Satria Muda
Editor Bolanet | 20 November 2012 20:30
- Dell Aspac Jakarta bertekad mematahkan dominasi rival satu kotanya, Satria Muda Britama (SM) dalam mengoleksi gelar kompetisi Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia.
Guna merealisasikan target, Aspac yang saat ini dilatih Jugianto Kuntardjo terus bersiap diri dengan menjalani pemusatan latihan dan try out ke Filipina.
Kami sudah bosan menjadi runner-up. Sudah saatnya kami menjadi juara, kata Jugianto di sela-sela launching tim Aspac di Jakarta, Selasa (20/11).
Dalam enam tahun terakhir SM begitu perkasa dan tidak memberikan kesempatan pada klub lain untuk menjadi yang terbaik. Klub milik Erick Thohir ini secara berurutan menjadi juara sejak 2006 hingga musim 2011-2012.
Sementara Aspac, sejak 2006 hanya merebut posisi runner-up. Bahkan untuk kompetisi musim 2010-2011 posisi runner-up pun terlepas. Mereka kembali terhenti di urutan kedua pada musim 2011-2012 setelah di final menyerah dari SM.
Jugianto yang merupakan pengganti Tjetjep Firmansyah itu mengaku dengan materi pemain yang ada, peluang mematahkan dominasi SM begitu terbuka. Apalagi materi pemain saat ini tidak jauh beda dengan musim lalu.
Semua pemain sudah siap. Team work juga mulai terjaga. Saat ini tinggal bekerja keras dalam mengarungi kompetisi musim ini, Jugianto menambahkan.
Pada NBL Indonesia musim 2012-2013, Aspac diperkuat 15 pemain dan dua di antaranya adalah rookie, yaitu Andakara Prastawa Dhyaksa dan Stefan Carsera. Pada musim ini Aspac juga kedatangan Wahyu Widayat Jati yang sebelumnya sempat pensiun.
Untuk pemain lama, di antaranya adalah Okiwira Sanjaya, Mario Gerungan, Pringgo Regowo, M.Isman Thoyib, Xaverius Prawiro, Sigit Harum Norman, Rizky Effendi dan Handri Satrya Santosa.
Keinginan untuk mematahkan dominasi SM juga dicanangkan oleh sang pemilik klub Aspac, Irawan Haryono. Pria yang akrab dipanggil Kim Hong ini terus memberikan motivasi pada semua pemain meski tak lagi memegang posisi manajer. Posisi manajer tim saat ini dipegang oleh Tjetjep Firmansyah.
Sementara itu kapten Aspac, Mario Gerungan mengaku persiapan yang dilakukan telah berjalan dengan baik. Meski ada beberapa pemain baru, kerja sama tim sudah mulai terbentuk. Saat ini tinggal menunggu jalannya kompetisi Seri I di GOR C-Tra Arena, Bandung, 24 November-2 Desember. (ant/kny)
Guna merealisasikan target, Aspac yang saat ini dilatih Jugianto Kuntardjo terus bersiap diri dengan menjalani pemusatan latihan dan try out ke Filipina.
Kami sudah bosan menjadi runner-up. Sudah saatnya kami menjadi juara, kata Jugianto di sela-sela launching tim Aspac di Jakarta, Selasa (20/11).
Dalam enam tahun terakhir SM begitu perkasa dan tidak memberikan kesempatan pada klub lain untuk menjadi yang terbaik. Klub milik Erick Thohir ini secara berurutan menjadi juara sejak 2006 hingga musim 2011-2012.
Sementara Aspac, sejak 2006 hanya merebut posisi runner-up. Bahkan untuk kompetisi musim 2010-2011 posisi runner-up pun terlepas. Mereka kembali terhenti di urutan kedua pada musim 2011-2012 setelah di final menyerah dari SM.
Jugianto yang merupakan pengganti Tjetjep Firmansyah itu mengaku dengan materi pemain yang ada, peluang mematahkan dominasi SM begitu terbuka. Apalagi materi pemain saat ini tidak jauh beda dengan musim lalu.
Semua pemain sudah siap. Team work juga mulai terjaga. Saat ini tinggal bekerja keras dalam mengarungi kompetisi musim ini, Jugianto menambahkan.
Pada NBL Indonesia musim 2012-2013, Aspac diperkuat 15 pemain dan dua di antaranya adalah rookie, yaitu Andakara Prastawa Dhyaksa dan Stefan Carsera. Pada musim ini Aspac juga kedatangan Wahyu Widayat Jati yang sebelumnya sempat pensiun.
Untuk pemain lama, di antaranya adalah Okiwira Sanjaya, Mario Gerungan, Pringgo Regowo, M.Isman Thoyib, Xaverius Prawiro, Sigit Harum Norman, Rizky Effendi dan Handri Satrya Santosa.
Keinginan untuk mematahkan dominasi SM juga dicanangkan oleh sang pemilik klub Aspac, Irawan Haryono. Pria yang akrab dipanggil Kim Hong ini terus memberikan motivasi pada semua pemain meski tak lagi memegang posisi manajer. Posisi manajer tim saat ini dipegang oleh Tjetjep Firmansyah.
Sementara itu kapten Aspac, Mario Gerungan mengaku persiapan yang dilakukan telah berjalan dengan baik. Meski ada beberapa pemain baru, kerja sama tim sudah mulai terbentuk. Saat ini tinggal menunggu jalannya kompetisi Seri I di GOR C-Tra Arena, Bandung, 24 November-2 Desember. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














