Kalahkan Sahabat, Merah Putih Predators Tebar Ancaman
Editor Bolanet | 30 November 2012 19:20
- Merah Putih Predators Jakarta mulai mengirim sinyal ancaman kepada lawan-lawannya dalam perburuan mahkota Speedy WNBL Indonesia 2012-2013. Berstatus sebagai tim debutan, Novabela J. Massie dkk sukses menundukkan tim penghuni peringkat empat musim kemarin, Sahabat Semarang, 55-45, dalam lanjutan seri I Bandung yang dilangsungkan di GOR C-Tra Arena, Jumat (30/11).
Melakoni laga keduanya, Merah Putih Predators tampil lebih garang dan penuh percaya diri. Tidak nervous lagi seperti saat melakoni debut melawan Surabaya Emdee Fever, Rabu (28/11) lalu.
”Permainan yang berimbang. Namun, kami bisa lebih optimal dalam memanfaatkan semua peluang menjadi poin. Anak-anak juga sudah lebih percaya diri. Ini adalah buah dari evaluasi yang kami lakukan setelah kalah pada game pertama,” terang Jacky I Hatta, head coach Merah Putih Predators Jakarta.
Merah Putih langsung menekan dengan mengandalkan kombinasi Windi Hastari (center) dan guard Hanum Fasya. Dari dua titik berbeda, keduanya menjadi senjata andalan Merah Putih Predators. Windi memiliki kekuatan di bawah ring, sementara Hanum memiliki kecepatan penetrasi dan ketajaman tembakan. Delapan poin dari Windi, dan lima dari Hanum membawa Merah Putih Predators unggul 15-9 di akhir kuarter pertama. Dua poin lainnya dicetak oleh Fitryana Dewi.
Kuarter kedua berjalan ketat. Yuni Anggraeni menjadi andalan Sahabat untuk berduel dengan Windi. Kerja keras Yuni membuat Merah Putih Predators sempat kewalahan. Rapatnya pertahanan Sahabat juga membuat Merah Putih Predators kesulitan menambah angka. Kuarter kedua berjalan sama kuat. Baik Sahabat maupun Merah Putih Predators sama-sama mencetak 15 angka.
Dominasi kembali menjadi milik Merah Putih Predators di kuarter ketiga. Setelah Windi dan Hanum, kini giliran Helena Tumbelaka dan Fitryana yang mengobrak-abrik pertahanan Sahabat. Karakter Helena hampir serupa dengan Hanum yang mengandalkan tembakan dan penetrasi cepat. Ditambah Windi yang memang sulit dihentikan di bawah ring, Merah Putih Predators melaju menutup kuarter ketiga dengan kedudukan 46-34.
Sahabat lebih produktif pada kuarter terakhir lewat permainan agresif Yuni Anggraeni yang mengemas tambahan enam poin dari total 18 poin, plus 14 rebound yang dia persembahkan pada game ini. Sayang, karena kurang mendapat sokongan dari pemain lain, Sahabat tak mampu mengejar ketertinggalan.
Windi Hastari menjadi pemain paling menonjol di kubu Merah Putih Predators lewat double-double yang dia persembahkan menyusul donasi 17 poin dan 19 rebound. Disusul Hanum juga dengan donasi 17 poin. (wnbl/kny)
Melakoni laga keduanya, Merah Putih Predators tampil lebih garang dan penuh percaya diri. Tidak nervous lagi seperti saat melakoni debut melawan Surabaya Emdee Fever, Rabu (28/11) lalu.
”Permainan yang berimbang. Namun, kami bisa lebih optimal dalam memanfaatkan semua peluang menjadi poin. Anak-anak juga sudah lebih percaya diri. Ini adalah buah dari evaluasi yang kami lakukan setelah kalah pada game pertama,” terang Jacky I Hatta, head coach Merah Putih Predators Jakarta.
Merah Putih langsung menekan dengan mengandalkan kombinasi Windi Hastari (center) dan guard Hanum Fasya. Dari dua titik berbeda, keduanya menjadi senjata andalan Merah Putih Predators. Windi memiliki kekuatan di bawah ring, sementara Hanum memiliki kecepatan penetrasi dan ketajaman tembakan. Delapan poin dari Windi, dan lima dari Hanum membawa Merah Putih Predators unggul 15-9 di akhir kuarter pertama. Dua poin lainnya dicetak oleh Fitryana Dewi.
Kuarter kedua berjalan ketat. Yuni Anggraeni menjadi andalan Sahabat untuk berduel dengan Windi. Kerja keras Yuni membuat Merah Putih Predators sempat kewalahan. Rapatnya pertahanan Sahabat juga membuat Merah Putih Predators kesulitan menambah angka. Kuarter kedua berjalan sama kuat. Baik Sahabat maupun Merah Putih Predators sama-sama mencetak 15 angka.
Dominasi kembali menjadi milik Merah Putih Predators di kuarter ketiga. Setelah Windi dan Hanum, kini giliran Helena Tumbelaka dan Fitryana yang mengobrak-abrik pertahanan Sahabat. Karakter Helena hampir serupa dengan Hanum yang mengandalkan tembakan dan penetrasi cepat. Ditambah Windi yang memang sulit dihentikan di bawah ring, Merah Putih Predators melaju menutup kuarter ketiga dengan kedudukan 46-34.
Sahabat lebih produktif pada kuarter terakhir lewat permainan agresif Yuni Anggraeni yang mengemas tambahan enam poin dari total 18 poin, plus 14 rebound yang dia persembahkan pada game ini. Sayang, karena kurang mendapat sokongan dari pemain lain, Sahabat tak mampu mengejar ketertinggalan.
Windi Hastari menjadi pemain paling menonjol di kubu Merah Putih Predators lewat double-double yang dia persembahkan menyusul donasi 17 poin dan 19 rebound. Disusul Hanum juga dengan donasi 17 poin. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











