Kelly Purwanto Bantu Pelita Jaya Tundukkan Stadium
Editor Bolanet | 4 April 2013 21:25
- Produktivitas seorang Merio Ferdiansyah tak mampu menyelamatkan Stadium Jakarta dari kekalahan. Stadium harus menyerah 69-83 kepada Pelita Jaya Energi-MP Jakarta dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri V Bali di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Kamis (4/4).
Berhadapan dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Stadium pun seperti beradaptasi dengan kualitas permainan mereka. Stadium menempel ketat meski akhirnya kalah.
Untuk mengimbangi Pelita Jaya, para pemain Stadium memulai dengan membangun sistem pertahanan yang rapat. Kuncian rapat ini memberi dampak yang sangat signifikan kepada bigman Pelita Jaya. Ponsianus 'Komink' Indrawan, Yudhi Mardiyansyah, dan terutama Fidyan Dini kesulitan menembus barisan pertahanan Stadium.
Ketatnya pertahanan di dalam, tidak diimbangi dengan menahan laju permainan cepat para guard maupun penembak jitu Pelita Jaya. Kelly Purwanto, Andy 'Batam', dan Erick Sebayang menutupi dengan baik performa bigman mereka yang terganjal.
Laga berkembang menjadi perang antara para guard. Pertahanan Pelita Jaya harus berurusan dengan dua guard Stadium yang bermain sangat luar biasa, Merio Ferdiyansyah dan Tri Wicaksono. Dua pemain ini mengambil peran para bigman yang harusnya berjibaku di bawah ring. Penetrasi Merio mampu melewati pertahanan Pelita Jaya di paint area.
Hingga akhir kuarter kedua, laga berjalan ketat 45-44. Pelita Jaya unggul satu angka, namun Merio semakin mengancam dengan total raihan yang sudah mencapai 19 poin.
Pelita Jaya meningkatkan intensitas serangan dan pertahanan di kuarter ketiga. Ruang gerak Merio semakin terbatas. Tanpa kehadiran Randolph Ariestedes dan tidak maksimalnya membuat Stadium buntu cara untuk menembus paint area Pelita Jaya. Sebaliknya, para guard Pelita Jaya semakin menggila. Ary Chandra, Dimas Aryo Dewanto, dan Andy Batam bergantian menghujani ring Stadium.
Menguasai kuarter ketiga menjadi kunci kemenangan Pelita Jaya. Di kuarter terakhir, Stadium unggul tipis 16-15. Merio mampu menambah empat poin. Dengan total 23 poin, Merio meraih poin terbanyak bagi timnya. Tri Wicaksono menyusul dengan 17 poin.
Pada kubu Pelita Jaya, Dimas dan Batam terbanyak dengan masing-masing 18 poin. Batam bahkan semakin sangar dengan meraup 14 rebound. Penampilan istimewa juga diperlihatkan Kelly. Point guard elegan ini mengumpulkan sembilan poin, delapan assist, dan delapan steal. (nbl/kny)
Berhadapan dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Stadium pun seperti beradaptasi dengan kualitas permainan mereka. Stadium menempel ketat meski akhirnya kalah.
Untuk mengimbangi Pelita Jaya, para pemain Stadium memulai dengan membangun sistem pertahanan yang rapat. Kuncian rapat ini memberi dampak yang sangat signifikan kepada bigman Pelita Jaya. Ponsianus 'Komink' Indrawan, Yudhi Mardiyansyah, dan terutama Fidyan Dini kesulitan menembus barisan pertahanan Stadium.
Ketatnya pertahanan di dalam, tidak diimbangi dengan menahan laju permainan cepat para guard maupun penembak jitu Pelita Jaya. Kelly Purwanto, Andy 'Batam', dan Erick Sebayang menutupi dengan baik performa bigman mereka yang terganjal.
Laga berkembang menjadi perang antara para guard. Pertahanan Pelita Jaya harus berurusan dengan dua guard Stadium yang bermain sangat luar biasa, Merio Ferdiyansyah dan Tri Wicaksono. Dua pemain ini mengambil peran para bigman yang harusnya berjibaku di bawah ring. Penetrasi Merio mampu melewati pertahanan Pelita Jaya di paint area.
Hingga akhir kuarter kedua, laga berjalan ketat 45-44. Pelita Jaya unggul satu angka, namun Merio semakin mengancam dengan total raihan yang sudah mencapai 19 poin.
Pelita Jaya meningkatkan intensitas serangan dan pertahanan di kuarter ketiga. Ruang gerak Merio semakin terbatas. Tanpa kehadiran Randolph Ariestedes dan tidak maksimalnya membuat Stadium buntu cara untuk menembus paint area Pelita Jaya. Sebaliknya, para guard Pelita Jaya semakin menggila. Ary Chandra, Dimas Aryo Dewanto, dan Andy Batam bergantian menghujani ring Stadium.
Menguasai kuarter ketiga menjadi kunci kemenangan Pelita Jaya. Di kuarter terakhir, Stadium unggul tipis 16-15. Merio mampu menambah empat poin. Dengan total 23 poin, Merio meraih poin terbanyak bagi timnya. Tri Wicaksono menyusul dengan 17 poin.
Pada kubu Pelita Jaya, Dimas dan Batam terbanyak dengan masing-masing 18 poin. Batam bahkan semakin sangar dengan meraup 14 rebound. Penampilan istimewa juga diperlihatkan Kelly. Point guard elegan ini mengumpulkan sembilan poin, delapan assist, dan delapan steal. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




