Laga Terakhir, Bandung Utama Benamkan Bimasakti
Editor Bolanet | 26 September 2013 19:55
- JNE BSC Bandung Utama menutup laga terakhir mereka pada Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament 2013 dengan manis. Surliyadin dkk menyudahi perlawanan Bimasakti Nikko Steel Malang, 52-38 dalam laga yang berlangsung di DBL Arena Surabaya, Kamis (26/9).
Walau gagal menembus semifinal, apa yang dicapai klub hasil merger BSC Jakarta dan Bandung Utama pada turnamen pramusim kali ini sudah jauh melampaui capaian sebelumnya. Bandung Utama mengoleksi total dua kemenangan dari lima laga yang mereka lakoni pada turnamen pramusim tahun ini. Kemenangan lain dipetik atas Satya Wacana Metro LBC Bandung.
Pulang dengan membawa dua kemenangan adalah sejarah baru bagi Bandung Utama. Pada tiga turnamen pramusim sebelumnya, klub yang ini selalu menjadi bulan-bulanan tim lain. Pada turnamen pramusim edisi 2010, mereka kalah di semua laga (empat kali kalah). Pada edisi 2011 dan 2012, prestasi BSC sedikit membaik dengan memetik satu kali menang dari lima pertandingan.
”Kami cukup puas dengan permainan tim hingga saat ini. Kami yakin potensi tim ini bisa lebih ditingkatkan lagi pada seri reguler nanti,” ungkap , head coach BSC Bandung Utama.
Permainan apik Bandung Utama belum terlihat di kuarter pertama. Mereka sulit mencetak angka hingga tiga menit pertama. Namun tembakan dua kali free throw Hendrik Agustinus yang akurat menaikkan spirit mereka. Kuarter pertama berakhir 15-7 untuk keunggulan Bandung Utama.
Pada kuarter kedua, Bandung Utama tampil makin percaya diri. Serangan terpola menyulitkan Bimasakti. Apalagi, coach Bintoro menerapkan strategi man-to-man marking. Bandung Utama pun tetap unggul 28-12 di akhir kuarter kedua.
Usaha Bimasakti untuk mengejar ketertinggalan meningkat di kuarter ketiga. Bimasakti mampu mengejar dengan tambahan 17 poin. Bandung Utama yang sedikit tumpul di kuarter ketiga, tetap mempertahankan keunggulan skor dengan 37-29.
Pada Kuarter keempat, Bandung Utama tampil makin tajam. Serangan cepat tak mampu ditahan Bimasakti hingga keunggulan menjadi milik Bandung Utama. Menyusul kemenangan itu, mereka berhasil memperbaiki rekor pertemuan dengan Bimasakti.
Sebagai informasi, sejak NBL Indonesia dihelat 2010 lalu, BSC dan Bimasakti sudah bertemu 11 kali. BSC hanya pernah menang sekali melawan Bimasakti. Itu terjadi pada 3 Februari 2012. Kala itu, BSC berjuang mati-matian dan hanya menang tipis 62-61 atas Bimasakti. (nbl/kny)
Walau gagal menembus semifinal, apa yang dicapai klub hasil merger BSC Jakarta dan Bandung Utama pada turnamen pramusim kali ini sudah jauh melampaui capaian sebelumnya. Bandung Utama mengoleksi total dua kemenangan dari lima laga yang mereka lakoni pada turnamen pramusim tahun ini. Kemenangan lain dipetik atas Satya Wacana Metro LBC Bandung.
Pulang dengan membawa dua kemenangan adalah sejarah baru bagi Bandung Utama. Pada tiga turnamen pramusim sebelumnya, klub yang ini selalu menjadi bulan-bulanan tim lain. Pada turnamen pramusim edisi 2010, mereka kalah di semua laga (empat kali kalah). Pada edisi 2011 dan 2012, prestasi BSC sedikit membaik dengan memetik satu kali menang dari lima pertandingan.
”Kami cukup puas dengan permainan tim hingga saat ini. Kami yakin potensi tim ini bisa lebih ditingkatkan lagi pada seri reguler nanti,” ungkap , head coach BSC Bandung Utama.
Permainan apik Bandung Utama belum terlihat di kuarter pertama. Mereka sulit mencetak angka hingga tiga menit pertama. Namun tembakan dua kali free throw Hendrik Agustinus yang akurat menaikkan spirit mereka. Kuarter pertama berakhir 15-7 untuk keunggulan Bandung Utama.
Pada kuarter kedua, Bandung Utama tampil makin percaya diri. Serangan terpola menyulitkan Bimasakti. Apalagi, coach Bintoro menerapkan strategi man-to-man marking. Bandung Utama pun tetap unggul 28-12 di akhir kuarter kedua.
Usaha Bimasakti untuk mengejar ketertinggalan meningkat di kuarter ketiga. Bimasakti mampu mengejar dengan tambahan 17 poin. Bandung Utama yang sedikit tumpul di kuarter ketiga, tetap mempertahankan keunggulan skor dengan 37-29.
Pada Kuarter keempat, Bandung Utama tampil makin tajam. Serangan cepat tak mampu ditahan Bimasakti hingga keunggulan menjadi milik Bandung Utama. Menyusul kemenangan itu, mereka berhasil memperbaiki rekor pertemuan dengan Bimasakti.
Sebagai informasi, sejak NBL Indonesia dihelat 2010 lalu, BSC dan Bimasakti sudah bertemu 11 kali. BSC hanya pernah menang sekali melawan Bimasakti. Itu terjadi pada 3 Februari 2012. Kala itu, BSC berjuang mati-matian dan hanya menang tipis 62-61 atas Bimasakti. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





